Saturday, April 21, 2018
Email Marketing

Jenis-Jenis Email Marketing yang Wajib Anda Ketahui!

Hingga saat ini, email marketing masih menjadi saluran yang memiliki paling banyak pengguna. Sebagai saluran dengan banyak pengguna, email marketing merupakan strategi yang cukup ampuh dalam mengampanyekan atau mempromosikan produk bisnis Anda.

Sebagai seorang pebisnis online, tentunya Anda dapat memanfaatkan email marketing sebagai sarana promosi Anda agar penjualan Anda dapat meningkat, meningkat, dan membesar.

Tapi, Anda mungkin masih bingung untuk menentukan jenis email marketing apa yang sebaiknya Anda gunakan untuk bisa meningkatkan penjualan bisnis Anda.

Berikut ini adalah jenis-jenis email marketing yang wajib Anda ketahui untuk membantu meningkatkan penjualan Anda:

  • Newsletter

Jika Anda adalah seorang pebisnis, tahukah Anda hal apa yang pertama kali akan Anda lakukan kepada calon pelanggan agar produk Anda dapat terjual?

Tentunya Anda akan memperkenalkan produk Anda bukan?

Sama halnya ketika bertemu dengan orang baru, atau dipertemukan dengan seseorang. Hal pertama yang akan Anda lakukan pastinya adalah berkenalan.

Seperti pribahasa “Tak Kenal Maka Tak Beli”.

Ini adalah titik awal yang akan membawa Anda ke titik titik yang lain yang akan menjadikan hubungan semakin intim.

Newsletter merupakan jenis email marketing yang dapat Anda gunakan untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk atau jasa Anda kepada calon pelanggan.

Kenapa Anda harus menggunakan Newsletter?

Pertama, Memperkenalkan jasa atau produk itu adalah hal yang paling utama. Dengan memperkenalkan produk Anda kepada calon pelanggan akan mendapatkan informasi mengenai produk atau jasa yang Anda pasarkan.

Kedua, dapat meningkatkan trafik.

Dengan mengirimkan informasi kepada calon pelanggan. Anda dapat juga menyertakan link toko atau website Anda. Sehingga, semakin Anda banyak memperkenalkan produk Anda, akan semakin besar pula kemungkinan calon pelanggan mengunjungi toko atau website Anda.

Ketiga, Anda dapat memberikan informasi lain mengenai produk Anda. Setelah calon pelanggan mengetahui brand dan produk atau jasa Anda.

Dengan newsletter Anda dapat memberikan informasi mengenai diskon, voucher, atau program lain yang sedang Anda jalankan.

Untuk membantu Anda membuat newsletter, Anda dapat menggunakan Constant Contact.

  • Email Follow Up

Setelah memperkenalkan brand produk atau jasa Anda kepada calon pelanggan, tentunya Anda harus menindak lanjutinya.

Follow up disini berarti menindak lanjuti, langkah yang harus Anda tempuh setelah memperkenalkan brand produk Anda.

Langkah sederhana yang bisa Anda lakukan dalam kegiatan follow up ini yaitu menanyakan bagaimana tanggapan calon pelanggan terhadap produk atau jasa Anda.

Tentunya hal ini perlu Anda lakukan agar Anda dapat mengetahui pandangan orang lain mengenai produk Anda dari sisi calon pelanggan.

Sehingga Anda dapat menjadikan hasilnya sebagai bahan evaluasi untuk ke depannya.

Anda juga dapat memberikan jawaban untuk pertanyaan calon pelanggan. Misalnya Anda dapat membuat Frequently Asked Question dan membuat jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Jenis-Jenis Email Marketing yang Wajib Anda Ketahui

Melalui jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Calon pelanggan akan menerima informasi lebih lengkap tentang produk dan toko Anda.

Selanjutnya, dengan email follow up tentunya Anda dapat menjaga hubungan dengan calon pelangan Anda.

Hubungan baik akan terjalin apabila Anda mampu membuat calon pelanggan merasa nyaman, dan dimudahkan dalam memperoleh informasi mengenai suatu produk yang mereka minati.

Maka, Anda harus melakukan ini!

  • Email Sponsorship

Apakah Anda salah satu dari orang-orang yang menginginkan bisnisnya berkembang semakin besar dan luas?

Tidak mungkin seorang pebisnis tidak menginginkan bisnisnya berkembang.

Jadi, jawabannya pastilah “Iya”.

Untuk mengembangkan dan memperluas bisnis Anda, Anda harus memperluas pula segmen pasar yang akan dijangkau.

Email sponsorship adalah jenis email yang paling sesuai untuk kegiatan ini.

