Tips Mengatasi Laptop Cepat Panas Saat Main Game

Tak bisa dimungkiri bahwa bermain game di smartphone atau laptop, mungkin telah menjadi kebiasaan untuk banyak orang. Namun, pengalaman bermain game sudah pasti akan bisa dinikmati jika Anda bermain dengan nyaman. Jika suhu laptop berada pada kondisi tak normal, alias terlalu panas, tentu saja akan mengganggu kenyamanan Anda saat bermain game. Untuk menghindari hal itu, mari simak tips mengatasi laptop cepat panas saat main game dalam artikel kali ini.

Pada kesempatan sebelumnya, kami telah memberitahukan tips meningkatkan performa laptop untuk bermain game supaya terhindar force close atau lagging. Bahkan tidak jarang, laptop dengan spesifikasi yang sesuai dengan game pun sering melambat ketika dimainkan.

Kondisi Gejala dan Indikasi Laptop Overheat
– CPU usage dapat mencapai 90 hingga 100 %
– Suhu tidak normal berkisar 60-90 derajat
– Saat Anda pegang dibagian mousepad dan sekitarnya, akan terasa panas secara tak normal
– Performa dan kinerja laptop akan menurun
– Mengeluarkan bunyi bising, bahkan bunyi ‘beep beep’ dikarenakan rotasi dari fan berputar lebih kencang
– Adanya hembusan dan dorongan udara yang panas dan tidak seperti biasanya dari lubang ventilasi
– Laptop terkadang reboot atau mati dengan sendirinya

Penyebab Laptop Overheat
– Pemakaian yang terlalu lama dan tidak memakai kipas tambahan
– Banyaknya kotoran dan debu yang menyumbat sirkulasi udara buang dari case laptop
– Tidak berfungsinya fan atau blower alias sudah rusak
– Sumber asupan listrik tak normal saat menjalankan mode power DC
– Debu dan kotoran menempel di bagian heatsink dan fan sehingga konduktifitas panas tak terserap dengan baik

Lantas apa saja tips mengatasi laptop cepat panas ketika bermain game? Anda bisa membaca penjelasannya di bawah ini:

1. Selalu Gunakan Kipas Tambahan
Tips pertama yang bisa Anda lakukan ialah menggunakan kipas tambahan jika Anda ingin bermain dalam dalam waktu yang cukup lama. Cooling pad atau kipas yang biasanya digunakan di bawah laptop bisa membantu mengurangi suhu panas berlebihan atau overheat pada laptop. Cara kerjanya ialah dengan mengalirkan udara segar melalui bagian bawah laptop, sehingga sirkulasi udara menjadi lancar.

Namun ingat, Anda perlu berhati-hati karena jika salah dalam penggunaan kipas tambahan tersebut, justru akan membawa debu dan kotoran masuk ke dalam ventilasi laptop. Maka dari itu, bersihkan cooling pad yang Anda miliki sebelum memasangnya di bawah laptop dari debu-debu yang terlihat atau tidak terlihat.

Tapi ada pendapat yang kontra jika kipas bisa meredakan suhu laptop, terlebih lagi jika desain perangkat yang Anda miliki dibuat sirkulasi udaranya di bawah monitor. Kalaupun desainnya seperti itu, maka sebaiknya Anda tak perlu menggunakan cooling pada karena tidak akan berguna, alhasil udara hanya berputar-putar di situ-situ saja.
Jika Sobat masih ingin menggunakan cooling pada, kami merekomendasikan untuk membeli coolpad yang mempunyai tiga kipas, karena mempunyai tingkat redam suhu yang relatif lebih baik daripada cooling pad yang hanya mempunyai dua kipas.

2. Perhatikan Kondisi Thermal Paste
Begitu banyak komponen yang tersemat di dalam laptop, salah satunya adalah prosesor. Prosesor ialah salah satu bagian yang cepat panas sehingga umumnya pabrikan akan menyematkan semacam gel atau thermal paste dalam proses pembuatannya. Pemberian thermal paste ini dipakai agar membantu dalam mempercepat pemindahan energi panas dari prosesor, dengan kata lain mereduksi atau mengurangi panas dari hasil prosesor.

