Perbedaan SSD dan HDD

Teknologi media penyimpanan data komputer saat ini sudah semakin canggih. Setelah fitur CD-ROM mulai ditinggalkan beserta penggunaan cakram CD yang terasa kian kuno, trend penyimpanan disk pun mulai bergeser ke arah yang lebih modern. Tak hanya melulu HDD (hard disk drive), saat ini berbagai perangkat telah mengusung SSD (Solid State Drive) sebagai media penyimpanan yang lebih mumpuni.

Perbedaan SSD dan HDD

HDD
Hardisk Drive sudah dikenal lama sejak puluhan tahun lalu dan digunakan secara luas pada seluruh perangkat komputer yang ada. HDD telah mengalami berbagai perkembangan sejak pertama kali dikenal, dari mulai bentuk, kecepatan hingga kapasitasnya. Saat ini, HDD merupakan media penyimpanan yang termurah dibandingkan dengan media lain yang tersedia.

Prinsip kerja HDD adalah menggunakan magnet untuk menyimpan data melalui plat yang berputar. Umumnya, HDD terdiri dari 2 macam ukuran, yaitu 3.5 inci yang digunakan pada PC desktop dan 2.5 inci yang digunakan pada laptop atau sebagai HD external.

SSD
Teknologi SSD (Solid State Drive) dimulai dari penggunaan secara luas flashdisk yang saat ini sudah mampu mencapai kapasitas yang cukup besar dalam sebuah perangkat yang kecil. Sama halnya dengan flashdisk, pada SSD tidak ada part yang bergerak ketika digunakan (tak seperti HDD yang memiliki plat yang terus berputar). Dengan demikian, SSD akan jauh lebih tahan terhadap goncangan dan kerusakan komponen akibat pemakaian yang kurang aman.

Artikel menarik:  9 User Interface Terbaik untuk Android

Poin Perbedaan SSD & HDD
1. POWER : SSD membutuhkan lebih sedikit power dibandingkan dengan HDD.
2. HARGA : SSD lebih mahal daripada HDD. 1GB berharga sekitar $1 pada SSD, dimana harga tersebut hanya $0.075 pada HDD.
3. KAPASITAS : SSD hanya tersedia hingga 500GB, sementara HDD saat ini sudah tersedia pada ukuran hingga 2 TB.
4. KERJA : SSD tidak menimbulkan suara atau getaran seperti halnya HDD.
5. KECEPATAN : rata-rata SSD memiliki kecepatan hingga 30-40% lebih ngebut dibandingkan HDD.

So, pilih mana SSD atau HDD?