Saturday, April 21, 2018
Email Marketing

10 Tips Copywriting untuk Email Agar Lebih Menjual

Membuat email itu terlihat mudah sekali.

Tapi jangan salah…

Membuat email yang mampu menggaet pembaca itu sulit. Tapi bukan berarti tidak bisa.

Untuk melakukannya, Anda dapat menggunakan sebuah ilmu bernama copywriting. Hanya saja, penerapan copywriting di email berbeda dengan media lainnya.

Berikut sepuluh hal yang harus Anda perhatikan dalam menulis copywriting di email marketing, yaitu:

1. Headline

Judul atau headline memiliki peranan yang sangat penting.

Pernahkah Anda mendengar bahwa dari 20 orang yang sedang membuka website, ada 16 orang yang melihat headline, dan hanya ada 4 orang yang akan memutuskan untuk lanjut membaca isinya.

Begitu pula dengan email.

Judul akan menentukan sesorang untuk membuka email dari Anda atau tidak.

Jadi langkah awalnya adalah: Buat orang agar membaca judul tulisan Anda.

Anda harus membuat judul yang mampu menarik perhatian calon pelanggan.

Bagaimana caranya?

Anda dapat mencoba membuat headline dengan jenis-jenis berikut:

– Bermanfaat

Bermanfaat di sini artinya, Anda harus membuat penerima pesan merasa bahwa headline yang Anda buat memiliki manfaat untuk mereka.

Bisa bermanfaat dalam hal ekonomis maupun psikologis.

Perlu contoh?

Baiklah.

Contoh:

Beli 1 GRATIS 1
Diskon 30% All Item
Paket Makan Berempat, Potongan Harga 50%.

– Berita

Anda dapat membuat headline dengan jenis ini untuk memberitahukan tentang sesuatu. Bisa sesuatu yang baru seperti produk baru, toko baru, penemuan, event, seminar, dan sebagainya.

Contoh:

Pempek Steril Pertama di Dunia!
Cara Terbaik Membuat Taman tanpa Halaman
Fakta Menarik Tentang Biji Mentimun.

– Target Tertentu

Headline ini bisa Anda buat untuk menargetkan orang-orang tertentu. Hal ini dilakukan jika Anda telah menetapkan target pembaca secara spesifik.

Contoh:

Untuk Kamu yang Ingin Terlihat Lebih Muda
Diskon 20% Khusus Pengguna Kartu Kredit Bank Mega
Bagi yang Ingin Cepat Hamil.

– Membuat Penasaran

Headline semacam ini sangat cocok untuk untuk digunakan untuk subject email. Anda dapat membuat penerima pesan merasa penasaran dengan apa yang akan Anda tawarkan. Sehingga mereka merasa ingin tahu dan muncul keinginan untuk membuka email yang Anda kirimkan.

Contoh:

Kesalahan yang Membuat Anda Bangkrut
Rahasia Menjadi Pebisnis Kaya tanpa Modal
Teknik Menaklukan Pujaan Hati.

– Menakut-nakuti

Headline seperti ini biasanya banyak dipakai untuk memperkenalkan produk yang berkaitan dengan kesehatan, masa depan, keamanan dan sebagainya.

Dengan judul yang menakut-nakuti orang cenderung ingin tahu agar hal yang mereka takuti jangan sampai terjadi.

Contoh:

Hati-hati! Bahaya Makan Nasi Panas!
Tidak Lakukan Ini Anda Akan Bangkrut!
Jangan Sampai Kelewatan!

– Berupa Pertanyaan

Anda dapat menggunakan pertanyaan untuk membuat calon pelanggan membuka email Anda. Pertanyaan pastilah mengandung masalah.

Dengan menggunakan pertanyaan, calon pelanggan akan berusaha untuk mencari jawaban dari masalah itu. Yaitu dengan membuka email Anda dan membaca penjelasannya.

Contoh:

Berapa Liter Anda Minum Air Putih Hari Ini?
Mengapa Pria Melakukan Hal Ini Saat Sendiri?
Sudahkah Anda Menabung?

2. Intro

Setelah berhasil membuat calon pelanggan untuk membuka email Anda.

Yang harus Anda lakukan yaitu, menjaga agar pelanggan tetap merasa nyaman dan ingin meneruskan membaca email sampai selesai.

Tipsnya adalah, Anda dapat melakukan dengan cara sederhana yaitu dengan menyapa mereka. Akan lebih baik jika Anda menyapa dengan menyebutkan nama mereka secara langsung.

Hal ini akan membangun kedekatan dengan penerima email.

Intinya… Lakukan pendekatan terlebih dahulu untuk bisa menggiring penerima email membaca sampai selesai.

