Review Alcatel Flash 2

Alcatel Flash Plus berhasil meraih kesuksesan luar biasa di pasar. Bahkan berbulan-bulan setelah dirilis, Alcatel Flash Plus masih amat sulit diperoleh di Lazada, dan menjadi salah satu smartphone dengan rekor penjualan tercepat. Tidak heran bila orang-orang berharap banyak terhadap produk terbaru Alcatel, Flash 2. Mampukah Alcatel Flash 2 melakukan tugas berat melanjutkan kesuksesan seniornya?

Review Alcatel Flash 2

Spesifikasi Alcatel OneTouch Flash 2
1.3GHz Mediatek MT6753 octa-core processor
2GB RAM
5.0-inches IPS HD display, Dragon Trail glass protection, 1280 × 720 resolution
16GB internal storage, expandable via microSD
13.0-megapixels Samsung ISOCELL camera with Auto Focus, Dual LED and Dual Tone Flash
5.0-megapixels secondary camera with LED Flash
3G, HSPA+, LTE
Dual-SIM, dual LTE
Wi-Fi, Bluetooth 4.0, GPS, aGPS
3,000mAh Li-Ion battery
Android 5.1 Lollipop

Melalui Flash 2, Alcatel membuktikan bahwa mereka memperhatikan fanbase mereka. Kebanyakan keluhan yang muncul pada Flash Plus diperbaiki dalam Flash 2. Meskipun agak sedikit mengkompromikan segi hardware, dengan perubahan-perubahan yang dilakukan, pada akhirnya Flash 2 tetap saja merupakan pembaruan yang luar biasa dari Flash Plus.

Desain
Desain Flash Plus yang terlalu biasa dan merupakan salah satu keluhan utama, kini diperbaiki dalam Flash 2. Meskipun bahan casing Flash 2 masih menggunakan plastik, Alcatel menambahkan sentuhan-sentuhan visual untuk membuat penampilannya lebih premium. Sekeliling tepi Flash 2 dihiasi dengan lis plastik warna silver nan elegan, sementara tombol utama di sisi bawah berwarna hijau yang berfungsi sebagai tombol Home akan memicu tombol-tombol lain untuk menyala. Di sisi depan terdapat kamera 5.0 MP beserta LED flash yang juga bisa digunakan sebagai senter.

Pada sisi kanan Flash 2 terdapat tiga tombol, yakni tombol power, tombol volume, dan tombol kamera. Sisi belakang didekorasi oleh kamera 13.0 MP lengkap dengan dual LED flash, membuat Flash 2 tampak wow saat digunakan untuk memotret. Punggung Flash 2 juga dihiasi dengan tekstur khas, mirip dengan yang ada di Alcatel OnePlus One. Motif warna hijau memanjang hingga ke lensa kamera. Adapun lubang speaker juga dibuat di sisi belakang. Casing belakang dapat dilepas untuk mengakses kedua slot kartu SIM. Baterai berkapasitas 3.000 mAh, tetapi non-removable alias tidak bisa dicabut.

Alcatel menyertakan Flash 2 bersama dengan flip case kulit artifisial. Namun agak disayangkan, tampilan Flash 2 tidak beradaptasi terhadap flip case-nya sebagaimana yang dapat dilakukan beberapa smartphone Android lain.

Layar dan Tampilan
Ukuran layar 5 inci milik Flash 2 sedikit inferior jika dibandingkan dengan layar Flash Plus yang memiliki layar 5,5 inci. Namun, keduanya sama-sama memiliki resolusi HD, sehingga Flash 2 mampu menampilkan gambar lebih tajam daripada Flash Plus. Selain itu, ukuran yang lebih kecil membuat Flash 2 lebih nyaman saat dipegang dengan sebelah tangan.

Perbaikan signifikan juga dilakukan terkait LeWA OS pada Flash Plus. Banyak pengguna yang tidak menyukai Android UI buatan Alcatel tersebut dan lebih menyukai versi orisinil Android. Di Flash 2, LeWA OS benar-benar ditiadakan. Flash 2 seratus persen bekerja menggunakan versi orisinal Android. Bahkan, semua aplikasi yang terinstall dari awal pembelian dapat di-uninstall, sehingga pengguna bebas mengkustomisasi isi Flash 2 sesuai kebutuhan. Langkah berani ini jelas menunjukkan bahwa Alcatel mendengarkan pendapat konsumen.

Artikel menarik:  Review Xiaomi Mijia 360 : Kamera Panoramic 23.88 MP

Hardware
Jika kita membandingkan mesin Flash 2 dengan Flash Plus, terlihat ada penurunan spek. Flash Plus menggunakan prosesor MediaTek MT6752M 1.5 GHz, sedangkan Flash 2 memakai MT6753 1.3 GHz. Selisih clock rate ini tidaklah begitu besar sehingga tidak tampak penurunan kecepatan yang serius pada Flash 2. Penurunan spek yang lebih terasa yakni pada aspek GPU. Flash 2 memasang ARM Mali-T720 GPU yang lebih lambat dari ARM Mali-T760 GPU milik Flash Plus. Tidak mengherankan, Flash Plus lebih baik dalam menangani aplikasi-aplikasi yang graphic intensive, seperti Marvel’s Future Fight dan Asphalt 8. Tetapi, untuk aplikasi yang lebih kasual, Flash 2 tidak mengalami masalah apapun.

Salah satu masalah yang umum dialami smartphone dengan prosesor MediaTek adalah lamanya waktu menyambungkan koneksi dengan satelit GPS dan memperoleh sinyal LTE. Hal ini murni disebabkan karena MediaTek. Hingga MediaTek meningkatkan kualitas antena dan modem mereka, smartphone dengan prosesor Qualcomm akan terus menjadi nomor satu terkait waktu koneksi.

Kamera
Flash 2 menggunakan sensor ISOCELL Samsung untuk kamera belakangnya. Secara umum, hasil jepretan Flash 2 jauh lebih baik dari pendahulunya, terutama di lingkungan yang kekurangan cahaya. Flash 2 menyediakan beberapa pilihan mode fotografi. Kekurangan kamera Flash 2 hanya pada white balance terutama pada kamera depan. Gambar yang diambil dengan kamera depan agak kebiru-biruan. Hal ini sebenarnya dapat diperbaiki dengan mengatur white balance gambar sesudah menjepret, tetapi agak merepotkan bila kita harus meng-edit foto satu per satu.

Baterai
Meskipun kapasitas baterai Flash 2 ‘hanya’ 3.000 mAh, lebih kecil dari Flash Plus, Flash 2 bisa tahan cukup lama dengan sekali charge. Tes PCMark menunjukkan Flash 2 memperoleh skor 7 jam 26 menit. Untuk penggunaan biasa, Flash 2 bisa tahan seharian penuh. Cukup memuaskan.

Kesimpulan
Alcatel Flash 2 jelas menjadi salah satu smartphone dengan nilai terbaik dalam rentang harganya. Semua masalah pada Flash Plus telah diperbaiki di Flash 2. Desain premium dan performa kerja yang cepat menjadi keunggulan utama Flash 2. Meski kameranya bukanlah yang terbaik, namun hasil jepretan Flash 2 tetap cukup memuaskan. Jika Anda hendak mengganti smartphone, hampir tidak ada pilihan sebaik Alcatel Flash 2 dalam rentang harganya.

Harga Alcatel Flash 2
Cek harga terbaik dan termurah dari Alcatel Flash 2 melalui link ini.