Tips Membedakan MicroSD Asli & Palsu

Ketika Anda membeli smartphone baru, Anda mungkin akan mencari tahu apakah produk yang Anda beli tersebut mendukung slot microSD atau tidak. SD Card juga dikenal sebagai memori eksternal yang berupa perangkat penyimpanan data tambahan yang digunakan pada perangkat portabel. Namun, tahukah Anda jika sekarang banyak sekali macam-macam SD Card sehingga Anda harus secara teliti memilih microSD untuk smartphone.

Saat ini, banyak sekali produk microSD dengan merk yang cukup populer di masyarakat Indonesia seperti Sandisk, V-Gen, Kingstone atau Transcend. Tentunya merk atau brand microSD tersebut juga banyak dipalsukan oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan. Untuk itu, Anda harus mengetahui caranya membedakan microSD asli dan palsu. Berikut upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kemungkinan mendapat barang palsu.

1. Kemasan/Fisik
Bentuk fisik atau kemasan pada microSD ialah faktor yang terlihat paling jelas karena paling terlihat dari luar. Produk palsu biasanya memiliki cetakan yang terlihat kurang baik dan informasi yang diberi kurang lengkap.

2. Tulisan Merk yang Tertera
Biasanya produk KW atau palsu diberi label merk yang sama persis dengan aslinya, tapi kalau diteliti secara lebih cermat, pelabelan tulisan pada bagian kartu kurang rapi, seperti tulisan yang terkelupas atau terhapus.

Artikel berhubungan:  5 Program Gratis Untuk Mempercantik Tampilan Windows 7

3. Harga
Sudah jelas faktor harga sangat menentukan apakah microSD tersebut asli ataupun palsu. Pasalnya, barang KW pasti dihargai cukup murah. Contohnya, jika ada tawaran microSD berkapasitas 128 GB namun harganya hanya 150rb, maka Anda harus curiga karena dipasaran harga standarnya ialah di atas Rp 300ribuan.

4. Kesesuaian Kapasitas
Kartu memori palsu akan memberikan kapasitas penyimpanan yang tidak sesuai dengan ukuran yang sebenarnya. Contoh, Anda membeli microSD yang berukuran 8 GB, tapi setelah dimasukkan ke dalam smartphone ternyata bebasnya hanya 6 GB saja. Meskipun sudah diformat, tapi tetap saja ukurannya yang kosong itu masih 6GB.

5. Kecepatan Transfer File
microSD palsu pastinya mempunyai kecepatan yang tidak sesuai dengan barang aslinya. Misalnya, Sobat Gaptex membeli kartu memori eksternal yang tertera Class 8 dan memiliki kecepatan tulis 8 MB/ detik. Tetapi ternyata, setelah Anda gunakan untuk memindahkan data dari PC ke kartu mempri justru sangat lambat, seperti 2 MB/detik.