Saturday, April 21, 2018
Uncategorized

Apa Itu Marketplace?

Apakah akhir-akhir ini Anda sering belanja online?

Jika iya. Bukan hanya Anda.

Masyarakat Indonesia semakin hari semakin nyaman untuk berbelanja online. Alasannya jelas, lebih efektif dan menghemat waktu.

Dengan bantuan internet, orang dapat melihat dan memilih apa yang akan mereka beli hanya melalui ponsel ataupun perangkat lainnya.

Kegiatan jual beli online ini memiliki banyak platform yang dapat digunakan, salah satunya yaitu marketplace.

Kali ini, kita akan membahas beberapa hal berikut untuk Anda ketahui:

– Apa itu marketplace?
– Bagaimana cara kerja marketplace?
– Apa kekurangan dan kelebihan marketplace?
– Marketplace terbaik di Indonesia yang dapat Anda pilih.

Mungkin masih ada yang bingung ketika mendengar kata “marketplace”. Tapi ketika diberikan contoh marketplace, orang biasanya pasti akan tahu.

Marketplace merupakan sebuah website yang menjadi wadah transaksi. Website ini memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk memilih, berdiskusi dengan penjual, dan melakukan transaksi pembayaran melalui pemilik atau pengelola website.

Marketplace hampir mirip dengan ecommerce. Dalam “dunia” web, marketplace merupakan situs yang termasuk ecommerce. Tapi, tidak semua ecommerce bisa dikategorikan sebagai marketplace.

Contoh platform yang termasuk ke dalam kategori marketplace antara lain Tokopedia, Bukalapak, Elevania dan masih banyak lagi.

Cara kerja marketplace

Marketplace mempertemukan banyak penjual dengan banyak pembeli. Marketplace menyediakan tempat dan fasilitas untuk memudahkan komunikasi dan transaksi antara penjual dan pembeli.

Jadi, marketplace tidak memiliki stok dan produk sendiri untuk dipasarkan.

Marketplace hanya menyediakan fasilitas agar menjual dapat mempromosikan produknya dan pembeli dapat dengan mudah mencari produk yang dibutuhkan.

Selain menjadi fasilitator, marketplace juga berfungsi untuk menjadi mediator untuk memastikan transaksi lebih aman.

Bagaimana cara kerjanya?

Pertama, saat pembeli telah memilih barang dan memutuskan untuk melakukan pembayaran. Pembeli akan mentransferkan sejumlah uang ke marketplace bukan ke penjual langsung.

Kedua, setelah pihak marketplace telah menerima pembayaran tersebut, mereka akan memberitahukan kepada pihak penjual. Dengan demikian, penjual akan segera memproses dan mengirimkan barang ke alamat tujuan.

Ketiga, saat barang telah diterima pembeli, pembeli melakukan konfirmasi bahwa barang telah diterima.

Setelah itu, marketplace akan mentransferkan uang tersebut kepada penjual.

Jadi, proses transaksi dijamin lebih aman karena penjual akan menerima uang yang ditransfer pembeli setelah pembeli menerima barangnya.

Cara kerja seperti ini yang akhirnya menumbuhkan kepercayaan pembeli untuk melakukan transaksi di marketplace.

Meskipun begitu, masih banyak pula yang belum berani dan percaya untuk berbelanja online melalui marketplace.

Kelebihan dan Kekurangan Marketplace

Setelah Anda mengetahui cara kerja marketplace, selanjutnya akan dipaparkan mengenai kekurang dan kelebihan jika Anda berjualan di marketplace.

Berikut kelebihannya:

Pertama, mudah untuk memulai membuka toko, karena sistem dan prasarana telah disediakan oleh marketplace.

Hal ini akan memberikan kemudahan bagi orang awam. Mereka dapat dengan mudah membuat akun, upload foto produk dan mencantumkan deskripsi produk.

Kedua, marketplace yang bagus, biasanya akan memiliki banyak sekali pengunjung. Hal ini dapat menjadi kesempatan yang baik untuk mendapatkan pembeli.

Ketiga, untuk menjaga keamanan dalam bertransaksi, pihak marketplace biasanya akan menyediakan rekening bersama.

Hal ini akan memberikan kenyamanan dan kepercayaan kepada konsumen. Sehingga mereka akan percaya untuk berbelanja kepada Anda.

Keempat, Anda akan mendapatkan promosi secara gratis dari marketplace. Ini juga merupakan kesempatan Anda untuk mempromosikan produk Anda secara gratis.

Marketplace juga biasanya akan memberikan potongan harga berupa diskon yang di backup oleh marketplace itu sendiri.

