Berita

Tampil Lebih Trendy dengan Kacamata Intel Vaunt

Nyatanya, tren kacamata pintar masih dilirik perusahaan teknologi lain, meskipun sebelumnya Google Glass sempat gagal dan berujung hiatus di tahun 2015. Perusahaan teknologi, Intel yang memberanikan membuat kacamata pintar dengan nama Vaunt. Tujuan Intel membuat kacamata hitam pintar ini terlihat normal saat dipakai. Intel mengatakan jika penampilannya mulai aneh, terlihat geeky, atau perlu tap dan klik, maka itu berarti mereka keluar dari visi utama. Meski tidak sepintar google Glass, namun Anda akan tetap tampil lebih trendy dengan Kacamata Intel Vaunt.

Intel terkenal dengan kecanggihan perangkatnya seperti salah satu perangkatnya yang didukung oleh prosesor hebat Intel Core i3 generasi kelima yang ditanam pada notebook buatannya HP 14-AC157TU. Kecanggihan lainnya Intel membuat kacamata pintar yang memiliki desain seperti kacamata pada umumnya, bahkan tidak terlihat seperti kacamata pintar. Intel dengan cerdas meletakkan berbagai komponen kacamata pintar ini di bingkai kiri dan kanan tanpa membuatnya terlihat sebagus kacamata pintar lainnya. Tampilan kacamata pintar Intel ini sangat berbeda dengan Google Glass Enterprise Edition yang kembali diilis Google akhir 2017 silam. Karena desainnya lebih modis dan tidak terlihat aneh jika dipakai sehari-hari.

Jika Google Glass hadir dengan kamera yang cukup mencolok di bagian depan, mikrofone, dan frame yang memanjang, tapi Vaunt tidak dilengkapi dengan fitur-fitur tersebut. Vaunt akan dibubuhkan dengan fitur Bluetooth untuk terhubung dengan smartphone Android dan iPhone. Ada juga fitur kompas, accelerometer sensor, dan prosesor yang tertanam di kacamata pintar ini.

Vaunt hanya dilengkapi dengan Vertical Cavity Surface Emitting Laser (VCSEL) yang merupakan laser dengan tingkat terendah dengan kemampuan yang lemah yang diklaim aman untuk retina. VSCEL akan memproyeksikan Head-Up Display (HUD) dalam bentuk holographic reflector yang jatuh tepat pada garis pandang normal, langsung di retina mata penggunanya.

Artikel menarik:  Redmi 5 dan Redmi 5 Plus, Resmi Dijual di Indonesia

Kacamata Vaunt dapat menampilkan pemberitahuan panggilan telepon dan jenis notifikasi lainnya. Intel memastikan tidak akan ada getaran atau tanda yang mengganggu saat sebuah notifikasi muncul. Notifikasi tersebut akan ditampilkan secara langsung secara visual, namun hanya bisa dilihat jika pengguna melirik mata ke arah notifikasi yang dimaksud. Menurut Intel, hal itu juga membuat informasi yang ditampilkan tidak dapat dibaca oleh siapapun selain pengguna kacamata itu sendiri. Orang lain hanya akan melihatnya sebagai laser merah dari sudut tertentu, namun tidak bisa membaca informasi secara langsung melalui layar.

Intel menyatakan target mereka adalah melakukan interaksi dengan kacamata pintar semudah dan sesederhana mungkin. Tidak ada tap, klik, atau semacamnya. Mereka berencana memadukan kacamata pintar ini dengan asisten pintar seperti Google Asistant atau Alexa.

Intel berencana membuka early access program bagi pengembang untuk menanamkan aplikasi dan teknologi baru yang akan disematkan di kacamata Vaunt ini. Belum ada kepastian kapan Vaunt masih menjadi prototype yang akan siap digunakan bagi umum sebagai wearable device yang fashionable. Bagaimana dengan Anda, lebih suka memakai kacamata pintar yang terlihat geeky, atau memilih kacamata pintar seperti Intel Vaunt ini.