Tips & Trik

Tips Melindungi Data dari Ancaman Hacker

Sobat Gaptex, hacker merupakan salah satu ancaman di dunia maya. Hacker bisa mencuri data tanpa sepengetahuan pemilik akun dan menggunakan data tersebut untuk hal-hal yang tidak bertanggung jawab demi keuntungan pribadi.

Tips Melindungi Data dari Ancaman Hacker

Jika Anda sedang berusaha melindungi data dari ancaman hacker, berikut kami memiliki 5 tips yang dapat Anda gunakan untuk menangkal serangan hacker :

1. Mengatur kombinasi kata sandi atau password
Password atau kata sandi merupakan kunci utama dalam mengakses setiap akun di dunia digital seperti saat login email atau media sosial. Anda disarankan tidak menggunakan informasi pribadi sebagai password, misalnya nama keluarga, tanggal lahir, dan lain-lain. Anda sebaiknya membuat password dengan beberapa kombinasi, sebagai contoh, kombinasi antara huruf dan angka.

Anda juga bisa memakai tanda baca dan huruf kapital sebagai kombinasi password jika hal tersebut mungkin dilakukan. Memang terkesan rumit dan membingungkan pada awalnya, namun cara ini termasuk efektif dalam melindungi data dari ancaman hacker. Lebih baik, Anda juga tidak menggunakan password yang sama untuk beberapa akun. Hal ini untuk menghindari risiko jika satu password yang sama bocor dan hacker dapat meretas setiap akun yang Anda punya.

2. Mengatur privasi dan data pribadi di media sosial
Bagi pemilik akun media sosial, sebaiknya Anda berhati-hati dalam mencantumkan data-data pribadi seperti nomor telepon dan alamat rumah. Terkadang, para hacker memanfaatkan informasi personal tersebut untuk menembus akun Anda dan mencuri data untuk disalahgunakan. Opsi lainnya yakni Anda tetap bisa menampilkan data pribadi namun disertai pengaturan agar tidak sembarang orang bisa mengetahuinya.

Di samping itu, Anda juga perlu mengenal siapa saja yang menjadi teman di media sosial. Jangan terlalu mudah menerima permintaan pertemanan bila Anda tidak begitu kenal dengan orang tersebut. Anda juga bisa memperkuat pengamanan akun untuk semakin mempersulit para hacker, di antaranya dengan mengaktifkan notifikasi login jika diakses dari perangkat yang berbeda.

Cara lainnya yakni mengaktifkan otentifikasi dua langkah dimana pemilik akun harus memasukkan nomor PIN yang dikirim melalui SMS sebelum login. Memang rumit, namun hal ini akan memberikan pengamanan yang lebih baik.

3. Memastikan keamanan jaringan dan software pengaman
Jaringan nirkabel Wi-Fi memiliki keunggulan dapat digunakan secara bersama-sama. Akan tetapi, Anda perlu memastikan bahwa jaringan tersebut cukup aman bagi para penggunanya. Salah satunya dengan memasang password agar tidak setiap orang bisa mengaksesnya. Hal ini bertujuan agar tidak sembarang orang dapat terhubung dengan perangkat Wi-Fi tanpa sepengetahuan dan persetujuan Anda.

Selain itu, Anda juga perlu menggunakan software pengaman tambahan untuk komputer atau smartphone. Meski belum sepenuhnya menjamin, setidaknya langkah ini menjadikan perangkat Anda lebih kuat terhadap serangan hacker. Tidak kalah penting, software harus diupdate secara berkala agar semakin kuat dalam memberikan pengamanan dan dapat melindungi data dari serangan terbaru.

4. Memastikan setiap pesan dan transaksi yang dijalankan
Terkait pengelolaan pesan masuk via email, Anda tentu tidak asing lagi dengan kotak spam. Fitur ini membantu memastikan setiap pesan masuk terjamin kepercayaannya, dalam artian, Anda mengenal siapa pengirim email. Jika email terkesan meragukan atau mencurigakan, email tersebut akan masuk dulu ke kotak spam. Anda perlu memastikan pengirimnya benar-benar dikenal. Jika diperlukan, konfirmasi kepada si pengirim yang emailnya masuk kotak spam, apakah dia benar-benar telah mengirimi email. Jangan merespon email yang meminta Anda melampirkan data pribadi.

Dalam hal transaksi keuangan, Anda juga perlu memastikan setiap transaksi berjalan sesuai dengan yang seharusnya. Sehabis bertransaksi secara online, tidak ada salahnya memastikan daftar transaksi apakah jumlah uang yang digunakan sesuai dengan yang seharusnya.

5. Memperhatikan alamat website
Setiap mengakses suatu website, Anda bisa memperhatikan alamatnya apakah sudah menggunakan format https://. Setiap hendak melakukan input data pribadi, Anda perlu memastikan bahwa alamat website adalah https://. Alamat tersebut memiliki tingkat keamanan lebih baik daripada website lain yang belum menggunakan https://, sebab huruf “s” di belakang bermakna secure yang berarti aman.

Semoga bermanfaat.