Seputar Tekno

Semua Tentang Ethernet

Pada kesempatan kali ini, kami akan mengajak Sobat Gaptex sekalian untuk mengetahui semua tentang Ethernet. Mungkin saja sebagian dari Anda tidak asing lagi dengan istilah tersebut, namun sebagian lagi bahkan merasa tidak pernah mendengar kata Ethernet tersebut. Beberapa waktu lalu, kami juga menuliskan artikel mengenai perbedaan internet, intranet, ekstranet, dan ethernet yang bisa menambah wawasan Anda di dunia teknologi.

Apa itu Ethernet?
Ethernet adalah keluarga dari teknologi jaringan komputer yang umum digunakan di jaringan area lokal (LAN), jaringan area metropolitan (MAN) dan Wide Area Networks (WAN). Ethernet diperkenalkan secara komersial pada tahun 1980 dan pertama kali distandarisasi pada tahun 1983 sebagai IEEE 802.3. Sejak itu, Ethernet telah disempurnakan untuk mendukung bit rate yang lebih tinggi dan jarak link yang lebih panjang. Seiring waktu, Ethernet telah banyak menggantikan teknologi LAN kabel yang bersaing seperti token ring, FDDI dan ARCNET.

Selama sejarahnya, kecepatan transfer data Ethernet telah meningkat dari 2,94 megabits per detik (Mbit/s) ke gigabyte per detik (Gbit/s) terbaru. Standar Ethernet sendiri terdiri dari beberapa varian kabel dan sinyal dari lapisan fisik OSI yang digunakan dengan Ethernet.

Sistem yang berkomunikasi melalui Ethernet membagi aliran data menjadi potongan-potongan yang lebih pendek yang disebut frame. Setiap frame berisi alamat sumber dan tujuan, dan data pengecekan kesalahan sehingga frame yang rusak dapat dideteksi dan dihapus. Protokol lapisan yang lebih tinggi memicu transmisi kembali frame yang hilang.

Sejak rilis komersialnya, Ethernet telah mempertahankan tingkat kompatibilitas dengan baik. Fitur mutakhir seperti alamat MAC 48-bit dan format frame Ethernet telah mempengaruhi protokol jaringan lainnya. Alternatif utama untuk beberapa penggunaan LAN kontemporer adalah Wi-Fi, sebuah protokol nirkabel yang standar seperti IEEE 802.11.

Awal Terbentuknya Ethernet
Pada awalnya, Ethernet dikembangkan di Xerox PARC antara tahun 1973 dan 1974. Projek ini terinspirasi oleh ALOHAnet, yang Robert Metcalfe pelajari sebagai bagian dari disertasi PhD-nya. Idenya pertama kali didokumentasikan dalam sebuah memo yang ditulis Metcalfe pada tanggal 22 Mei 1973. Dua tahun kemudian, Xerox mengajukan permohonan paten untuk daftar Metcalfe, David Boggs, Chuck Thacker, dan Butler Lampson sebagai penemu.

Robert Metcalfe kemudian meninggalkan Xerox pada bulan Juni 1979 untuk membentuk 3Com. Dia yakin Digital Equipment Corporation (DEC), Intel, dan Xerox bekerja sama untuk mempromosikan Ethernet sebagai standar. Standar yang disebut “DIX”, untuk “Digital/Intel/ Xerox”, menentukan 10 Mbit/s Ethernet, dengan alamat tujuan dan sumber 48 bit dan bidang tipe Ethertype 16-bit global.

Hal tersebut diterbitkan pada tanggal 30 September 1980 sebagai “The Ethernet, A Local Area Network, Data Link Layer and Physical Layer Specifications”. Versi 2 kemudian diterbitkan pada bulan November 1982 dan mendefinisikan apa yang telah dikenal sebagai Ethernet II. Upaya standardisasi formal berjalan bersamaan dan menghasilkan publikasi IEEE 802.3 pada tanggal 23 Juni 1983.

Ethernet awalnya bersaing dengan dua sistem proprietary yaitu Token Ring dan Token Bus. Karena Ethernet mampu menyesuaikan diri dengan realitas pasar dan beralih ke pemasangan kabel twisted pair yang tidak mahal dan mudah dijumpai, maka protokol proprietary ini ketinggalan jauh oleh produk Ethernet, dan, pada akhir 1980-an, Ethernet jelas merupakan teknologi jaringan yang dominan.