Thermal paster merupakan komponen yang penting di dalam laptop, namun jarang sekali diperhatikan penggunanya. Jika laptop masih baru, umumnya tidak ada masalah pada thermal paste, tapi setelah digunakan berbulan-bulan atau bertahun tahun, thermal paste akan mengering, Oleh sebab itu, jika saat Anda membongkar laptop dan menemukan thermal paste dalam kondisi kering atau sudah mau habis, Anda bisa menggantinya dengan thermal paste yang baru.

Artikel menarik:  Cara Menghapus Pesan Terkirim di WhatsApp Tanpa Batas 7 Menit

Jika kondisi thermal paste tidak Anda perhatikan, bisa jadi komponen tersebut sudah mengering dan membuat prosesor mengalami overheat saat bermain game. Pada keadaan yang paling parah, laptop dapat mati secara mendadak.

3. Melakukan Pembersihan Total
Tips ketiga dalam mengatasi laptop cepat panas ketika bermain game ialah dengan cara membongkar atau membuka total laptop, lalu bersihkan komponen hardware terutama kipas tambahan dari debu dan kotoran yang bisa menyumbat sirkulasi udara di dalam laptop.

Sedikit saran jika Anda ingin membongkar laptop, pastikan Anda menggunakan sarung tangan untuk menghindari listrik statis. Bukan hanya itu, Anda perlu mempelajari dulu arsitektur laptop yang Anda miliki supaya Anda tidak merusak beberapa bagian laptop saat berusaha untuk membukanya.

4. Perhatikan Tempat Meletakkan Laptop
Selain itu, tempat peletakan laptop juga sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini dikarenakan oleh penempatan laptop bisa mempengaruhi sirkulasi udara yang dimiliki oleh laptop sehingga akan berpengaruh pada tingkat penyerapan atau keefektifan pendinginan laptop. Maka dari itu, bisa dikatakan bahwa penempatan laptop ialah sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan.

Sangat disarankan untuk menempatkan laptop Anda di bidang yang datar. Jangan sampai meletakkan laptop pada ranjang atau parahnya lagi, dipangku di atas paha karena hal ini akan membuat arus panas sulit dialirkan sedangkan memangku laptop bisa membahayakan diri sendiri, sebab mengandung energi listrik, suhu panas, dan radiasi yang berbahaya bagi tubuh.

Jika Anda meletakkan laptop pada kasur yang empuk, maka akan membuat laptop menjadi sangat panas. Kondisi ini bisa saja terjadi karena alas kasur akan menyerap panas laptop, yang berarti laptop berada di alas yang panas. Oleh karena itu, jangan sampai Anda menggunakan laptop di atas kasur dalam waktu relatif lama sebab beresiko menyebabkan komponen laptop mengalami kerusakan. Jika Anda punya uang lebih, Anda bisa membeli meja khusus untuk menggunakan laptop.

5. Istirahatkan Laptop
Jika Anda sudah bermain game lebih dari 8 jam, maka seharusnya Anda memberikan kesempatan bagi laptop untuk beristirahat kurang lebih selama 30 menit dalam kondisi mati. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga supaya komponen laptop mempunyai umur lebih panjang karena tingkat suhu panas dikurangi, alhasil laptop bisa beristirahat dengan baik.

Selain lima tips di atas, berikut ini tips-tips lain yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi laptop yang cepat panas ketika bermain game. Berikut ini tips lainnya:
– Membatasi aktivitas bermain game dengan jam-jam tertentu
– Membuat ruang atau celah di bawah bidang tempat laptop untuk sirkulasi udara
– Mengatur brightness supaya tidak terlalu tinggi
– Jika bisa, bermainlah diruangan AC
– Memastikan kipas berfungsi dengan normal
– Tempatkan pada alas yang dingin dan datar jika tidak menggunakan cooling pad
– Jangan bermain game yang mempunyai spesifikasi di atas laptop Anda, karena akan menyebabkan kinerja akan sangat berat dan melebihi beban komponen hardware laptop
– Atur setting BIOS untuk mengatur kecepatan kipas dan pendinginan yang lain