Setelah Instagram, Kini Facebook Caplok WhatsApp

Jika Anda memiliki ekspektasi tentang runtuhnya kekayaan Mark Zuckerberg si pembesut Facebook dalam beberapa tahun ke depan karena layanan sosial media tersebut mulai ditinggalkan oleh penggunanya, maka hilangkan dahulu ekspektasi tersebut.

Facebook Caplok WhatsApp

Alih-alih mempertahankan Facebook yang mulai ‘jenuh’, Mark Zuckerberg justru mengakuisisi Instagram pada tahun 2012 lalu dan kini WhatsApp dengan nilai transaksi fantastis, yaitu Rp. 209 triliun. Wow!

Sebetulnya, Facebook telah memiliki semua yang mereka butuhkan dari Instagram maupun WhatsApp dengan applikasi Facebook Chat, tetapi ketenaran Instagran dan WhatsApp di kalangan pengguna tak pelak membuat Facebook mencaplok dua perusahaan ini menjadi bagian dari Facebook.

Dilaporkan, alasan dari Mark Zuckerberg membeli WhatsApp adalah untuk menghubungkan diri dengan 1 miliar pengguna di seluruh dunia. Dipastikan, layanan WhatsApp yang memang berbayar ($1 per tahun) tak akan diganggu oleh iklan dan lain sebagainya. Kemungkinan besar, Facebook hanya berencana untuk membesarkan WhatsApp sebagai brand tersendiri sambil menikmati keuntungan dari biaya langganan sedollar setahun dari para penggunanya.

Artikel berhubungan:  HTC One M9 Resmi Dapat Gunakan OS Android 6.0 Marshmallow

WhatsApp sendiri merupakan aplikasi chat yang sangat populer di kalangan remaja. Kehadirannya pun membuat lalu lintas sms menjadi menurun drastis mengingat pemakaian WhatsApp sangat mirip dengan sms. Meski berada di jajaran app gratis, WhatsApp membebankan biaya langganan $1 per tahun setelah pemekaian tahun pertama berakhir. Skema bisnis yang tidak gratis dan tanpa gangguan iklan membuat WhatsApp menjadi berbeda dibandingkan dengan yang lain. Dan bagusnya hal ini disukai oleh banyak kalangan.

So, selamat datang WhatsApp di keluarga Facebook!