Seputar Tekno

Pengertian Boot Komputer

Sobat Gaptex, kita kembali lagi ke serial pengertian kita. Kali ini, kita akan membahas tentang pengertian boot komputer. Pasti Anda kerap mendengar istilah “boot process” atau “booting” ketika berurusan dengan komputer. Kedua istilah tersebut memiliki akar kata “boot”. Jadi, apa persisnya yang dimaksud dengan boot pada komputer?

Pengertian Boot Komputer

Kata “boot” dapat diartikan secara kasar ke dalam Bahasa Indonesia sebagai “memulai”. Ketika Anda melakukan boot sebuah pertandingan sepak bola, Anda menendang bola kepada seorang rekan tim di garis tengah lapangan. Ketika Anda melakukan boot komputer, Anda cukup menyalakan CPU. Menendang komputer Anda sangat tidak direkomendasikan, meski terkadang dalam beberapa kasus hal itu mungkin sangat ingin Anda lakukan. Jadi, melakukan boot komputer berarti menyiapkan dan menyalakan komputer.

Begitu komputer dinyalakan, komputer memasuki “boot process” alias tahap booting. Dalam tahap ini, mula-mula prosesor masuk dalam keadaan reset dan semua register prosesor dikosongkan. Komputer melakukan pemuatan instruksi startup dari ROM, yakni program BIOS (Basic Input Output System). BIOS akan melakukan proses POST (Power-On Self Test).

Artikel menarik:  11 Aplikasi Android Pengusir Nyamuk

Dalam proses tersebut, BIOS memeriksa semua memori dan device yang terhubung dengan sistem komputer apakah terdapat error atau tidak. Kemudian, BIOS akan melakukan loading sistem operasi dari disk boot. Disk boot adalah disk yang digunakan untuk menyimpan software dan file-file sistem operasi. Disk boot biasanya berupa suatu hard drive internal, tetapi dapat pula berupa hard drive eksternal, CD, DVD, atau bahkan sebuah floppy disk. Sering kali, sistem operasi komputer diinstal di drive C, sehingga drive C menjadi disk boot-nya. Setelah software sistem operasi berhasil dimuat, tahap booting selesai, dan sistem komputer siap untuk digunakan.

Semoga bermanfaat!