Seputar Tekno

Mengenal Gateway Dalam Jaringan

Jika sebuah komputer yang akan terhubung dengan komputer lainnya, baik itu mengirimkan dan menerima data, maka data tersebut harus melewati sebuah gateway terlebih dahulu. Lantas apa itu gateway? Kenapa data kita harus melewati gateway terlebih dahulu? Untuk itu, di kesempatan kali ini kami akan mengajak Sobat Gaptex untuk mengenal gateway dalam jaringan, sehingga bisa menambah pengetahuan Anda di bidang teknologi.

Pengertian Gateway
Gateway atau dalam bahasa Indonesianya gerbang jaringan merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer lainnya yang menggunakan berbagai peraturan komunikasi. Alhasil, informasi dari satu jaringan komputer dapat dialirkan ke jaringan komputer lain dengan berbagai peraturan jaringan. Seiring internet menyebar, gateway jaringan sering bergeser. Tak jarang juga para pemula menyamakan gateway dengan router, yang sebenarnya itu tidak benar.

Terkadang, gateway digunakan untuk menggambarkan perangkat yang menghubungkan jaringan komputer besar dengan jaringan komputer besar lainnya. Hal ini muncul karena sering terjadi perbedaan dalam aturan komunikasi di jaringan komputer yang terjadi hanya pada tingkat jaringan komputer yang besar.

Istilah gateway mengacu pada perangkat keras atau perangkat lunak yang menjembatani dua aplikasi atau jaringan yang tidak kompatibel, sehingga data bisa ditransfer antar komputer yang berbeda. Salah satu contoh penggunaan gateway adalah pada email, jadi pertukaran email bisa dilakukan pada sistem yang berbeda. Host yang digunakan untuk mengalihkan lalu lintas jaringan dari satu jaringan ke jaringan lainnya, juga digunakan untuk melewatkan lalu lintas jaringan dari satu protokol ke protokol lainnya. Oleh karena itu, gateway digunakan untuk menghubungkan dua jenis jaringan komputer dengan arsitektur yang sama sekali berbeda. Jadi gateway lebih kompleks dari bridge.

Gateway bisa diaplikasikan antara lain untuk menghubungkan IBM SNA dengan DNA digital, atau LAN dengan WAN. Bisa dikatakan, kegunaan utama gateway yaitu sebagai konversi protokol yang membuat dua arsitektur jaringan komputer yang berbeda dapat berkomunikasi. Gateway juga bisa diartikan sebagai komputer yang memiliki minimal dua buah antarmuka jaringan untuk menghubungkan dua buah jaringan atau lebih.

Di Internet, sebuah alamat dapat dicapai melalui gateway yang menyediakan rute ke arah mana yang harus dilalui sehingga paket data sampai ke tujuan. Kebanyakan gateway menjalankan routing daemon (program yang secara dinamis memperbarui tabel routing). Oleh karena itu, gateway juga biasanya berfungsi sebagai router.

Kegunaan Gateway
1. Berguna untuk Konversi Protokol
Karena gateway menjadi perangkat penghubung antara dua komputer dengan protokol yang berbeda, maka jika kedua komputer ingin terhubung satu sama lain, ini telah menjadi fungsi gateway agar sesuai untuk dapat saling terhubung. Jaringan gateway bisa dioperasikan pada tingkat manapun yang ada pada model lapisan OSI (Open System Interconnection). Untuk mengubah protokol, gateway memanifestasikannya dalam perangkat lunak.

Artikel menarik:  11 Aplikasi Android Pengusir Nyamuk

2. Memfasilitasi Akses terhadap Informasi
Fungsi Gateway memungkinkan pengguna untuk mendapatkan akses terhadap informasi, karena kedua komputer tersebut terhubung dan siap untuk bertukar data atau informasi. Tanpa Gateway, pertukaran data antara dua protokol komputer yang berbeda tidak akan mungkin dilakukan.

3. Berbagi Hardware
Bagi perangkat keras dalam hal ini misalnya untuk printer server. Jika di kantor atau jaringan lain ada satu printer yang ingin digunakan bersamaan, maka aplikasinya bisa menggunakan sistem gateway.

4. Pengaturan Keamanan Dan Data
Dengan adanya gateway, bagi organisasi atau lingkungan perusahaan atau bisnis maka akan lebih mudah untuk mengintegrasikan dan mengatur data penting perusahaan. Dalam sebuah perusahaan atau organisasi pasti ada departemen yang berbeda bekerja secara terpisah. Seperti itulah gateway diperlukan untuk menghubungkan komputer masing-masing, sehingga setiap departemen dapat berbagi info dan data, dan terutama untuk orang yang berkepentingan saja. Dan biasanya ada satu admin yang bertugas mengendalikan keamanan dan pengaturan data.

5. Menstabilkan dan Meningkatkan Kinerja Komputasi
Dengan jaringan gateway, jika suatu saat ingin melakukan penambahan kinerja komputasi, maka tugas komputasi yang bisa dibagi rata ke setiap komputer, menjadi lebih stabil dan kinerjanya juga meningkat.

Bagaimana Gateway Bekerja?
Gateway bekerja seperti pintu untuk menjangkau jaringan lain. Pada setiap gerbang biasanya ada dua macam interface jaringan. Seperti saat mengakses internet, alamat website bisa ditempuh jika melewati gateway yang telah memberi arahan dan rute agar paket data bisa sampai ke tujuan. Diibaratkan seperti ini, ada perumahan kecil yang berada di dalam kompleks perumahan yang lebih besar dan dikelilingi oleh jalan yang luas. Maka, jalanan besar itu adalah jaringan besar, yang memiliki struktur berbeda dengan perumahan besar dan kecil.

Lalu, jika penghuni di perumahan kecil ingin sampai ke rumahnya, maka perlu gerbang yang harus dibangun di dekat jalan utama. Jalan besar ini terkadang tidak berbatasan langsung dengan perumahan kecil, meski terhubung dengan perumahan besar. Jadi gateway itu sendiri adalah pintu gerbang yang tergeletak di sisi jalan besar, dengan router adalah jalan menuju rumah di perumahan kecil.