Tips Mengatasi Android yang Lemot

Tips Mengatasi Android yang Lemot

Salah satu masalah yang semua orang pernah mengalami pada Androidnya yaitu lemot. Tentu akan sangat mengganggu dan menyebalkan ketika saat asik-asiknya mencari sesuatu atau memainkan Android tetapi malah lemot.

Hal ini pasti akan terjadi pada semua Android yang berumur atau sudah cukup lama digunakan, Android kamu akan menjadi lemot dan berat bila terus-terusan dipakai bukan? Kadang kala ada waktu dimana hal ini terjadi.
Tapi, tenang semua masalah pasti akan ada solusinya. Ada tips bagaimana mengatasi Android yang lemot.

Tapi sebelum memahami tips mengatasi Android yang lemot, kamu sebaiknya harus paham beberapa penyebab utama Android bisa lemot. Berikut alasan-alasan yang biasa kami paparkan untuk kamu.

Pertama, alasan yang biasanya lumrah menyebabkan lemot pada Android adalah kemungkinan kamu terlalu banyak menginstall aplikasi. Dengan keadaan seperti ini, Android kamu bisa kehabisan memori untuk menyimpan aplikasi tersebut.

Kedua, bisa saja batas penyimpanan RAM sudah hampir melebihi batas kapasitas. Lebih baik jangan membuka aplikasi berat yang bersamaan jika RAM di Android kamu kecil.

Ketiga, telalu banyak aplikasi yang berjalan. Ya, Kadang banyak pengguna Android lupa mematikan aplikasi yang sedang berjalan. Oleh karena itu memori RAM menjadi penuh dan Android kamu menjadi lebih lambat.

Jika beberapa alasan yang sudah kami paparkan menjadi salah satu penyebabnya. Makan akan sangat mudah menemukan solusinya.

Cara paling mudah mengatasi ponsel yang lambat, adalah menggunakan aplikasi pembersih sampah, kebanyakan para produsen Android sudah memberikan aplikasi pembersih ini sebagai aplikasi bagian dari OS, seperti Device Care di Samsung, iManager di Vivo, dan lain sebagainya. Cukup sekali tekan untuk optimalisasi, maka akan membuang semua sisa-sisa sampah yang dapat membuat Android mu lemot dan lambat.

Jika Android kamu tidak memiliki aplikasi bawaan ini, Kamu bisa mencoba menginstall aplikasi cleaner sejenis di Play Store. Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan masuk ke bootloader (yang caranya bisa di-googling untuk masing-masing Android ya) dan hapus cache.

Kedua jika masih saja lemot. Kamu bisa hapus atau hentikan aplikasi yang tidak terpakai. Ada banyak aplikasi baru yang hadir di Google Playstore dan tentunya selalu menarik untuk dicoba. Tanpa disadari, banyak aplikasi yang hanya menarik saja di awal atau bahkan ternyata memiliki fungsi yang sama dengan aplikasi yang kita pasang sebelumnya.

Tips Mengatasi Android yang Lemot

Dampaknya, ruang penyimpanan di Android kamu akan tersita oleh aplikasi yang sebenarnya tidak berguna. Maka untuk menjaga agar Android kamu tetap cepat, hapus aplikasi yang tidak terpakai tersebut. Jadi, masih ada ruang kosong yang tersisa.

Kamu yang sering melakukan multitasking di Android, pasti sudah terbiasa menemukan banyak aplikasi yang aktif di Recent Apps. Ada dampak buruk saat banyak aplikasi yang berjalan di Recent Apps loh, kamu pasti tidak menyadarinya yaitu RAM semakin sesak, dan Android jadi lemot.

Untuk menghindarinya coba kamu bisa saja gunakan fitur Auto Kill. Fitur ini akan membuat aplikasi tidak bisa berjalan di background, sehingga Android kamu tidak akan lemot.

Kalau tetap lambat, maka tips terakhir ini bisa kamu coba. Kamu bisa menggunakan tips ini yaitu factory reset. Sebenarnya sekarang ini factory reset dan instal ulang bukan pekerjaan sulit lagi untuk dilakukan.

Pastikan kita sudah mengaktifkan backup misal ke Google atau ke cloud vendor terlebih agar data penting yang ada tidak hilang. Foto-foto dan video juga pastikan sudah terbackup di cloud, atau backup ke memori card atau hard drive ya.

Kemudian lakukan factory reset. Dan mulai aktifkan kembali. Jika kamu sudah membackup data kamu, kamu bisa kembalikan data-data tersebut tanpa harus menginstal lagi aplikasi satu per satu.

Nah, terdengar mudah dilakukan bukan? So, kamu bisa memperbaiki sendiri jika masalah lemot pada Android ini terjadi padamu. Jika tidak kunjung pulih. Kamu bisa membawanya ke jasa service terdekat dan mengetahui bagaimana penyebab dan solusinya.

Semoga Bermanfaat ya!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *