Saturday, April 21, 2018
Google AdwordsPay Per Click

Apa Itu Pay Per Click?

Hampir semua kalangan telah menjadi pengguna internet. Bahkan orang-orang yang dahulu tidak mengenal internet sekarang telah migrasi menjadi pengguna internet.

Internet telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia.

Hampir semuanya dilakukan melalui internet. Baik hanya untuk saling sapa, mencari informasi, hingga bisnis dan marketing.

Salah satu cara marketing dalam dunia internet yaitu Pay Per Click, dan cara ini merupakan strategi pemasaran yang paling tua di internet.

Anda akan mengetahui bererapa hal mengenai Pay Per Click dalam Artikel ini, yaitu:

– Apa itu Pay Per Click?
– Bagaimana cara menghitung Pay Per Click?
– Cara mengetahui rasio klik per tayang iklan di PPC
– Bagaimanakah alur dan cara kerja Pay Per Click?
– Keuntungan menggunakan Pay Per Click?

Pay Per Click atau bisa kita artikan Bayar Per Klik merupakan bentuk pemasaran yang cukup efektif, gunanya adalah untuk mengarahkan pengguna untuk menuju ke situs website pengiklan.

Dalam arti yang lain, pengiklan melakukan pengiklanan dengan cara membayar biaya penayangan iklannya, biaya tersebut ditentukan dari setiap klik yang dilakukan pengunjung.

Google Adwords adalah saluran yang memiliki program PPC yang paling populer saat ini. Namun, search engine lain juga menawarkan program PPC yang baik juga untuk para pengiklan.

Pay Per Click merupakan sarana yang sangat baik untuk Anda gunakan agar bisa mengukur keefektifan iklan Anda.

Sederhananya, dalam Pay Per Click terdapat dari 2 pihak, yaitu advertiser (pengiklan) dan publisher (search engine).

Advertiser:  yaitu pihak pemasang iklan atau pihak yang membayar untuk menempatkan iklan mereka di sebuah website. 

Publisher:  merupakan pihak yang melakukan penerbitan suatu iklan. Publisher dalam hal ini hanya menjadi pihak ketiga antara pengiklan dan pembeli, publisher tidak bertanggung jawab atas segala kegiatan jual beli yang berlangsung. 

Intinya adalah…

Pengiklan HANYA akan membayar kepada search engine atau penerbit iklan, JIKA iklan tersebut di KLIK atau dibuka oleh pengunjung.

Sebagai contoh tampilan, Anda dapat membuka mesin pencari dan mulai mengetikkan barang yang akan Anda cari.

Jika Anda melihat iklan sponsor di bagian atas dan ditandai label berwarna kuning, maka itulah iklan Pay Per Click yang dibuat melalui Google Adwords.

Rumus Menghitung Pay Per Click

Untuk dapat menghitung Pay Per Click Anda dapat menggunakan Rumus PPC dasar berikut ini:

Pay Per Click = Total biaya periklanan : Jumlah iklan yang di klik.

Sebagai contoh:

Anda memiliki budget Rp. 1.000.000,- untuk suatu iklan tertentu dan kemudian Anda bisa menghasilkan 500 kunjungan. Ini berarti rata-rata Pay Per Click Anda adalah Rp. 2000. Jadi, semakin banyak jumlah klik yang dihasilkan untuk sebuah iklan yang telah Anda tetapkan budgetnya, maka tingkat PPC Anda akan semakin rendah.

 

Click Through Rate

Hal lain yang menarik untuk diketahui oleh pengiklan adalah rasio klik per tayang iklan.

Rasio klik per tayang ini, merupakan jumlah klik yang dilakukan pengunjung pada iklan Anda (klik tayang) dibagi dengan jumlah kesempatan iklan Anda dapat ditampilkan di situs website publisher (jumlah tayangan).

Tingkat klik tayang (%)= (jumlah klik-tayang atau jumlah total tayangan).

Lebih dari 100% iklan PPC yang khas mencapai tingkat klik per tayang antara satu dan empat persen.

Iklan dengan menggunakan Pay Per Click dapat membantu sebuah bisnis untuk mengembangkan bisnisnya, serta meningkatkan jangkauan segmen pasar yang sebelumnya susah untuk dijangkau.

Dari pihak publisher, Pay Per Click menjadi sumber pendapatan yang sangat menjanjikan. Sarana beriklan dengan Pay Per Click ditawarkan dan terkait dengan Google Adwords, Microsoft AdCenter (Bing) dan mesin pencari lainnya.

Cara Kerja Pay Per Click

Pertama, pengiklan atau advertiser membuat sebuah akun hingga banyak akun dengan nominal yang beragam.

Beberapa bisnis mendistribusikan biaya Pay Per Click ratusan ribu, hingga jutaan per bulannya.

Kedua, iklan yang dibuat untuk Pay Per Click bisa dibuat dalam bentuk gambar dan teks yang kecil.

Ketiga, pengiklan perlu untuk menentukan daftar kata kunci untuk konten iklan, sehingga konten iklan yang dibuat memiliki volume pencarian yang tinggi.

Keempat, pengiklan perlu menentukan berapa banyak jumlah dana yang akan digunakan untuk setiap iklan.

Kelima, pengunjung menggunakan mesin pencari, misalnya Google.com dan memasukkan salah satu kata kunci yang perlu untuk dicari.

Keenam, mesin pencari akan menemukan iklan yang relevan dan meletakkannya di halaman hasil yang ditelusuri oleh pengunjung.

Selanjutnya, jika pengunjung tersebut menemukan iklan yang ia cari, kemudian pengunjung berhasil diarahkan dan membuka situs website pengiklan, maka pengiklan akan dikenakan biaya untuk aktivitas tersebut.

Keuntungan Menggunakan PPC

PPC dapat memberikan banyak keuntungan sebagai berikut:

Quick Actions: PPC dapat memberikan hasil dalam waktu yang terbilang cepat dan singkat, PPC juga memiliki lebih banyak hype branding dalam waktu yang relatif singkat pula.

Negligible Initial Investment: Pengiklan hanya melakukan pembayaran apabila pengunjung benar-benar meng-klik iklan yang diterbitkan oleh publisher.

Search engine tidak akan mengenakan biaya ketika pengiklan membuat akun atau menyisipkan iklan PPC.

Business Gets Noticed Globally: meski di setup dalam lokal yang kecil, namun bisnis Anda tetap bisa diakui secara global.

Instant Results: dari segi kecepatannya, jika dibandingkan dengan strategi SEO, PPC bisa dikatakan lebih cepat memberikan hasil dan jawaban.

Selain hal tersebut, Pay Per Click juga memberikan keuntungan yang lain yaitu:

Bagi pencari atau pengunjung

Iklan dengan menggunakan PPC lebih sering di klik dari pada jenis iklan digital lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa iklan yang ditampilkan sesuai dengan kebutuhan para pencari.

Iklan yang ditampilkan sangat relevan dengan kebutuhan pencari.

Dengan strategi ini, Pencari akan sangat dimudahkan.

Bagi pengiklan

Pengiklan tentunya diuntungkan, dengan menggunakan PPC pengiklan atau advertiser mendapatkan saran agar bisa mempromosikan produk atau jasa mereka ke khalayak ramai.

Dengan biaya yang tidak terlalu mahal, pengiklan dapat melakukan proses branding dan selling.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama pengiklan juga bisa mendapatkan hasilnya dan mengukurnya.

Bagi mesin pencari

Pay Per Click memberikan kemungkinan mesin pencari untuk memberikan pelayanan kepada pencari dan pengiklan dalam satu waktu.

Sebagai titik tengah, mesin pencari bisa menghasilkan pendapatan dari pengiklan dan pencari.

Dengan adanya klik dari pencari, pengiklan akan membayar ke mesin pencari atau publisher.

Publisher juga memberikan hasil yang relevan dan tertarget dengan pencarian yang ditelusuri pencari.

Kesimpulan

 Pay Per Click, merupakan sarana yang dapat digunakan para pebisnis untuk melakukan proses branding, meningkatkan trafik situs website, serta meningkatkan penjualan. Dengan biaya yang tidak terlalu besar, Anda bisa mengoptimalkan bisnis Anda. Pay Per Click bisa dikatakan objektif pula, karena pengiklan atau pebisnis hanya akan membayar ketika pengunjung meng-klik iklan yang ditampilkan. 

 

Leave a Reply