Berita

Vivo Pamer Teknologi Under Display Fingerprint Pertama Didunia

Belakangan ini, teknologi under display fingerprint memang menjadi topik yang kerap diperbincangkan, walaupun teknologi tersebut belum benar-benar hadir di dunia. Banyak pihak yang mengatakan bahwa Samsung dan Apple adalah vendor yang bakal mengusung teknologi itu. Namun secara mengejutkan, teknologi under display fingerprint ini diperkenalkan pertama kali oleh brand Vivo sehingga mereka mendahului Apple dan Samsung.

Vivo Pamer Teknologi Under Display Fingerprint Pertama Didunia

Perusahaan yang baru saja meluncurkan Vivo V5s ini bekerja sama dengan Qualcomm untuk mengenalkan smartphone pertama di dunia yang mengusung teknologi sidik jari biometrik under-display berbasis ultrasonik. Teknologi ini diberi nama oleh Vivo yaitu Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution atau Vivo Under Display. Adapun peluncuran resminya di adakan pada ajang Mobile Congress Shanghai 2017.

Vivo menempatkan sensor fingerprint tersebut di bawah kaca (0,8 mm), layar OLED (1,2 mm) serta cover aluminium (0,525 mm). Walaupun tidak bisa terlihat oleh mata, tetapi teknologi under display fingerprint ini dapat berfungsi secara penuh. Jika dibandingkan dengan sidik jari optik tradisional yang sering ditemui pada industri smartphone saat ini, Vivo Under Display tentunya lebih akurat dalam membaca sidik jari penggunanya, bahkan dalam kondisi basah sekalipun.

Artikel menarik:  WhatsApp Business Resmi Tersedia di Indonesia

Lantas, apa saja keuntungan yang di dapatkan dari Vivo Under Display? Salah satu yang paling menonjol yaitu gambaran desain smartphone masa depan. Hal ini disebabkan oleh kemampuan penetrasi Vivo Under Display yang lebih mumpuni sehingga smartphone dapat hadir dengan bodi tanpa lubang. Jika tidak ada lubang yang diperlukan, maka desain waterproofing struktural bisa direalisasikan dan meminimalisir batasan dalam penggunaan ponsel tersebut.

Selain itu, kelebihan lainnya dari Vivo Under Display yang tidak kalah menarik yaitu underwater fingerprint unlocking, teknologi foto independent DSP Photography solution, dam juga teknologi audio Hi-Fi.

Pastinya Sobat Gaptex bertanya-tanya, bagaimanakah cara kerja teknologi sidik jari berbasis ultrasonik ini bukan? Secara singkatnya, teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonic untuk mereproduksi bentuk sidik jari penggunanya. Sementara itu, untuk menerima atau menghasilkan gelombang ultrasonic, Vivo akan mengandalkan efek inverse piezoelectric dari material piezoelectric.