BeritaSeputar Tekno

Kiddle Belum Seratus Persen Aman!

Baru-baru ini, mesin pencari Kiddle cukup menarik perhatian banyak orang, terutama para orang tua. Di zaman ketika segala macam informasi tersedia begitu saja, dan anak-anak bisa terpapar apa saja yang beredar luas di internet, Kiddle didesain secara khusus sebagai mesin pencari bagi anak-anak yang diklaim dapat memberikan hasil pencarian yang aman. Banyak orang mengira Kiddle sebagai ‘anak’ resmi dari Google. Akan tetapi, perusahaan teknologi raksasa tersebut mengatakan bahwa mereka tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Kiddle.

Kiddle Belum Seratus Persen Aman!

Patut dicatat, Kiddle juga tidak pernah menyatakan bahwa mereka berasosiasi dengan Google. Mereka hanya mengatakan, Kiddle adalah “visual search engine for kids, powered by editors and Google safe search” atau dalam Bahasa Indonesia “mesin pencari untuk anak-anak, yang ditenagai oleh para editor dan Google safe search”. Hal lain yang menarik dari Kiddle adalah, mereka mengklaim bahwa mereka menghormati privasi pengguna dan tidak mengumpulkan data pribadi pengguna. Log pencarian mereka selalu dibersihkan setiap 24 jam sekali.

Bagaimana Kiddle bekerja? Ketika seorang pengguna mengetikkan sesuatu ke dalam kotak pencarian di kiddle.co, tiga hasil pertama merupakan website-website yang aman dan ditulis secara khusus untuk anak-anak, dipilih dan diperiksa langsung oleh para editor Kiddle. Empat hingga tujuh hasil berikutnya juga dipilih oleh para editor, memiliki bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sementara sisanya merupakan hasil pencarian yang disaring oleh Google safe search.

Artikel menarik:  Samsung Galaxy A8 & A8 Plus Masuk Indonesia

Akan tetapi, rupanya Kiddle tidak seratus persen aman. Banyak pengguna yang melaporkan bahwa Kiddle masih menampilkan hasil-hasil pencarian yang tidak layak untuk beberapa kata kunci, seperti “Khloe Kardashian”, “Vanessa Hudgens”, dan “suicide”. Beberapa pihak juga mempertanyakan bagaimana cara Kiddle memblokir kata-kata tertentu, sebab film Fifty Shades of Grey tidak diblokir sedangkan merk pakaian dalam Victoria’s Secret dan kata kunci “sex education” diblokir. Namun, para orang tua dikatakan dapat menyampaikan permintaan untuk pemblokiran kata kunci dan website tertentu.

Meski masih menuai pro dan kontra, Kiddle bisa kita anggap sebagai suatu usaha yang amat baik dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat bagi anak-anak. Usianya masih cukup muda; ia sudah mulai beroperasi tahun 2014 kemarin, tetapi baru mulai dikenal dunia akhir-akhir ini. Jadi, barangkali performanya yang kurang maksimal bisa kita maklumi. Semoga saja kualitas Kiddle bisa semakin ditingkatkan.

Mungkinkah Google tertarik untuk memberikan dukungan kepada Kiddle dalam waktu dekat?