Seputar Tekno

Pengertian MySQL

Apakah pengertian MySQL? Istilah ini menjurus pada salah satu penerapan teknologi jaringan komputer pada sistem manajemen berbasis data atau RDBMS. User yang menggunakan aplikasi MySQL bisa leluasa dan bebas dalam menjalankannya. Meskipun aplikasi ini didistribusikan secara gratis, tetapi penggunanya tidak diperbolehkan untuk membuat produk turunan dari MySQL untuk dikomersialkan. Software MySQL merupakan turunan terbaru dari produk sebelumnya yaitu SQL.

Pengertian MySQL

Dasar kerjanya sama dengan MySQL, tetapi SQL tidak mempunyai fitur selengkap MySQL. SQL atau Structured Query Language bekerja untuk mengolah data seperti seleksi data dan analisis data lain yang dikerjakan menjadi semakin mudah di MySQL.

Keunggulan aplikasi atau software pengolah data DBMS bisa kita lihat dari cara kerja software tersebut. MySQL cukup optimal dalam menjalankan macam-macam perintah dari pengguna ataupun beberapa aplikasi lain yang mengambil fungsi SQL dalam menjalankan aplikasinya. Saat ini banyak aplikasi berbasis data yang menggunakan fasilitas MySQL dalam program analisis datanya. Mulai dari aplikasi akuntansi maupun software transaksional. Dalam hal penerapan aplikasi berbasis data non-transaksional, MySQL bisa dibilang cukup handal dibanding aplikasi basis data lainnya yang menjadi pesaing utama.

Sedangkan untuk aplikasi analisis berbasis data transaksional lebih baik menggunakan aplikasi yang lebih mumpuni dalam bidang akun transaksional. Karena kecepatan dalam menganalisis data transaksional MySQL kurang reliable sehingga tidak bisa bekerja secara cepat dibanding analisis non-transaksional.

Penggunaan MySQL
MySQL ditulis dalam C dan C ++. Parser SQL-nya ditulis dalam yacc, tapi menggunakan penganalisis leksikal rumahan. MySQL telah bekerja pada banyak platform sistem, termasuk AIX, BSDi, FreeBSD, HP-UX, eComStation, i5/OS, IRIX, Linux, macOS, Microsoft Windows, Novell NetWare, NetBSD, OpenBSD, OpenSolaris, OS/2 Warp, QNX, Oracle Solaris, Symbian, SunOS, SCO UnixWare, SCO OpenServer, Sanos dan Tru64. Bahkan, port MySQL untuk OpenVMS juga ada.

Perangkat lunak server MySQL itu sendiri dan perpustakaan klien menggunakan distribusi lisensi ganda. Mereka lalu ditawarkan di bawah GPL versi 2, mulai tanggal 28 Juni 2000 (yang pada tahun 2009 telah diperpanjang dengan pengecualian lisensi FLOSS) atau untuk menggunakan lisensi proprietary.

Dukungan MySQL bisa didapat dari manual resmi. Dukungan gratis juga tersedia di berbagai saluran dan forum IRC. Oracle, selalu perusahaan yang menaungi MySQL juga menawarkan dukungan berbayar melalui produk MySQL Enterprise-nya. Mereka berbeda dalam lingkup layanan dan harga. Selain itu, sejumlah organisasi pihak ketiga hadir untuk memberikan dukungan dan layanan, termasuk MariaDB dan Percona.

MySQL telah menerima banyak ulasan positif, dan beberapa pengulas mengatakan bahwa MySQL “berkinerja sangat baik dalam kasus rata-rata” dan juga “antarmuka pengembang ada di sana, dan dokumentasi (belum lagi umpan balik di dunia nyata melalui situs Web dan sejenisnya) sangat, sangat bagus “. Hal ini juga telah diuji untuk menjadi server database sql yang cepat, stabil dan benar multi-user, multi-threaded.

Sejarah MySQL
MySQL awalnya dibuat pada tahun 1979, oleh Michael “Monty” Widenius, seorang programmer komputer Swedia. Monty mengembangkan sistem database sederhana yang disebut UNIREG yang menggunakan koneksi mesin database ISAM tingkat rendah dengan pengindeksan. Saat itu Monty bekerja untuk sebuah perusahaan bernama TcX di Swedia.

TcX pada tahun 1994 mulai mengembangkan aplikasi berbasis web, dan berencana menggunakan UNIREG sebagai sistem database. Sayangnya, UNIREG tidak cocok untuk database dinamis seperti web.