Dalam prosesnya, 3Com menjadi perusahaan besar. 3Com mengirimkan 10 Mbit/s Ethernet 3C100 NIC pertamanya pada bulan Maret 1981, dan tahun itu mulai menjual adaptor untuk PDP-11 dan VAXes, serta komputer Intel dan Sun Microsystems berbasis Multibus. Ini diikuti dengan cepat oleh Adaptor DEC Unibus ke Ethernet, dimana DEC dijual dan digunakan secara internal untuk membangun jaringan perusahaannya sendiri, yang mencapai lebih dari 10.000 node pada tahun 1986, menjadikannya salah satu jaringan komputer terbesar di dunia saat itu.

Artikel menarik:  Mengenal Layar Bezel-less beserta Kelebihan & Kekurangannya

Kartu adaptor Ethernet untuk PC IBM dirilis pada tahun 1982, dan pada tahun 1985, 3Com telah menjualnya sebanyak 100.000 buah. Adaptor Ethernet berbasis port paralel diproduksi untuk sementara waktu, dengan driver untuk DOS dan Windows. Pada awal 1990an, Ethernet menjadi begitu umum sehingga menjadi fitur wajib yang dimiliki komputer modern, dan port Ethernet mulai muncul di beberapa PC dan sebagian besar workstation. Proses ini sangat dipercepat dengan diperkenalkannya 10BASE-T dan konektor modularnya yang relatif kecil, pada titik mana port Ethernet muncul bahkan pada motherboard low-end.

Sejak saat itu, teknologi Ethernet telah berkembang untuk memenuhi kebutuhan bandwidth dan pasar baru. Selain komputer, Ethernet sekarang digunakan untuk menghubungkan peralatan dan perangkat pribadi lainnya. Selain itu, Ethernet Industri turut digunakan dalam aplikasi industri dan dengan cepat mengganti sistem transmisi data di jaringan telekomunikasi dunia. Hingga pada tahun 2010, pasar untuk peralatan Ethernet mencapai lebih dari $ 16 miliar per tahun.

Varian Ethernet
Bila dilihat dari segi kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yaitu sebagai berikut:
– 10 Mbit/s, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan seperti 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
– 100 Mbit/s, sering disebut Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
– 1000 Mbit/s atau 1 Gbit/s, sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
– 10000 Mbit/s atau 10 Gbit/s. Standar ini belum banyak diterapkan saat ini.

Frame Ethernet
Ethernet bekerja dengan mentransmisikan data melalui kabel jaringan dalam bentuk paket data yang disebut Ethernet Frame. Ethernet frame ini memiliki ukuran minimum 64 byte, dan maksimum 1518 byte dengan 18 byte digunakan sebagai informasi tentang alamat sumber, alamat tujuan, protokol jaringan yang digunakan, dan beberapa informasi lainnya yang tersimpan dalam header dan trailer (footer). Dengan kata lain, jumlah maksimum data yang bisa ditransmisikan (payload) dalam satu frame adalah 1500 byte.

Ethernet menggunakan beberapa metode untuk mengenkapsulasi paket data ke dalam frame Ethernet, yaitu sebagai berikut:
– Ethernet II (digunakan untuk TCP / IP)
– Ethernet 802.2 (juga dikenal sebagai Ethernet 802.3 / 802.2 tanpa Subnetwork Access Protocol, dan digunakan untuk konektivitas dengan Novell NetWare 3.12 dan yang lebih baru)
– Ethernet 802.3 (atau dikenal sebagai Raw 802.3 dalam sistem jaringan Novell, dan digunakan untuk berkomunikasi dengan Novell NetWare versi 3.11 atau yang lebih baru)
– Ethernet SNAP (juga diketahui sebagai Ethernet 802.3 802.2 yang dibuat untuk kompatibilitas dengan sistem Macintosh yang menjalankan TCP / IP)
Sayangnya, setiap format frame Ethernet di atas tidak kompatibel satu sama lain, sehingga menyulitkan instalasi jaringan yang heterogen. Untuk mengatasinya, konfigurasikan protokol yang digunakan melalui sistem operasi.