Kekurangan berjualan di marketplace:

Pertama, marketplace yang bagus dan terkenal biasanya akan memiliki banyak penjual. Pastinya akan ada saja penjual yang menjual barang atau produk yang sama dengan sesama penjual.

Hal ini akan mengakibatkan adanya perang harga dan membuat low profit margin.

Kedua, pelanggan akan lebih mudah pindah ke toko sebelah, karena persis seperti di sebuah pasar. Banyak penjual yang “bertebaran”.

Tingkat persaingan tinggi.

Ketiga, ini bukan tempat yang tepat untuk membangun sebuah “brand”.

Pembeli dan pengunjung cenderung akan mengingat nama website atau marketplacenya ketimbang mengingat nama toko Anda.

Keempat, Anda tidak memiliki kontrol terhadap tempat Anda berjualan.

Marketplace lah yang membuat aturan dan ketentuan yang harus Anda ikuti.

Marketplace Terbaik di Indonesia

Berikut beberapa marketplace terbaik di Indonesia yang dapat Anda pilih untuk berjualan online:

1. Tokopedia

Tokopedia dianggap sebagai pimpinan pasar marketplace online di Indonesia.

Marketplace yang berdiri pada 2009 ini pernah mendapat suntikan dana sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp. 1,2 triliun oleh Softbank Internet and Media Inc. dan Sequoia Capital.

Saat ini Tokopedia memiliki jutaan penjual dan jutaan produk yang terjual dalam setiap bulannya.

Untuk menjadi penjual di Tokopedia Anda tidak perlu membayar. Anda hanya dikenakan biaya ketika berlangganan fitur premium bernama gold merchant.

Tokopedia menempati peringkat ke-6 Alexa Rank Indonesia.

2. Bukalapak

Bukalapak yang awal berdiri pada tahun 2010 ini tumbuh dan berkembang menjadi produk online terbesar karya anak bangsa.

Tahun 2014 lalu Achmad Zaky selaku SEO Bukalapak mengatakan bahwa telah terdapat kurang lebih 150.0000 penjual dan 1,5 juta produk yang aktif di Bukalapak.

Pada Januari 2014 lalu Achmad Zaky juga mengatakan bahwa Bukalapak dalam setiap harinya memproses transaksi senilai Rp. 500 juta.

Itu data yang diungkapkan oleh CEO Bukalapak pada 2014 lalu.

Sekarang…

Banyak orang yang yakin bahwa total penjual dan pembeli serta transaksi di Bukalapak lebih tinggi daripada sebelumnya.

Untuk berjualan di Bukalapak, Anda dapat melakukannya secara gratis. Tidak ada pungutan biaya untuk membuat akun dan membuka toko di sini.

Anda dapat menggunakan “Bukadompet” berupa fitur dompet virtual yang berfungsi sebagai salah satu metode pembayaran di Bukalapak.

Bukalapak memiliki peringkat ke-9 Alexa Rank Indonesia.

3. Elevania

Dibandingkan dengan dua marketplace sebelumnya, Elevania merupakan pemain yang paling baru.

Meskipun terbilang baru, Elevania telah mencatat pertumbuhan yang cukup besar pada tahun pertamanya.

Elevania diluncurkan pada Maret 2014. Di tahun pertamanya itu, Elevania telah memiliki 2 juta produk dan aktif melayani 8.000 orderan setiap harinya.

Elevania mendapatkan keuntungan dengan cara mengambil komisi dari setiap penjulan dalam platformnya.

4. Qoo10 Indonesia

Qoo10 berinduk pada Singapura. Qoo10 merupakan joint venture eBay dengan GMarket yang berasal dari Korea Selatan.

Qoo10 Indonesia berdiri pada tahun 2012. Jumlah transaksi Qoo10 ketika dua tahun berdiri mencapai lebih dari USD 2,5 juta atau setara Rp. 3,2 miliar dalam setiap bulannya.

Qoo10 juga beroperasi di Singapura, Jepang, Malaysia, Cina dan Hongkong.

Qoo10 Indonesia mengambil komisi dari setiap transaksi atau penjualan yang terjadi dalam platformnya.

Kesimpulan

Di atas telah dijelaskan apa itu marketplace dan hal-hal lain yang berkaitan dengan marketplace. Jika Anda ingin mengembangkan bisnis Anda, Anda dapat memilih platform marketplace sebagai sarana marketing Anda.

Di atas juga telah diberikan contoh marketplace yang dapat Anda gunakan. Selain itu, masih banyak marketplace lainnya yang bisa menjadi sarana Anda berjualan.

Leave a Reply