3. Masalah dan Solusi

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Masalah ⇒ Kesenjangan antara harapan dan kenyataan

Maka, buatlah pembaca merasa memiliki masalah, buat mereka penasaran.

Lalu Anda akan masuk dan menawarkan solusinya.

4. Detail Benefit

Banyak orang yang lupa memberikan detail manfaat. Padahal apapun yang seseorang jual, yang dijual adalah benefitnya.

Jangan hanya fokus pada fiturnya. Fokuslah pada benefitnya!

Orang-orang memerlukan fitur karena benefitnya. Catat!

5. Alasan

Anda perlu memberikan alasan untuk meyakinkan mereka. Anda bisa memulainya dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan seperti ini:

– Mengapa mereka harus membeli produk Anda?
– Mengapa mereka harus membeli sekarang?
– Kenapa pula harus membeli di Anda?
– Apa bedanya dengan produk orang lain?

7. Testimoni

Sekali-sekali Anda juga perlu mengirimkan testimoni kepada pelanggan. Testimoni bagian dari social proof.

Hal ini akan myakinkan pelanggan, karena yang berkomentar menganai produk Anda adalah orang lain.

Bukan Anda!

Hal ini akan membantu untuk membuat penerima email menjadi lebih percaya.

7. Call to Action

Salah satu elemen terpenting dalam sebuah copywriting adalah CTA (Call to Action).

Sayang sekali jika calon pelanggan telah bersedia meluangkan waktunya untuk membaca sampai selesai.

Namun mereka tidak mau membeli produk Anda.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan untuk memaksimalkan CTA:

Pertama, perhatikan dan sesuaikan bentuk tombol dan ukuran huruf yang ada di tombol, ukuran tombol dapat dibuat lebih besar agar lebih mudah terlihat dan lebih mudah dipencet saat versi mobile.

Kedua, gunakan warna yang sesuai dengan baground.

Ketiga, buat tulisan atau frase yang menjual dan menarik perhatian.

Keempat, agar lebih menarik Anda dapat membuat lead magnet yang tentunya akan membuat calon pelanggan lebih tertarik. Lead magnet dapat berupa voucher, diskon, ebook dan hal-hal lain yang dapat menarik calon pelanggan.

8. Personalisasi

Anda perlu membangun kedekatan dengan calon pelanggan.

Calon pelanggan lebih suka untuk disapa secara personal. Hal itu akan menumbuhkan kedekatan antara Anda dengan pelanggan.

Buatlah seakan-akan pesan yang Anda sampaikan bukan dikirim oleh mesin, tapi oleh pengirimnya secara langsung.

Sapa calon pelanggan dengan menyebutkan namanya. Buat calon pelanggan merasa diperhatikan.

Contoh:

Sebelum masuk ke pesan yang akan disampaikan Anda dapat memulai menyapa pelanggan Anda seperti berikut…

“Hi Iren”
“Apa kabar?”

Selanjutnya Anda bisa masuk ke intro untuk memperkenalkan produk yang akan Anda informasikan.

Tentu Anda akan kewalahan jika melakukan ini secara manual.

Tenang…

Anda dapat menggunakan jasa penyedia layanan email marketing. Penyedia layanan seperti ini biasanya telah bisa untuk membuat email yang akan Anda kirimkan mengandunng nama masing-masing calon pelanggan.

9. Jangan Terlalu Panjang

Buatlah email seefektif mungkin. Jangan terlalu panjang.

Jika email yang Anda kirimkan terlalu panjang, hal yang dikhawatirkan adalah penerima email menjadi malas untuk membacanya.

Atau… Mereka malah tidak memahami maksud yang Anda sampaikan. Dan membuat mereka melewati tombol CTA yang telah Anda buat.

Buang hal-hal yang tidak terlalu penting.

Jika Anda memang memerlukan untuk mengirimkan informasi yang banyak. Pecah-pecahlah agar tidak membosankan.

10. Jangan Terlihat Seperti Spam

Terlalu sering masuk spam, email Anda akan diblokir.

Karena itulah Anda harus memerhatikan beberapa hal agar email Anda tidak diidentifikasi sebagai email spam, yaitu:

– Anda bisa menambahkan tombol unsubscribe
– Anda dapat mencoba untuk menyapa orang yang Anda kirimi email
– Jangan membeli email list
– Bangun interaksi dengan subscriber Anda. Pastikan mereka dapat menanggapi email Anda berupa komentar atau komplain.

Kesimpulan

Di atas dijelaskan 10 hal yang harus Anda perhatikan dalam menulis copywriting di email marketing.

Silakan praktikkan dan rasakan sendiri bagaimana email Anda akan lebih banyak menarik perhatian dibandingkan sebelumnya.

Leave a Reply