Seputar Tekno

Shared Hosting vs Cloud Hosting

Saat Anda ingin mencari server hosting, pastinya Anda sempat dibuat bingung dengan jenis-jenis server, seperti VPS, Dedicated Server, Shared Hosting, Cloud Hosting , dan masih banyak lainnya. Kemudian, saat Anda ingin membeli salah satu dari server tersebut, Anda jadi tidak tahu kira-kira server mana yang cocok untuk menampung website yang Anda miliki. Maka dari itu, mari simak artikel kami kali ini yang akan membahas server paling populer yaitu Shared Hosting vs Cloud Hosting.

Shared Hosting vs Cloud Hosting

Shared Hosting
Shared hosting merupakan konsep yang digunakan untuk web hosting yang paling umum digunakan. Teknologi semacam ini memang bisa dikatakan muncul seiring berkembangnya dunia internet. Meskipun tidak ada sejarah yang mencatat kapan lahirnya shared hosting, namun ada perusahaan bernama Geocities yang menggunakan shared hosting tahun 1994.

Namun kini, telah muncul Cloud hosting yang mengusung fitur dan teknologi terbaru, sehingga shared hosting sering mendapat julukan sebagai hosting tradisional. Selain itu, ada beberapa masalah yang sering dialami saat menggunakan shared hosting yaitu:
· Server sering down
· Rentan terserang serangan Malware dan Hacker
· Menggunakan satu server dan membaginya ke banyak user sehingga lalu lintas dalam server sering macet

Shared hosting digunakan oleh banyak pengguna, tanpa adanya pembagian resource seperti RAM dan prosesor untuk setiap kliennya, sehingga semua klien yang menjalankan shared hosting akan menerima resource tidak beraturan, mudah nge-down, dan terkena suspend.

Artikel menarik:  Apa itu Bloatware?

Tetapi, sebagai ganti dari kekurangannya itu, shared hosting bisa di dapatkan dengan harga yang cukup terjangkau, bahkan bisa dibeli hanya dengan bermodalkan uang jajan yang dikasih sama orang tua sekalipun. Selain itu, shared hosting juga memberi fitur yang cukup lengkap seperti cPanel dan script auto-installer.

Cloud Hosting
Sebenarnya, cloud hosting hampir sama dengan shared hosting yang mana hosting ini ialah pembagian dari dedicated server. Hanya saja pada cloud hosting mempunyai mekanisme yang lebih terorganisir, sehingga sangat direkomendasikan untuk Anda yang mempunyai website dengan traffic padat.

Berbeda dengan shared hosting, Anda akan menempatkan website di situs berbasis cloud hosting, harus memilih resource untuk digunakan pada hosting miliknya, seperti Prosesor dan RAM. Dengan adanya pembagian resource ini, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan hosting dengan website Anda. Biasanya, dalam pembagian RAM dalam hosting, kapasitas yang digunakan mulai dari 256 MB sampai 4 GB, dan seterusnya.

Harga yang dibanderol juga tak terlalu jauh dari shared hosting, begitu juga dengan fitur-fitur yang di berikan. Apabila Anda ingin mengelola website dengan aman, maka cloud hosting sangat direkomendasikan untuk Anda.