Berita

Kerja Sama Dengan Qualcomm, Samsung Siap Produksi Snapdragon 820

Seperti yang telah kita ketahui, Qualcomm yang terkenal sebagai produsen prosesor berkualitas sempat down karena salah satu prosesor unggulan mereka Snapdragon 810 sempat mengalami masalah ditahun 2015. Karena hal itulah tahun 2015 lalu menjadi tahun yang cukup sulit untuk Qualcomm.

Kerja Sama Dengan Qualcomm, Samsung Siap Produksi Snapdragon 820

Namun, dengan terjadinya masalah pada Snapdragon 810 bukan berarti Qualcomm kian terpuruk dalam menghadapi era 2016 ini. Justru dengan terjadinya sedikit masalah itu, Qualcomm makin gencar menciptakan prosesor terbaru yang akan mereka jadikan prosesor andalan. Dan Yup! Qualcomm lagi-lagi berhasil memproduksi prosesor canggih bertenaga super yang ditenggarai akan digunakan pada smartphone-smartphone andalan di tahun 2016 ini.

Diketahui juga, Apple yang sebelumnya merupakan client terbesar Samsung dalam pembuatan prosesor iPhone, berencana akan memulai kerja samanya dengan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) mulai tahun 2016 ini. Ini artinya kerja samanya dengan Samsung pun akan segera berakhir.

Untuk mengisi kekosongan yang terjadi setelah Apple memutuskan untuk berhenti bekerja sama dengan Samsung, Samsung pun menggandeng Qualcomm sebagai rekan kerjanya. Qualcomm juga berharap dengan hubungan kerja sama bersama Samsung, bisnis mereka bisa kembali bangkit. Pasalnya, di tahun saat mereka down, Samsung justru sukses dengan prosesor milik mereka sendiri, Exynos. Oleh karena itulah Qualcomm makin tak ragu menjadikan Samsung sebagai partnernya untuk memproduksi chipset andalan mereka, Snapdragon 820. Dikabarkan bahwa salah satu smartphone yang akan menggunakan Snapdragon 820 adalah Galaxy S7.

Artikel menarik:  Kapan Meizu M6s Masuk Indonesia?

Samsung juga mengumumkan bahwa mereka akan mulai memproduksi prosesor dengan proses 14nm LPP (Low-Power Plus) yang merupakan generasi kedua dari teknologi 14nm FinFET. Teknologi tersebut akan digunakan untuk memproduksi prosesor milik Samsung sendiri, yaitu Exynos 8 Octa-Core dan chipset gahar milik Qualcomm, Snapdragon 820!

Proses 14nm yang akan digunakan oleh Samsung itu sendiri merupakan teknik yang jauh lebih baik daripada teknik yang digunakan oleh TSMC, rekan baru Apple, yang dulunya sempat bekerja sama dengan Qualcomm. Teknik 14 nm ini juga memungkinkan pembuatan prosesor yang lebih hemat daya dan dengan biaya produksi yang lebih murah.

Akankah duet maut antara Samsung dan Qualcomm ini mampu bertahan lama dan mendulang kesuksesan untuk kedua belah pihak? Semoga saja, agar kita juga dapat merasakan hasilnya pada Smartphone impian hasil kerja sama mereka nantinya. Kita tunggu saja kabar baik selanjutnya.