Kemudian, TcX terus mencoba mencari alternatif sistem database lain, salah satunya adalah mSQL (miniSQL). Namun versi mSQL 1 juga memiliki kelemahan, yaitu tidak mendukung pengindeksan, jadi kinerjanya tidak terlalu bagus.

Untuk meningkatkan kinerja mSQL, Monty mencoba menghubungi David Hughes (programmer yang mengembangkan mSQL) untuk menanyakan apakah dia tertarik untuk mengembangkan sebuah konektor di mSQL yang dapat dihubungkan dengan UNIREG ISAM untuk mendukung pengindeksan. Tapi saat itu Hughes menolak, dengan alasan bahwa pihaknya sedang mengembangkan teknologi pengindeksan independen untuk mSQL versi 2.

Artikel menarik:  Pengertian Bahasa Pemrograman

Karena penolakan tersebut, David Hughes, TcX (dan juga Monty) akhirnya memutuskan untuk merancang dan mengembangkan konsep sistem database baru mereka sendiri. Sistem ini merupakan kombinasi dari UNIREG dan mSQL (kode sumbernya bisa bebas digunakan). Jadi pada bulan Mei 1995, sebuah RDBMS baru, yang disebut MySQL dilepaskan.

David Axmark dari Detron HB, mitra TcX menyarankan agar MySQL ‘dijual’ dengan model bisnis baru. Dia mengusulkan agar MySQL dikembangkan dan dirilis secara gratis. Penghasilan perusahaan kemudian dapat dijual dari layanan “dukungan” kepada perusahaan yang ingin menerapkan MySQL. Konsep bisnis ini sekarang dikenal dengan Open Source.

Pada tahun 1995 juga, TcX mengganti namanya menjadi MySQL AB, dengan Michael Widenius, David Axmark dan Allan Larsson sebagai pendirinya. Judul “AB” di belakang MySQL, singkatan dari “Aktiebolag”, istilah PT (Perseroan Terbatas) untuk perusahaan Swedia.

Beberapa fitur dan kemampuan lain dari MySQL bisa dilihat dari uraian di bawah ini:
– Software gratis atau open source
– Sebagai software gratis, maka siapapun bisa mengunduh perangkat lunak ini.
– Multi user, yang berarti bisa digunakan oleh beberapa pengguna dalam satu waktu
– MySQL bisa digunakan dalam waktu yang bersamaan dan tidak menghambat kinerjanya. Hal ini juga berlaku pada perangkat jaringan komputer lokal maupun internet.
– Keragaman data
– Memiliki fungsi dan operator secara penuh dalam mendukung perintah where dan select dalam query
– Program MySQL memiliki aneka macam perintah data. Sehingga perangkat lunak ini sangat sesuai untuk kebutuhan Anda. Beberapa macam data yang terdapat pada MySQL antara lain: text, date, time stamps, float, double, char, varchar, blob, dan sebagainya.
– Support field yang dijadikan index, maksimal 32 index dalam satu tabel
– MySQL mempunyai struktur tabel lebih fleksibel dalam hal ALTER TABLE daripada DBMS lainnya.

Kelebihan MySQL
– Berlisensi GPL dan Multi Platform.
– Bisa diintegrasikan dengan beberapa bahasa pemrograman, misalnya .Net, Java, Python, Perl yang merupakan bahasa pemrograman paling dominan antar pemrogram.
– Menunjang ODBC untuk sistem operasi Windows sehingga aplikasi bisa berjalan di windows.
– Dapat berjalan pada spesifikasi hardware yang rendah karena lebih hemat resource memory (dibanding database lainnya) sehingga mudah digunakan untuk bahan belajar.
– MySQL bisa mendeteksi pesan kesalahan klien dengan memanfaatkan lebih dari 20 bahasa meskipun bahasa indonesia belum disertakan.

Kekurangan MySQL
– Banyak yang mengaku kekurangan dukungan untuk pemrograman Visual atau Desktop, sehingga hanya sedikit yang menggunakannya untuk aplikasi visual.
– Karena lisensi GPL, MySQL akan sulit mendapatkan pembaruan untuk masalah yang mendesak, sehingga perusahaan skala menengah ke atas lebih menyukai lisensi dengan dukungan RDBMS seperti Oracle dan MS SQL Server
– Sangat meragukan dalam penanganan data berskala besar, karena ada beberapa pendapat yang pro dan kontra terhadap kemampuan MySQL dalam mengolah data besar.

Keunggulan lain yang bisa didapati pada aplikasi ini adalah memiliki perlindungan keamanan hingga beberapa lapis, sistem tersebut juga telah meliputi password yang bisa terenkripsi.

Demikian pengertian MySQL dan beberapa keunggulan yang terdapat pada aplikasi berbasis data tersebut.