Penyebab dan Cara Mengatasi Printer Macet

Bagi pegawai kantoran, pelajar, atau pengurus organisasi pastinya sudah terbiasa mencetak dokumen atau laporan menggunakan alat printer. Dengan adanya printer, pekerjaan cetak-mencetak laporan pun semakin mudah. Namun, jika tidak hati-hati maka akan membuat printer mengalami masalah seperti macet atau bahkan tidak mau print. Maka dari itu, kami akan menjelaskan beberapa penyebab dan cara mengatasi printer macet atau error.

Pada kesempatan sebelumnya, Anda sudah mengetahui cara mengatasi printer not responding yang bisa atasi dengan melakukan setting ulang dari PC atau laptop. Lain halnya dengan printer macet, mungkin Anda pernah mengalami hal serupa yaitu saat ingin mencetak atau sedang proses mencetak, tiba-tiba printer tidak dapat menarik kertas. Masalah ini memang sering terjadi, namun Anda tak perlu takut printer akan jadi rusak karena masih bisa diatasi dengan beberapa cara khusus.

Mengenal Printer dan Jenis-jenisnya
Printer merupakan alat yang menampilkan suatu data dalam bentuk cetakan, baik berupa teks, gambar, dan grafik di atas kertas. Biasanya, printer terbagi atas beberapa bagian seperti penggetil atau picker, sebagai alat pengambil kertas dari tray. Tray atau baki ini dijadikan tempat menaruh kertas. Kemudian ada tinta atau tinta bubuk (toner) yang menjadi alat pencetak sesungguhnya dalam hal mencetak pada kertas.

Perbedaan antara tinta bubuk dan tinta hanya terletak pada sistem yaitu tinta bubuk atau laser akan membutuhkan pemanasan, sedangkan tinta cair tidak membutuhkan pemanasan dan hanya dilakukan pembersihan pada hulu pencetak (print-head) tersebut. Anda bisa menggunakan tinta ini untuk mencetak di atas kertas, kain, film putih, dan ebonit.

Kemudian ada pula kabel lentur yang berguna untuk pengiriman sinyal dari pengolah pencetak ke tinta atau tinta bubuk. Kabel ini lentur dan tipis, dan juga kuat. Pada bagian belakang  pencetak, biasanya terdapat colokan sejajar atau USB untuk penghubung ke komputer. Berikut ini jenis-jenis printer yang bisa Anda ketahui:

1. Printer Dot Matrix
Printer Dot Matrix adalah printer yang menggunakan pita sebagai alat percetakan. Namun karena menggunakan pita untuk menghasilkan output ke kertas, hasil percetakan printer terlihat agak keras dan kurang bagus.

2. Printer Ink Jet
Printer Ink Jet merupakan alat cetak yang mengAndalkan tinta untuk mencetak. Printer ini sudah banyak tersedia dipasaran saat ini karena mempunyai kemampuan mencetak hingga ukuran kertas yang sangat besar, dengan kualitas sangat baik.

3. Printer Laser Jet
Jenis printer laser jet adalah jenis printer yang metode pencetakannya tinta bubuk atau toner dengan menggunakan perangkat inframerah. Bukan hanya hasil cetak yang lebih bagus jika dibandingkan dengan jenis printer dot matrix ataupun ink jet, printer laser jet juga mempunyai kecepatan pencetakan yang tinggi dan hasil cetaknya lebih cepat kering, layaknya hasil cetak pada mesin fotocopy.

Penyebab dan Cara Mengatasi Printer Macet
Printer termasuk salah satu jenis peripheral komputer yang mempunyai fungsi mencetak dokuman dari komputer ke media kertas dan sebagainya. Dengan menggunakan printer, kita bisa mencetak berbagai gambar, laporan, dan foto. Saat ini, jenis printer yang sering digunakan adalah jenis printer ink jet.

Cara kerja dari printer ink jet adalah menyemprotkan tinta yang berasal dari catridge ke kertas atau media cetak lainnya. Oleh karena itulah, sebaiknya Anda jangan langsung menyentuh hasil cetak karena akan membutuhkan beberapa waktu sebelum tintanya mengering. Di bagian head catridge, terdapat lubang-lubang kecil berdiameter kurang dari 0,1 mm, sehingga sering terjadi penyumbatan.

Pada umumnya, penyumbatan ini dikarenakan oleh tumpukan tinta yang mengering. Penyumbatan ini menyebabkan tinta yang keluar tak stabil, sehingga hasil cetak tampak terputus-putus atau bahkan keluar sama sekali atau tidak dapat mencetak. Selain permasalahan di atas, ada banyak sekali kendala lain yang membuat printer jadi macet.

Berikut ini beberapa penyebab sekaligus cara mengatasi printer macet yang bisa Anda lakukan sendiri di rumah:

1. Kertas Lembab
Sobat Gaptex perlu mengetahui jika kertas yang lembab bisa menyebabkan printer jadi macet. Kertas yang lembab memang kurang baik ditarik printer saat ia beroperasi. Jadi, penting sekali buat kita untuk meletakkan kertas pada tempat yang kering, sehingga saat ingin digunakan, kertas jadi benar-benar kering.

2. Posisi Kertas yang Salah
Sebelum Anda menekan tombol perintah print pada layar komputer, alangkah baiknya jika Anda memastikan  posisi kertas sudah diletakkan dengan benar. kertas yang dalam posisi kurang tepat akan menyebabkan kertas dapat tersangkut di mesin printer. Jika hal ini terjadi, jangan sampai Anda menarik kertas begitu saja dari mesin printer. Oleh karena itu, bacalah buku petunjuk printer Anda.

