Tips Merawat Charger Laptop Supaya Awet

Sobat Gaptex pasti sudah tahu bukan jika charger menjadi salah satu komponen yang paling penting saat Anda membeli laptop. Tanpa adanya kabel charger, Anda tidak bisa mengisi daya laptop jika baterainya sudah habis. Namun sayangnya tidak semua orang mampu merawat charger ini sehingga mudah rusak dan terpaksa harus membeli lagi dengan harga yang lumayan mahal. Oleh karena itulah di kesempatan kali ini, kami akan memberitahukan beberapa tips merawat charger laptop supaya awet.

Selain mencari cara bagaimana merawat charger laptop dengan baik, Anda perlu mengetahui juga sejumlah tips merawat baterai laptop supaya awet sehingga daya tahan laptop semakin prima. Pada dasarnya, selain baterai dan charger, Anda juga perlu merawat komponen lainnya setelah membeli satu unit perangkat laptop, demi menjaga kualitas laptop agar tidak cepat rusak.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas bagaimana cara merawat charger laptop. Tentu saja, cara di bawah ini berlaku untuk semua jenis dan merek laptop. Apapun laptop merek Jepang, Korea, China, Amerika, atau Indonesia sekalipun, jika charger laptop tidak bisa digunakan maka akan sia sia. Tanpa basa-basi lagi, berikut adalah cara merawat charger laptop agar awet:

1. Jangan tarik kabelnya untuk melepaskan sambungan laptop ke stop kontak
Hal ini dikarenakan kawat di dalam kabel bisa rusak atau bisa longgar, tergantung dari kualitas charger laptop Anda. Apalagi digunakan untuk olahraga tarik tambang, misalnya, karena sama sekali tidak berguna dan bahkan bisa merusak charger laptop Anda. Cara merawat charger laptop ini bisa dibilang sangat sepele dan banyak yang tidak peduli, namun ternyata bisa membuat charger laptop Anda rusak.

2. Jangan gunakan charger laptop merk berbeda
Meski tegangan keluarannya sama, namun arusnya bisa saja berbeda. Kecuali ada beberapa pengisi daya laptop merek tertentu yang bisa digunakan karena memang satu grup atau brand. Contohnya seperti HP (Hewlett Packard) dan Compaq. Kedua merek laptop tersebut masih dalam satu perusahaan. Bahkan, di charger resmi tertulis bahwa charger salah satu merk ini bisa digunakan untuk kedua merek.

3. Simpan charger laptop Anda di tempat yang kering dengan suhu kamar
Seperti halnya peralatan elektronik pada umumnya, charger laptop bisa rusak akibat terus terpapar suhu tinggi. Apalagi, terkadang saat beroperasi, charger laptop bisa menyebabkan panas juga. Jika Anda menempatkannya, atau menggunakan charger laptop Anda di tempat dengan suhu tinggi, bisa jadi suhu tinggi menyebabkan charger laptop terbakar.

4. Jangan goyang atau tekan charger laptop Anda
Perlakuan semacam ini bisa merusak komponen bagian dalam charger laptop Anda. Lagi pula, mengapa Anda harus menekan charger laptop Anda? Selain itu, Anda perlu berhati-hati membawa charger laptop, upayakan charger ini jangan terjatuh dengan keras di lantai.

Artikel menarik:  Apa itu NIC?

5. Colokkan konektor output DC dari charger ke laptop terlebih dahulu
Lakukan hal di atas sebelum memasang konektor input ke stop kontak. Bisa dikatakan jika hal ini adalah metode yang paling tepat dan telah direkomendasikan oleh semua produsen laptop di dunia.

6. Jangan sampai charger laptop terhubung ke laptop terus menerus
Jika baterai laptop Anda penuh, lepaskan segera konektor input dari soket dengan hati-hati dan perlahan. Namun, titik ini tidak terkecuali jika baterai laptop Anda bocor sehingga harus terus menerus dihubungkan ke stop kontak. Sebagai gantinya, segera ganti baterai laptop Anda sehingga kerusakannya tidak bercabang sampai ke charger laptop Anda. Pengecualian lagi jika laptop Anda sudah memiliki fitur auto cut-off, dimana aliran listrik ke baterai akan terputus secara otomatis jika baterai terisi penuh.

7. Jauhkan ujung kabel charger benda logam lainnya
Hal ini dikarenakan jika ujung kabel charger menyentuh konduktor logam konduktor, dapat menyebabkan hubungan arus listrik singkat. Hubungan arus pendek ini dapat merusak komponen di dalam pengisi daya. Artinya laptop Anda bisa rusak jika diisi ulang dengan charger yang sudah terpapar arus pendek.

8. Jangan simpan charger laptop di tempat yang dingin
Kemudian jangan pernah menyimpan charger laptop di tempat yang dingin, misalnya di dekat AC. Tujuannya adalah agar charger tidak lembab. Lembab inilah yang bisa memicu air, dan air adalah musuh elektronik. Lagi pula, adakah orang yang ingin menyimpan barang selain minuman beku atau dingin ke tempat bersuhu rendah?

9. Jangan meletakkan charger laptop di tempat yang rawan jatuh
Selain itu, pastikan charger laptop diletakkan di tempat yang aman dan di luar jangkauan anak-anak. Pastikan juga supaya charger tidak terjatuh agar tidak merusak charger laptop Anda. Jika jatuh, hal yang paling mungkin terjadi adalah adanya penyok pada charger laptop itu. Atau bisa juga bagian adaptor terlepas. Namun, hal ini tergantung oleh kualitas charger laptop Anda sendiri. Jika setelah menjatuhkan adaptor Anda sudah menunjukkan karakteristik adaptor yang rusak, maka segera perbaiki atau ganti dengan yang baru.