Tips Terhindar Dari Target Hacker Saat Online

Dunia teknologi yang semakin canggih membuat tingkat kriminalitas online pun juga semakin marak terjadi. Maka dari itu, keamanan online menjadi hal yang sangat dibutuhkan oleh para pengguna Internet (netter) saat ini. Apalagi sudah banyak beredar kalau bukan hanya netter saja yang menjadi target serangan hacker, melainkan juga situs-situs pemerintahan.

Tips Terhindar Dari Target Hacker Saat Online

Tidak ada salahnya jika Anda sedikit was-was atas serangan para pelaku kejahatan online tersebut. Berbagai tindakan memang perlu dilakukan, seperti melindungi data dari ancaman hacker ataupun melakukan tindak pencegahan supaya hacker tidak bisa mengintai data pribadi Anda, baik dari email atau data lainnya yang menyangkut keuangan. Oleh sebab itu, mari simak beberapa tips terhindar dari target hacker saat online di bawah ini:

1. Gunakan Browser Ekstensi Khusus
Seperti yang diketahui, aplikasi browser memang menjadi penghubung utama sebagian besar aktivitas online sehingga menjadikannya titik awal untuk meningkatkan keamanan privasi supaya tidak menjadi target hacker. Salah satu cara yaitu gunakanlah ekstensi sebagai alat bantu mengamankan informasi pribadi. Beberapa ekstensi yang sering digunakan oleh komunitas online yakni HTTPS Everywhere, Privacy Badger, NoScript, dan Disconnect.

2. Lindungi Privasi Saat Online
Seringkali masalah keamanan privasi disebabkan oleh kesalahan orang itu sendiri, seperti lupa untuk logout akun media sosial, terlalu mudah memberikan informasi diri pribadi kepada orang asing, dan sebagainya. Hal-hal inilah yang menjadi resiko terhadap ancaman hacker.

Oleh sebab itu, ada beberapa aturan untuk menjaga privasi ketika online, contohnya jangan membuka atau mengunduh file apapun tanpa mewaspadainya karena seringkali Spyware akan menggunakan cara simpel demi masuk ke PC atau smartphone pribadi. Mereka akan membagikan tautan di internet dan menunggu target akan mengakses atau minimal mengklik tautan itu.

Artikel berhubungan:  Cara Menonaktifkan Task Manager Windows

3. Gunakan Search Engine Yang Tidak Melacak Aktivitas Pengguna
Hampir semua search engine akan menyimpan catatan permintaan pencarian yang ekstensif. Jadi kapanpun Anda mengetik sesuatu, informasi ini akan disimpan dan diaktifkan sesuai dengan jenis browser dan alamat IP yang Anda miliki. Menghindari masalah tersebut, Anda bisa menggunakan mesin pencari yang lebih menjaga privasi, contohnya DuckDuckGo.

4. Gunakan Firewall
Firewall akan membantu melindungi komputer dari hacker nakal dan beberapa spyware. Anda bisa menggunakan Windows Firewall atau produk firewall lainnya yang berbayar ataupun gratis. Beberapa program firewall komersial yaitu Checkpoint Firewall, Agnitum Outpost Personal Firewall, ZoneAlarm, dan lainnya. Sedangkan yang gratis seperti Sunbelt Personal Firewall dan Comodo Personal Firewall.

5. Install Antivirus
Antivirus akan melindungi Anda dari akses virus pada PC dan serangan lainnya seperti trojan dan worm. Namun, pastikanlah antivirus selalu diset untuk mengupdate sehingga bisa mengenali virus-virus terbaru. Pastikan juga program Antivirus yang Anda pakai adalah versi paling terbaru.