Sesuai dengan fungsinya, Anda diharuskan membayar untuk bisa email dimasukkan ke dalam salinan newsletter vendor lain. Tentunya hal ini sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh.

Jika Anda ingin menjangkau segmen pasar yang lebih luas, Anda perlu menggunakan email jenis ini.

Anda juga dapat memilih vendor mana yang memiliki potensi untuk mengajak calon pelanggan menuju bisnis Anda. Dengan demikian, Anda dapat menentukan sendiri segmen pasar yang akan dijangkau.

Dengan menggunakan email jenis ini, vendor yang telah Anda pilih dapat menggiring calon pelanggan untuk mengunjungi toko dan bisnis Anda.

Anda harus memilih vendor yang memiliki potensi untuk memperluas bisnis Anda. Jadi, jangan sampai salah pilih vendor!

  • Email Transaksional

Sifat lupa tentu ada pada setiap diri seseorang, calon pelanggan juga demikian. Sebagai seorang pebisnis yang baik, Anda juga perlu menjadi pengingat yang baik bagi calon pelanggan Anda.

Email transaksional adalah email yang berfungsi sebagai pengingat untuk calon pelanggan. Pengingat tersebut berisi rincian transaksi, rincian harga, serta pengingat kepada calon pelanggan agar menyelesaikan transaksi jual beli.

Melalui email transaksional ini, calon pelanggan diingatkan kembali agar dapat menyelesaikan transaksi yang dibuat, sehingga kemungkinan calon pelanggan menyelesaikan transaksi lebih besar dan alur transaksi di toko Anda akan meningkat.

Selain itu, dengan email transaksional pageview Anda juga akan bertambah dan semakin meningkat.

  • Digest Email

Apakah Anda memiliki event rutin seperti event mingguan, bulanan atau tahunan di bisnis Anda?

Jika iya, Anda perlu menggunakan email marketing jenis digest email ini.

Untuk memperlancar kegiatan promosi event Anda, Anda perlu untuk menjadwalkan periode email yang akan dikirimkan, maka email marketing jenis digest email ini akan membantu memudahkan Anda.

Anda dapat menentukan periode email yang akan digunakan, kalau Anda perlu mengirimkan email setiap hari, setiap minggu atau setiap bulan, maka Anda dapat menjadwalkannya dan mengirimkannya sesuai jadwal dengan menggunakan digest email.

Sebagai contoh, Anda memiliki event mingguan yang selalu Anda laksanakan. Misal setiap hari Jumat Anda memiliki Promo Happy Hour dan memberikan diskon 30% untuk semua item mulai dari pukul 10:00 sampai dengan pukul 13:00.

Maka Anda dapat menjadwalkan waktu untuk mengirimkan informasi tersebut kepada calon pelanggan misalnya setiap Kamis malam.

Dengan penyampaian informasi yang telah terjadwal tersebut, Anda akan mendapatkan manfaatnya:

Pertama, calon pelanggan akan selalu diingatkan mengenai event Anda.

Dan kedua, Anda telah dimudahkan karena email tersebut akan otomatis dikirimkan sesuai waktu yang telah Anda tentukan. Sehingga Anda tidak perlu mengirimkannya secara manual setiap mendekati waktu event.

Selanjutnya, penerima email bisa lebih spesifik, karena Anda juga dapat mengatur untuk membatasi jumlah penerima email tersebut.

  • Email Khusus

Dari namanya, kita telah dapat memiliki sedikit gambaran mengenai email ini. Khusus di sini maksudnya adalah berdiri sendiri, hanya memuat suatu informasi tertentu, dan dengan alamat email yang tertentu pula, atau dengan alamat email yang tidak sama.

Anda dapat mengirimkan sebuah informasi dengan alamat email pribadi Anda.

Melalui email khusus ini, Anda dapat mengirimkan undangan untuk bergabung di grup-grup atau komunitas tertentu.

Alasan mengapa email jenis ini dapat membantu Anda adalah:

Pertama, jika dibandingan dengan email marketing yang biasa Anda gunakan email jenis ini dapat mengirimkan email lebih banyak.

Kedua, dari email marketing yang telah Anda buat, Anda dapat dengan mudah mengukur hasilnya.

Namun, kekurangannya adalah alamat email yang berbeda dapat membuat calon pelanggan malas untuk membuka email tersebut.

Kesimpulan

Di atas telah dijelaskan jenis-jenis email marketing. Anda dapat memilih jenis-jenis email marketing tersebut untuk Anda aplikasikan dalam kegiatan marketing.

Namun, Anda harus menyesuaikan dan memilih jenis-jenis tersebut sesuai dengan tujuan marketing Anda. Pahami, sesuaikan, pilih, kemudian aplikasikan!

Leave a Reply