Pentingnya Penggunaan User Experience

Saat ini, banyak sekali produk digital yang menawarkan beragam fungsi, kemudahan, fitur bahkan harga yang hampir mirip satu sama lainnya. Hal ini yang membuat banyak orang seringkali bingung untuk memilih produk mana yang cocok dan sesuai dengan kebutuhannya.

Namun, di setiap masalah tentu akan datang solusi. Kini hadir yang namanya User Experience. Tahukah kamu jika user experience sendiri merupakan salah satu aspek terpenting untuk sebuah produk-produk digital saat ini. Entah itu pada website, aplikasi smartphone, software komputer, atau yang lainnya. Kenapa demikian?

Tenang, kita akan kupas bersama mengenai User Experience ini.

Diantara berbagai produk digital yang ditawarkan tentu akan kesulitan untuk memilih satu diantara mereka. Apalagi jika produknya memiliki kesamaan yang signifikan. Jadi agar dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut. Hadirlah user experience atau bisa diartikan pengalaman seseorang saat menggunakan produk tersebut.

Untuk penjelasan lebih singkatnya, user experience adalah bagaimana pengalaman pengguna dalam berinteraksi/menggunakan produk digital kamu. Pengalaman ini dilihat dari betapa mudahnya pengguna untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan dari produk tersebut.

Dengan kata lain, user experience produk yang bagus tidak akan menyulitkan pengguna untuk mencapai tujuan mereka. Entah itu dari desain UI yang friendly, produk yang ringan untuk diakses, menu yang tidak berbelit-belit, dan lain sebagainya.

Sebaliknya, user experience yang buruk membuat pengguna frustasi karena kesulitan untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Kalau sudah begini, ada banyak efek buruk yang bisa terjadi.

Beberapa Efek User Experience yang Buruk bagi Bisnis Anda
Kamu tidak boleh meremehkan user experience yang buruk. Apalagi mengabaikannya begitu saja. Karena hal tersebut bisa membawa dampak negatif kepada bisnis kamu.

  1. Pengguna bisa saja meninggalkan produkmu
    Tentu ini akan menjadi efek paling jelas dari buruknya user experience. Orang menggunakan produkmu karena percaya bahwa produk tersebut akan memberikan apa yang mereka butuhkan dengan mudah.
    User experience yang buruk justru memberikan pengguna hal yang sebaliknya: kesulitan untuk mendapatkan apa yang mereka butuhkan. Lalu pada akhirnya pengguna akan meninggalkan produk kamu karena tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan mudah.
  2. Merusak Reputasi
    Jika ada satu orang saja pengguna yang mendapatkan user experience yang buruk pada produkmu, kemungkinan besar ia akan memberitahu orang lain. Anda bisa sedikit tenang kalau ia hanya memberitahu kepada keluarga atau teman terdekat saja. Namun, bagaimana kalau ia memberitahu ke seluruh jagat maya melalui media sosial atau review di Google? Rusak sudah reputasi bisnismu.
  3. Bisnis Merugi
    Buruknya user experience juga akan membuat pengguna kesulitan membeli apa yang diinginkan. Entah karena website/aplikasi yang lambat, halaman pembayaran yang tak terbuka, barang yang tak ditampilkan, serta lain sebagainya. Akhirnya, pengguna akan meninggalkan website/aplikasi kamu di tengah jalan sebelum mereka mendapatkan apa yang diinginkan.

Bukan malah menguntungkan justru akan merugikan. Hal ini yang harus kamu perhatikan. Tapi santai. Ada kok cara untuk meningkatkan user experience agar kamu terhindar dari efek-efek buruk tersebut.

Kamu tentu menyadari bahwa struktur dari website atau aplikasi itu hampir mirip satu sama lainnya. Kenapa begitu? sebab, hal tersebut memang terbukti berfungsi dengan baik. Alasan utamanya adalah karena pengguna sudah terbiasa dalam menggunakan struktur seperti itu.

Pengguna itu tidak selalu suka dengan perubahan yang dilakukan. Mereka sudah terbiasa dengan kebiasaan lama dan cenderung tidak mau untuk beradaptasi dengan perubahan baru yang terlalu banyak. Memang, perubahan itu berguna untuk membedakan produk Anda dengan kompetitor. Tapi, kalau Anda justru membuat bingung pengguna dengan perubahan tersebut, bukannya lebih baik untuk tidak merubahnya?

Jadi, lebih baik Anda menggunakan struktur yang memang sudah terbukti berfungsi dengan baik di pasaran.

Aplikasikan desain yang simpel, konsisten, dan responsive
Kenapa membuat sesuatu yang rumit jika kamu bisa membuatnya simpel? Desain yang rumit kadang bisa membuat pengguna pusing dan akhirnya meninggalkan produkmu

Begitu pula dengan desain yang tidak konsisten

Pengunjung akan merasa kebingungan dan merasa tersesat jika desain setiap halaman berubah-ubah dengan drastis. Efeknya, pengunjung bakal bertanya-tanya apakah mereka masih berada di dalam website/aplikasi kamu.
Maka dari itu, lebih baik kamu menggunakan desain yang simpel dan konsisten. Agar pengguna tetap merasa nyaman.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *