Berita

Oppo Raih Peringkat 8 Dunia Dengan Penjualan 50 Juta Unit

Oppo sedang berbahagia atas kesuksesannya pada tahun 2015 lalu. Vendor smartphone asal Tiongkok ini tengah merasakan manisnya peningkatan keuntungan yang mereka raih di tahun 2015. Kesuksesan Oppo di tahun 2015 terbukti dari keberhasilan mereka menjual perangkatnya sebanyak 50 juta unit. Tidak hanya itu, Oppo juga mengalami peningkatan keuntungan sebesar 67% jika dibandingkan dengan tahun 2014. Bagaimana Oppo tidak berbangga hati setelah mengalami keberhasilan yang luar biasa itu?

Oppo Raih Peringkat 8 Dunia Dengan Penjualan 50 Juta Unit

Berbagai usaha dari pihak Oppo dalam melakukan kampanye marketing serta melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan, khusunya di Tiongkok, menuai hasil yang sangat memuaskan. Bahkan vendor smartphone yang tengah sukses ini berhasil menembus peringkat ke 8 atas penjualan mereka di tahun 2015 untuk skala dunia. Ditambah lagi, dengan keberhasilan mereka menduduki peringkat pertama di Tiongkok dengan kampanye fitur VOOC-nya yang berslogan “Charge for Five Minutes, Talk for Two Hours”. Sungguh prestasi yang patut diacungkan dua jempol.

Tiongkok merupakan salah satu negara penyumbang pemasukan dengan total penjualan 27,9% untuk penjualan secara offline. Angka yang didapat tersebut didapat atas penjualan perangkat smartphone Oppo dengan rentang harga mulai dari 300 hingga 450 USD (4 sampai 6 juta rupiah). Berdasarkan penelitian SINO MR Tiongkok, menyebutkan bahwa smartphone Oppo entry level dan mied-end adalah yang terlaris di pasar Tiongkok. Hal tersebut diterbitkan oleh Oppo pada saat pres rilis mereka.

Artikel menarik:  WhatsApp Business Resmi Tersedia di Indonesia

Oppo sedang merencanakan strategi terbaik mereka untuk merajai pasar tak hanya di Tiongkok, tetapi juga diluar kandang mereka. Oppo berharap dapat mengulangi kesuksesannya itu di tahun 2016 ini. Mereka telah mengambil langkah awal dengan menelurkan F1 yang dikabarkan akan hadir di tanah air Februari mendatang.

Akankah tahun ini Oppo akan mendulang kesuksesan yang sama? Atau bahkan lebih besar dari 2015 lalu? Kita tunggu saja kabar selanjutnya.