Pengertian & Fungsi CC & BCC Pada Email

Sobat Gaptex, pada saat mengirimkan email Anda pasti kerap melihat kolom CC & BCC selain kolom email penerima yang hendak Anda tuju. Nah, jika selama ini Anda kerap membiarkan saja kolom-kolom tersebut kosong karena tidak tahu fungsinya, maka pada posting ini kita akan membahas kedua kolom tersebut secara lengkap agar Anda dapat menggunakannya di kemudian hari jika diperlukan.

Pengertian & Fungsi CC & BCC Pada Email

CC
CC merupakan singkatan dari carbon-copy. Di Indonesia, mungkin istilah CC sering digambarkan sebagai “tembusan”. CC merupakan penerima email pasif, dimana email yang Anda kirimkan kepada seseorang (atau lebih) akan juga terkirim kepada email yang Anda masukkan dalam kolom CC agar si CC mengetahui email tersebut. Baik penerima email maupun CC, kedua pihak ini akan saling mengetahui satu sama lain alamat email sebagai penerima aktif & pasif. COntoh praktis penggunaan kolom CC adalah untuk pihak terkait, saksi dan alin sebagainya.

Artikel berhubungan:  Apa itu Forex [Foreign Exchange] Trading?

BCC
BCC merupakan singkatan dari Blank carbon copy. Bedanya dengan CC adalah, email penerima BB tidak diketahui oleh penerima maupun CC. Yang mengetahui pengiriman dan penerimaan email hanyalah pengirim dan email BB saja. Secara ringkas, BCC adalah salinan email yang dikirimkan kepada email yang alamatnya tidak muncul di pesan.

Dalam penggunaan email sebagai sarana komunikasi formal, kedua kolom CC dan BCC merupakan hal yang penting. So, dengan mengetahui fungsinya, maka Anda dapat memanfaatkan kedua kolom tersebut sebagaimana mestinya.

Sudah tidak gaptex lagi, kan?