RED Hydrogen, Smartphone Hologram Pertama di Dunia

Banyak para ahli teknologi mengira bahwa Apple menjadi vendor pertama yang akan meluncurkan smartphone hologram di dunia. Nyatanya, justru perusahaan lain yang mencetak rekor tersebut. Perusahaan ini ialah RED, vendor pembuat kamera digital profesional yang sering dipakai untuk sineas Hollywood dalam membuat film. Mereka baru saja memperkenalkan ponsel yang memiliki kemampuan hologram yang bertajuk Hydrogen.

RED Hydrogen, Smartphone Hologram Pertama di Dunia

RED mengklaim bahwa Hydrogen merupakan perangkat media holografis pertama di dunia. Bahkan, penggunaannya tidak lagi memerlukan kacamata khusus untuk melihat hologramnya. Fitur andalan tersebut berupa ‘layar holografis’ seluas 5,7 inch yang mampu menampilkan konten 2D konvensional, konten 3D, konten holografis multi-view, dan game interaktif.

Meskipun banyak pihak yang belum tahu pasti dengan apa yang dimaksud dengan kemampuan ‘layar holografis’ itu, namun mungkin berkaitan dengan teknologi AR atau Augmented Reality, Virtual Reality, mixed reality, dan hologram sekaligus.

Menurut pendiri RED, Jim Jannard mengucapkan bahwa teknologi display perusahaannya itu belum pernah ada. Walaupun sulit di deskripsikan, para pengguna dapat merasakan langsung layar hologram tersebut ketika memegang ponsel Hydrogen tersebut. Kemudian, selain layar hologram, Hydrogen juga akan mempunyai sistem aksesoris modular seperti Motorola Moto Z atau Essential Phone, namun fokusnya tetap pada perekaman gambar seperti menjadi spesialisasi RED.

Artikel berhubungan:  Ponsel Nokia OS Android di 2013 = Mustahil?

Selain layar, Hydrogen juga mengedepankan kemampuan audio. Dengan diberikan algoritma khusus, smartphone ini mampu mengonversi suara stereo menjadi 5.1 Surround Sound. Berbicara mengenai aksesoris modular, Hydrogen bisa terkoneksi dengan sejumlah perangkat besutan RED seperti control input, kamera tambahan, dan monitor kamera.

Rencananya, Hydrogen baru akan siap dipasarkan tahun 2018 mendatang. Namun sekarang, RED telah membuka sesi pre-order. Sayangnya, ponsel berbasis Android ini dibanderol cukup tinggi yaitu sebesar 1.195 dollar AS atau sekitar Rp 16 juta untuk versi berbodi aluminium dan 1.595 dollar AS atau setara dengan Rp 21 juta untuk varian berbahan material titanium.

Selain segelintir fitur di atas, bocoran informasi mengenai spesifikasi Hydrogen lainnya masih belum banyak beredar. RED juga mengingatkan konsumen bahwa konfigurasi hardware smartphone tersebut belum final dan dapat berubah sewaktu-waktu.