Palestina Hilang dari Google Maps?

Sejak awal pekan bulan Agustus 2016, dunia maya sedang heboh dengan hilangnya negara Palestina dari peta dunia yang ditampilkan Google Maps. Sebagai raksasa teknologi terbesar di dunia, terasa janggal jika aplikasi sekelas Google Maps tidak mampu menjangkau negara yang tengah berkonflik dengan Israel tersebut. Terlebih lagi, Google Maps menjadi rujukan utama hampir semua orang dari berbagai kalangan untuk mencari tahu berbagai lokasi di seluruh penjuru dunia.

Palestina Hilang dari Google Maps

Sebenarnya, memang tidak ada Palestina di Google Maps sejak tahun 2010. Sudah sekitar enam tahun, Google memang tidak menyertakan nama Palestina di Maps-nya. Ketika mengetik “Palestina” atau “Palestine” di kolom pencarian Google Maps, pengguna akan diarahkan ke sebuah wilayah di Timur Tengah. Tampak di sana, negara Lebanon, Syiria, Yordania, dan Israel. Tidak ada Palestina, meskipun penjelasan mengenai negara Palestina ditampilkan di sana.

Ketika dilakukan zoom in di peta tersebut, muncul kota-kota yang berada di wilayah Palestina, seperti Khan Yunis, Hebron, Jericho, Nablus, dan Ramallah, termasuk Gaza dan Jerussalem. Sebagaimana diketahui, Jerussalem adalah ibukota dari negara Palestina. Akan tetapi, baik langkah zoom in maupun zoom out yang dilakukan, tetap tidak muncul tulisan atau nama Palestina. Dengan kata lain, Palestina tidak sepenuhnya hilang, namun tidak ditampilkan keterangannya di peta.

Artikel berhubungan:  Xiaomi Rilis Perangkat Terbaru Mi VR Play 2

Sebagai perbandingan, dilakukan pencarian terhadap negara-negara kecil di dunia, seperti Vatikan, Monako, Maldives, Nauru, dan Singapura. Dan hasilnya, saat dilakukan zoom in dan zoom out, kelima negara tersebut tetap bisa ditemukan di Google Maps. Pemberitaan hilangnya Palestina dari Google Maps sendiri berawal dari protes yang dilakukan oleh Palestine Journalist Forum pada tanggal 25 Juli 2016 yang menemukan bahwa tidak ada tulisan Palestina di layanan peta digital tersebut.

Kasus lama ini segera mencuat kembali. Seperti diketahui bersama, Google adalah perusahaan teknologi milik Amerika Serikat yang bergerak di bidang jasa dan produk internet, yang meliputi teknologi pencarian, komputasi web, perangkat lunak, dan iklan daring. Sebelumnya pada tahun 2013, Google pernah mengganti nama “Palestinian Territories” menjadi “Palestina” di semua layanan miliknya. Hingga hari ini, belum ada tanggapan resmi yang dikeluarkan oleh Google terkait hilangnya Palestina dari Google Maps.