Xiaomi Mi4 Yang Aduhai

Sobat Gaptex, beberapa kali kami sempat membahas tentang smartphone Xiaomi di website ini. Beberapa kali itu pula kami selalu takjub dan penasaran dengan berbagai varian Xiaomi yang memikat mata dan hati. Kali ini, kita akan membahas tentang seri terbaru Xiaomi Mi4 yang sungguh aduhai.

Xiaomi Mi4 Yang Aduhai

Mengapa aduhai? Alasannya karena Mi4 merupakan salah satu versi premium yang sekaligus menjadi andalan Xiaomi pada 2014 ini. Mi4 jadi product pertama Xiaomi yang memakai bahan stainless steel di bagian rangka. Bahan itu kebanyakan dipakai oleh perangkat premium yang terkenal mahal.

Walau demikian, Mi4 dikritik lantaran desainnya yang serupa dengan iPhone 4. Layar smartphone ini mempunyai ukuran 5 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 pixel. Adapun sisi depan serta belakang hp ini berbahan plastik. Mi4 memakai processor Snapdragon 801 2.5 GHz dengan RAM sebesar 3 gigabita (wow!). Model chipset tersebut saat ini jadi yang paling cepat untuk kategori perangkat bergerak.

Kamera belakang beresolusi 13 megapiksel. Sedang kamera depannya 8 megapiksel. Resolusi ini cukup tinggi untuk berfoto selfie.

Xiaomi menuturkan system operasi yang digunakan adalah MIUI5, yang merupakan modifikasi dari basis Android. Perusahaan yang bermarkas di Beijing ini menyebutkan baru bakal memakai seri yang lebih baru, MIUI6, untuk produknya pada Agustus th. ini.

Artikel berhubungan:  Review Huawei Honor 3C : Android Pecinta Selfie

MIUI merupakan basis yang mensupport aplikasi lokal yang dapat disesuikan di tiap-tiap negara. Aplikasi yang sampai kini diunggulkan adalah pemesanan makanan, pendaftaran dokter atau rumah sakit, dan pemakaian sarana umum.

Walau mengusung spesifikasi premium, Xiaomi Mi4tidak membanderol harga terlampau tinggi. Satu unit Mi4 yang kapasitas memori internalnya 16 gigabita di jual seharga US$ 320 atau mungkin kurang lebih Rp 3,7 juta. Adapun untuk yang berkapasitas 64 gigabita di bandrol US$ 400 atau Rp 4, 6 juta.

Website Engadget mengatakan Mi4 bisa dipesan secara online mulai 29 Juli untuk lokasi Cina. Seperti di ketahui, Xiaomi tetap setia dengan model pemasaran lewat Internet daripada merambah toko retail.

Hm, jadi tidak sabar menantikannya muncul di Indonesia.