Perbedaan Proxy dan Firewall

Proxy dan firewall adalah dua jenis teknologi yang berkaitan erat ketika berbicara tentang internet. Keduanya memiliki fungsi yang hampir sama, yaitu sebagai penghubung antar jaringan komputer yang membolehkan masuknya paket data untuk diteruskan sampai tujuan. Namun, ada beberapa perbedaan yang dimiliki proxy dan firewall. Perbedaan tersebut antara lain dalam hal tujuan dan fungsi.

Perbedaan Proxy dan Firewall

Berdasarkan tujuan, proxy adalah server yang menyediakan suatu layanan untuk meneruskan permintaan user kepada server lain yang terdapat di internet. Atau dengan kata lain, proxy berperan sebagai penghubung antara komputer dengan internet. Cara kerjanya sederhana, saat user menggunakan layanan proxy dan meminta file yang terdapat di public server, proxy akan meneruskannya ke internet sehingga proxy seolah-olah meminta data tersebut. Ketika proxy telah mendapatlan apa yang diminta oleh user, proxy pun memberikan respon kepada user sehingga proxy seolah-olah merupakan public server-nya.

Sementara itu, firewall adalah sistem yang membolehkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman dan sistem yang menghentikan lalu lintas jaringan yang tidak aman. Tujuan firewall adalah melindungi keamanan jaringan komputer dengan menyaring atau mengontrol paket daya yang melintas keluar-masuk di jaringan komputer. Firewall juga bertujuan menghindari orang yang berwenang untuk membangun koneksi dan memperoleh akses ke jaringan komputer. Berbeda dengan proxy yang memfasilitasi orang untuk mengakses data di internet.

Berdasarkan fungsinya, proxy berperan sebagai penghubung untuk pengambilan data dari suatu alamat IP ke alamat IP lainnya, ataupun kepada IP komputer user. Beberapa proxy dilengkapi firewall yang dapat memblokir satu atau beberapa alamat IP yang tak diinginkan. Proxy juga dilengkapi media penyimpanan data dari suatu web, query, ataupun permintaan akses user. Selain fungsi utama tersebut, proxy dapat menyembunyikan alamat IP, dipakai untuk akses website yang telah diblok oleh ISP, dipakai untuk mem-blok satu atau beberapa website yang tidak dapat diakses, dipakai untuk filter cookies, serta meningkatkan keamanan privacy anggota.

Artikel menarik:  Pengertian Wireless, HotSpot & WiFi

Sedangkan firewall, fungsinya melindungi user atau pengguna dari ancaman atau kegiatan lain yang tak berizin. Kita biasa membatasi dari remote user dan system. Secara perspektif teknis, firewall merupakan pertemuan traffic dalam jaringan komputer dan untuk melewati firewall dibutuhkan hal-hal yang terdapat dalam rule base firewall. Firewall bisa memblok koneksi sehingga dapat dipakai untuk perlindungan jaringan internet. Firewall sering dijumpai sebagai interface pada jaringan publik dan privat. Lebih lanjut, firewall dapat memblokir program yang mencoba untuk mendapatkan akses di komputer. Jika proxy bersifat pengalihan, maka firewall sifatnya pemblokiran.

Semoga bermanfaat!