Sayonara Winamp!

Jika Anda berasal dari generasi 5-10 tahun lalu, nama Winamp pastilah sangat akrab di telinga. Saat itu, ketika PC masih berukuran besar dan berat dengan kemampuan yang rendah (biasanya pentium 1 atau 2) dan OS Windows versi 95, 98 atau ME, Winamp nyaris merupakan salah satu aplikasi wajib yang harus ada di komputer. Fungsinya tentu saja untuk memutar lagu mp3 kesayangan.

sayonara winamp

Bulan ini, tepat pada 23 Desember 2013, Winamp pun mengakhiri hidupnya. Adalah AOL, sang pembesut yang ‘mematikan’ Winamp untuk selamanya. Meski sempat digembar-gemborkan dengan isu pembelian Winamp oleh beberapa pihak yang berniat untuk kembali mengembangkannya, toh isu tersebut tidak terbukti juga.

Alasan ‘kematian’ Winamp tentu saja karena ketidakmampuannya untuk bersaing dengan pemutar audio lainnya yang saat ini jumlahnya sangat banyak. PC yang selama ini menjadi sasaran market utama pengguna Winamp pun mulai ditinggalkan dengan perangkat tablet yang lebih ringkas. Di market Android Google Play, Winamp tidak mampu bersaing dengan banyak software serupa lainnya.

Baca Juga :  Android L itu Lollipop dan Akan Segera Meluncur!

Dengan dimatikannya layanan Winamp, maka pengguna tak lagi bisa mendownload dan menggunakan aplikasi ini. Bagi pengguna lama, versi terbaru dan update dari Winamp pun dipastikan tak akan ada lagi. Winamp barangkali hanya akan jadi kenangan seperti halnya Walkman dan virus-virus teknologi lain yang tergerus dimakan zaman.

Sayonara Winamp!

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part