Pengertian OpenStack

OpenStack adalah suatu projek open source untuk platform cloud computing. Secara sederhananya, OpenStack merupakan platform untuk komputasi awan dari berbagai macam tipe cloud. OpenStack ini dirancang khusus untuk di implentasikan sehingga mudah diperbesar kapasitasnya atau massively scalabe dan kaya akan fitur-fitur. Para ahli teknologi komputasi awan dan pengembang dari seluruh dunia mulai membentuk OpenStack project.

Pengertian OpenStack

OpenStack memungkinkan perusahaan atau developer untuk membangun dan menawarkan layanan komputasi awan (cloud computing) dengan memanfaatkan perangkat lunak open souce yang bebas dengan hardware standar. Fungsi utamanya bertindak sebagai infrastruktur di layanan laaS (Infrastructure as a Service) yaitu software bebas dan open source yang dirilis di bawah naungan lisensi Apache 2.0, yang mampu memberikan kebebasan untuk siapa saja untuk memanfaatkannya untuk keperluan apa saja.

Project OpenStack dikelola oleh OpenStack Foundation, yaitu sebuah entitas perusahaan non-profit yang dibangun pad September 2012 silam untuk mempromosikan software OpenStack kepada masyarakat luas. Lebih dari 200 perusahaan di tahun berikutnya yang bergabung bersama OpenStack Foundation, mulai dari Arista Networks, AT&T, Canonical, Brocade Communications Systems, Cisco, Dell, EMC, Ericsson, F5 Networks, HP, Groupe Bull, Intel, NetApp, Rackspace, NEC, Red Hat, SUSE Linux, VMWare, Yahoo!, dan masih banyak lagi.

Artikel berhubungan:  BBM Untuk Gingerbread Resmi Mendarat

Teknologi OpenStack tersebut terdiri dari serangkaian proyek yang saling terkait dengan mengontrol gabungan dari pengolahan, penyimpanan, serta jaringan sumber daya lintas pusat data. OpenStack memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengatur semuanya melalui dashboard berbasis web, lalu perangkat perintah baris dan melalui RESTful API.

OpenStack terbagi menjadi 2 yaitu OpenStack Storage dan OpenStack Computer OpenStack Storage yaitu software yang membangun objek storage yang redunsi, skalabel dengan memakai clusters dari segudang server biasa sehingga mampu memungkinkan kapasitas penyimpanan data yang tak terhingga. Sedangkan OpenStack Computer merupakan software untuk membangun serta mengolola virtual private server secara skala bebas dan otomatis. Selain itu, service yang membentuk arsitektur OpenStack ialah dashboard, computer, networking, object storage, telemetry, orchestration, dan database service.