Seputar Tekno

Pengertian System on a Chip (SoC)

Sobat Gaptex, Anda pasti pernah membaca istilah SoC, terutama ketika membaca artikel mengenai gadget-gadget keluaran terbaru. SoC belakangan ini semakin populer digunakan oleh para vendor dalam berbagai produk smartphone dan tablet. Apa sebenarnya SoC itu?

Pengertian System on a Chip (SoC)

SoC atau System on a Chip, merupakan sebuah integrated circuit yang berisi semua sirkuit dan komponen yang dibutuhkan oleh suatu sistem elektronik dalam satu chip individual. Anda dapat membandingkan SoC dengan sistem komputer tradisional untuk melihat perbedaan arsitekturnya. Di dalam sistem komputer tradisional terdapat beragam macam komponen yang berbeda, seperti prosesor, kartu grafis, dan kartu audio, yang saling terhubung melalui bus-bus yang berbeda yang disediakan di motherboard. Sementara, SoC menggabungkan kesemua komponen tersebut dalam satu chip saja.

Keuntungan utama dari penggunaan System on a Chip ialah kebutuhan ruang fisik yang jauh lebih kecil buat sebuah sistem. Dengan menggabungkan beberapa komponen, SoC dapat digunakan untuk membuat sistem yang berfungsi secara penuh dengan ukuran yang lebih minimalis daripada menggunakan rancangan tradisional.

Banyak contoh smartphone, tablet, hingga peralatan wearable seperti jam tangan cerdas (smartwatch) yang memanfaatkan SoC. Sebuah SoC jam tangan cerdas dapat berisi CPU utama, prosesor grafis, ADC, DAC, flash memory, serta voltage regulator. Menarik memang, kesemua komponen tersebut bisa muat di dalam sebuah chip berukuran kira-kira seperempat inci.

Artikel menarik:  11 Aplikasi Android Pengusir Nyamuk

Akan tetapi, ukuran mini SoC juga menjadi kelemahan besar. Karena semua komponen dikompres ke dalam satu integrated circuit, ukuran kapasitas mereka pun terbatas. Kapasitas memori dan kekuatan pemrosesan data SoC berada sedikit di bawah level komponen individualnya. Kecepatan clock sebuah SoC bisa jadi masih dibawah kecepatan clock chip prosesor dengan harga yang sama.

Sebagai contoh, sebuah komputer desktop high-end dengan kartu grafis dedicated dan SSD sudah pasti dapat mengungguli performa smartphone yang menggunakan SoC dari generasi yang sama. Meskipun, berkat kemajuan teknologi mobile processing, smartphone modern kini mampu memberikan performa yang serupa dengan komputer high-end beberapa tahun lalu.