Microsoft PHK 12.500 Karyawan Ex Nokia + Seri Asha

Pembelian Nokia oleh Microsoft beberapa waktu lalu akhirnya memiliki buntut yang kurang mengenakkan. Dalam rilis terbaru, dikabarkan bahwa Microsoft melakukan PHK sebanyak 18.000 karyawannya. Diantara jumlah yang super banyak itu, terdapat 12.500 pegawai yang merupakan karyawan Ex Nokia. Ini merupakan jumlah PHK terbesar sepanjang sejarah Microsoft.

Microsoft PHK 12.500 Karyawan Ex Nokia

Pasca mengakuisisi Nokia, Microsoft memang ketiban lebih kurang 32 ribu karyawan, hingga keseluruhan jumlah karyawan Microsoft saat ini capai 127 ribu. Sebelumnya th. 2009 Microsoft sempat mem-PHK 5. 800 karyawannya.

Saham Microsoft naik 3, 3% pada $ 45, 55 dalam perdagangan pra-pasar. Secara umum, investor nampaknya suka dengan kemampuan CEO baru Microsoft, Satya Nadella. Saham Microsoft naik 25% mulai sejak Nadella mengambil alih kendali perusahaan.

Kematian Nokia Asha
Tak hanya memecat sebagian besar karyawan Ex Nokia saja, Microsoft juga akan ‘memecat’ Nokia Asha setelah sebelumnya berencana untuk menghentikan perkembangan Nokia X. Dalam memo internal yang didapat media teknologi The Verge, Jo Harlow sebagai Head of Microsoft Smart Devices menyebutkan bahwasanya jenis Asha, fitur phone berbasis S40, serta Nokia X bakal diarahkan jadi maintenance mode, serta service support untuk piranti yang ada sekarang ini bakal dimatikan dalam 18 bln. ke depan.

Baca Juga :  WhatsApp dan Centang Biru

Walau belum ada pengumuman resmi masalah berakhirnya jenis Nokia Asha, Microsoft memang terindikasi akan konsentrasi seutuhnya pada hp Windows Phone. Ini juga sebagai argumen dimatikannya Nokia X yang berbasis Android.

Harga Windows Phone akan makin ditekan untuk menyaingi Android yang merajai pasar smartphone kelas bawah. Sedang hp Windows Phone kelas atas akan terus digalakkan.

Well, kita tunggu saja performa CEO anyar Microsoft itu ya.

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part