Perbedaan Google AdWords dan Google AdSense

Sobat Gaptex, apa yang terlintas di pikiran Anda jika mendengar kata “Google”? Sebagian dari Anda pasti menjawab Google adalah raksasa teknologi dan mesin pencari terbaik saat ini. Namun demikian, Google tidak sebatas itu saja karena memiliki banyak cabang bisnis, salah satunya bergerak di bidang jasa periklanan. Google memiliki program yang dinamakan Google AdWords dan Google AdSense untuk memaksimalkan kegiatan advertising.

Perbedaan Google AdWords dan Google AdSense

Google AdWords
Dikutip dari website resminya, Google AdWords adalah program periklanan yang dapat digunakan untuk membuat iklan yang akan muncul pada laman hasil penelusuran Google yang relevan. Relevan di sini artinya sesuai dengan konten suatu halaman website dan jaringan situs web yang menjadi mitra Google.

Sebagai contoh, Anda ingin beriklan produk makanan. Iklan tersebut hanya akan muncul di blog atau website yang memiliki niche seputar kuliner. Atau contoh lain, Anda ingin beriklan produk perawatan kulit, iklan yang dimaksud pun hanya tampil di blog atau website yang ber-niche tentang kesehatan.

Para advertiser atau pengiklan dapat menampilkan iklannya di hasil pencarian Google dan di jaringan situs web yang berhubungan dengan Google. Berdasarkan sasaran yang dituju, Google AdWords lebih efektif dalam pemasaran online. Sistem pembayarannya sendiri ada dua macam, yaitu Pay Per Click (PPC) dan Cost Per Impression (CPI) yang disebut juga Cost Per Thousand Impression (CPM). Secara ringkas, PPC adalah pembayaran yang dilakukan per klik dan CPI/CPM adalah pembayaran yang dilakukan per jumlah kali klik, biasanya per 1000 kali klik.

Google AdSense
Sementara itu, Google AdSense berbeda karena menampilkan iklan Google AdWords di situs web individual. Google selanjutnya akan membayar penayang web untuk setiap iklan yang ditampilkan di situs mereka, berdasarkan klik iklan pengguna atau tayangan iklan, yang juga bergantung pada jenis iklan.

Artikel berhubungan:  6 Tips SEO dari Google

Google AdSense menyediakan cara bagi pemilik blog atau website untuk mendapatkan uang dari konten online mereka. Terlebih dahulu Anda menempelkan kode iklan di situs web dan memilik lokasi penayangan iklan. Google AdSense akan bekerja dengan mencocokkan iklan teks/baris atau iklan bergambar pada situs Anda, berdasarkan konten dan pengunjung.

Iklan tersebut sebelumnya dibuat oleh advertiser yang ingin mempromosikan produk mereka. Para pengiklan menawar dengan harga masing-masing dimana yang tertinggi ditampilkan iklannya di situs Anda. Oleh karena pengiklan membayar iklan yang berbeda dengan harga berbeda pula, maka jumlah yang Anda peroleh dengan pemilik situs lain tidak akan sama.

Bagaimana Cara Memilih antara Google AdWords dan Google AdSense?
Bagi Anda yang ingin menghasilkan profit dari blog atau aktivitas menulis online, biasanya lebih memilih Google Adsense. Sedangkan bagi Anda yang memiliki usaha atau bisnis dan ingin mengembangkannya ke dunia online, biasanya lebih menjatuhkan pilihan pada Google AdWords. Bagi Anda yang memiliki blog atau website dengan niche tertentu, biasanya juga menggunakan Google AdWords karena targetnya lebih spesifik.

Dengan demikian, pertimbangan memilih dilakukan sesuai dengan aktivitas Anda dan tujuan yang ingin dicapai. Sekilas keduanya sama-sama berperan sebagai jasa periklanan, namun secara teknis, keduanya bekerja dengan sistem yang berbeda.

Semoga bermanfaat!