3. Mengatur Kecepatan Printer menjadi Fast Printer
Alih-alih ingin bekerja lebih cepat dan penggunaan tinta yang super irit, sehingga Anda menyetel printer pada mode fast printer. Memang settingan ini akan membuat kinerja printer menjadi lebih cepat dan lebih menghemat tinta. Namun ada kekurangannya yaitu hasil cetak printer lebih tipis dari kecepatan printer stAndar.

Artikel menarik:  5 Tips Mempercepat Pengisian Baterai Smartphone

Bukan hanya itu, kemungkinan besar kertas bisa tersangkut saat ditarik oleh printer. Satu-satunya cara yang bisa Anda lakukan ialah menyetel kecepatan printer pada posisi stAndar saja, dengan demikian, kualitas cetak pun menjadi lebih baik dan tidak ada kertas yang tersangkut.

4. Putusnya Koneksi Printer ke Komputer
Koneksi printer ke komputer bisa terputus  karena disebabkan oleh printer kabel USB yang menyambungkan antar keduanya mengalami kendala. Oleh karena itu, periksa kabel USB tersebut, apakah kabel data dalam keadaan baik atau tidak. Periksa kembali pemasangan kabel data, Anda bisa memastikan kabel sudah terpasang dengan benar.

5. Driver Printer Bermasalah
Driver printer yang bermasalah juga bisa menimbulkan permasalahan pada proses pengiriman data dari komputer ke printer, sampai terputusnya koneksi printer. Namun, pastikan terlebih dahulu bahwa driver printer sudah terpasang, karena jika driver belum terpasang, maka printer tidak akan bisa digunakan. Setelah itu, periksa kondisi driver, dengan mencoba menjalankan  software tersebut. Anda juga dapat mencoba menginstall ulang driver untuk meyakinkan bahwa driver printer yang terinstall tak bermasalah.

6. Tinta Habis
Apabila tinta habis, maka printer tidak akan bisa mencetak dokumen. Printer memang masih berjalan, namun tidak akan ada tulisan maupun gambar yang tercetak pada kertas. Maka dari itu, Anda perlu mengingat kapan terakhir kali mengisi tinta, dan segera isi kembali jika merasa tinta printer sudah habis.

Untuk lebih pastinya, Anda bisa langsung mengecek tinta dalam catdrige. Kalau head catdride dalam keadaan kering kemungkinan tinta memang habis. Kemudian, Anda bisa menggunakan tinta infuse agar lebih mudah melakukan pengecekan, hanya tinggal melihat isi tabung tinta printer Anda. Namun, sebaiknya isi kembali tinta sebelum habis maupun isi tinta sekitar 20 persen untuk membuat catridge lebih awet.

7. Catridge Kotor
Printer macet bisa jadi karena catridge dalam keadaan kotor, sehingga akan menyebabkan hasil cetakan bergaris atau putus-putus. Untuk mengatasinya, Anda dapat mencoba melakukan head cleaning terlebih dahulu. Caranya yaitu jalankan aplikasi maintenance printer pada laptop atau komputer, kemudian klik head cleaning. Lakukan sebanyak dua atau tiga kali proses ini, baru periksa hasilnya. Apabila masih belum teratasi, Anda dapat melepaskan catridge dari printer, dan lakukan pembersihan head catridge secara manual dengan membersihkan pakai tisu bersih.

8. Tinta Kering
Kondisi tinta yang sudah kering akan memicu tersumbatnya lubang penyemprotan tinta pada head catridge, yang membuat printer macet  atau gagal untuk mencetak dokumen. Untuk menghadapi masalah ini, Anda bisa mencoba melakukan deep cleaning terlebih dahulu, atau bisa juga dengan mengatasinya secara manual. Cukup lepaskan catridge dari printer. Namun, Anda perlu berhati-hati, jangan sampai memegang chip pada catridge.

Setelah itu, siapkan air hangat dalam mangkok, kemudian celupkan ujung catridge ke dalamnya. Ingat, jangan sampai air sampai menyentuh chip. Lalu, goyangkan catridge beberapa kali hingga tinta pada catridge sudah mencair. Lakukan hal ini sampai berkali-kali dengan menggunakan air yang baru (ganti airnya). Kemudian, Anda bisa mengangkat dan mengeringkan catridge dengan tisu atau kain halus yang bersih. Pastikan catridge benar-benar kering sebelum Anda memasangnya kembali ke dalam  printer.

9. Paper Jam
Paper jam disebabkan oleh adanya kertas atau benda lain yang mengangkut didalam printer.  Untuk mengatasi masalah ini, Anda perlu mengeluarkan kertas yang tersangkut tersebut. Pertama matikan printer dan lepaskan kabel power serta kabel data yang terhubung dengan printer.

Buka casing atau penutup bagian atas printer, kemudian buka pemisah kertas. Pegang kertas yang tersumbat dan tarik pelan hingga seluruh bagian kertas keluar. Kembalikan pemisah kertas ke posisi semula, lalu pasang kembali tutup atau casing printer. Tersangkutnya kertas biasanya terjadi jika kertas dalam keadaan keriting atau menempel dengan kertas lain.

10. Roll Penarik Kertas Rusak
Macetnya printer juga dapat berasal dari rusaknya roll atau roda penarik kertas. Hal ini bisa jadi, karena adanya gangguan yang menyebabkan kemampuan roll melemah. Untuk mengatasinya, pertama periksa terlebih dahulu apakah terdapat gangguan pada roll, misalnya ada benda yang menyangkut di roda penggerak, sehingga roda tidak dapat bekerja.

Anda bisa mengeceknya dengan membuka cover printer, dan memeriksa jalur masuk dan keluar kertas. Perhatikan pula apakah terjadi kerusakan pada roll, misalnya pengaitnya patah atau lainnya. Jika roll memang rusak, mau tidak mau Anda harus menggantinya.