PC

Kenali Tanda-Tanda Power Supply Komputer Rusak

Sobat Gaptex mungkin sudah tidak asing lagi dengan perangkat keras komputer bernama power supply. Fungsinya yang sangat penting bagi kelangsungan hidup sebuah komputer membuat Anda cukup kewalahan jika power suppy mengalami kerusakan. Oleh karena itu, Anda perlu kenali tanda-tanda power supply komputer rusak sebelum timbul masalah yang lebih parah nantinya.

Setelah sebelumnya, Anda sudah paham pengertian dan jenis power supply komputer, dimana power supply memiliki peranan penting untuk menyuplai tegangan langsung ke perangkat komputer lainnya seperti harddisk, motherboard, kipas, dan sebagainya. Dengan kata lain, power supply memberikan tenaga supaya komputer bisa menyala. Sudah bisa diperkirakan bukan betapa pentingnya komponen ini?

Cara Kerja Power Supply
Input power supply ialah berupa arus bolak-balik atau AC, sehingga power supply wajib mengubah arus AC itu menjadi DC atau arus searah, karena perangkat keras komputer hanya bisa beroperasi dengan arus DC. Pada umumnya, power supply berbentuk kotak yang diletakkan di bagian belakang atas casing.

Adapun cara kerja power supply yaitu saat Sobat menekan tombol power pada casing, maka power supply akan melakukan pengecekan atau tes sebelum membiarkan sistem start. Apabila tes sudah sukses, power supply kemudian mengirim sinyal khusus pada motherboard.

Fungsi Utama Power Supply
Tentu saja, fungsi utama dari komponen catu daya ini adalah membuat sistem komputer menyala dan juga beroperasi dengan baik. Tapi itu hanya fungsi praktisnya saja. Pada dasarnya, sebelum Anda dapat memulai komputer Anda, power supply memiliki fungsinya untuk:
– Mentransformasikan arus listrik dari bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC).
– Arus DC akan memungkinkan motherboard untuk menyalakan dan mengalirkan listrik ke semua bagian CPU, lalu akhirnya menghidupkan dan juga mengaktifkan keseluruhan sistem perangkat komputer.
Berbagai Macam Power Supply pada Komputer

Pada umumnya, power supply pada komputer memiliki beberapa tipe, yang tergantung dari tipe dan jenis motherboard yang digunakan oleh komputer itu sendiri. Untuk mengetahui macam-macam power supply, mari simak pembahasan di bawah ini:

1. Power Supply AT
Jenis ini adalah jenis power supply yang digunakan pada komputer dengan menggunakan tipe AT motherboard (Advanced Technology). Power supply AT mempunyai konektor 12 pin, dan biasanya digunakan pada prosesor Intel Pentium 1 sampai Pentium 3. Saat ini, power supply AT sudah tidak dipergunakan lagi karena keterbatasan motherboard tipe AT. Jenis catu daya AT ini memiliki tombol aktif yang hanya bisa dimatikan secara manual.

2. Power Supply ATX
Jenis kedua yaitu power supply ATX atau Advanced Technology Extended. Varian power supply ATX ini digunakan pada komputer yang menggunakan tipe ATX atau tipe motherboard, yang biasanya menggunakan prosesor Intel Pentium 3 dan Pentium 4. Namun, tipe power supply ATX sudah tidak lagi menggunakan tombol on-off lagi, sehingga akan mati otomatis saat komputer dimatikan. Power Supply ini mempunyai konektor 20 pin untuk menghubungkan komputer dengan sumber listrik.

3. Power Supply BTX
Jenis ketiga yaitu power supply BTX. Catu daya BTX adalah singkatan dari Balanced Technology Extended, yang mengandalkan konektor 24 pin. Power supply jenis BTX paling banyak digunakan saat ini, dan mampu menangani prosesor yang canggih, seperti Intel Core i3, i5, i7, maupun AMD terbaru.

Tanda-tanda Power Supply Rusak
Setelah mengetahui bahwa power supply memiliki peranan yang sangat vital, maka jika komponen ini mengalami kerusakan, sudah pasti akan berdampak pada seluruh sistem komputer. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tanda-tanda power supply rusak berikut ini supaya bisa segera mengatasi masalah tersebut.

1. Saat PC dinyalakan, kipas power supply tidak berputar
Tanda pertama dari power supply yang rusak adalah kipas di dalamnya tidak mau berputar, meskipun komputer berada dalam posisi ON, dan juga semua komponen listrik terpasang dengan benar.

2. Lampu indikator dari komputer tidak menyala
Lampu indikator komputer juga tidak bisa menyala, sehingga dapat mempengaruhi keseluruhan sistem komputer agar tidak akan berjalan ataupun beroperasi dengan baik.

3. Komputer akan menyala, tapi macet di setting BIOS
Komputer yang memiliki kerusakan pada power supply juga sering tidak ingin masuk ke dalam sistem operasi, jadi hanya di layar BIOS, tanpa apapun alias blank.

4. Komputer tidak menyala sama sekali
Terakhir, kondisi ini adalah kondisi yang paling mencerminkan kerusakan power supply komputer Anda. Biasanya, bila catu daya rusak, komputer tidak akan menyala sama sekali meski sumber listrik dan komponen pelengkap lainnya dalam kondisi baik.

Ciri-ciri Umum Power Supply Rusak
Itulah beberapa karakteristik atau pertanda power supply yang rusak. Namun, terkadang ada kondisi khusus dimana power supply hanya mengalami kerusakan ringan, sehingga komputer masih bisa menyala, namun ada beberapa fitur yang terganggu. Berikut adalah ciri-cirinya:
– Soket USB tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
– Komputer sering mati sendiri, atau telah memulai kembali dirinya sendiri.
– Kinerja komputer melambat, karena komponen CPU tidak mendapatkan arus listrik yang optimal.
– Beberapa aplikasi tidak bisa berjalan sempurna.
– Terkadang hal itu juga sering mempengaruhi malfungsi perangkat keras, seperti layar monitor redup, atau komputer yang menjadi tidak responsif.
Pada dasarnya kerusakan pada power supply cukup sulit diatasi, karena jika catu daya ini rusak, akan sulit kembali berfungsi normal. Karena itu saran terbaik adalah mengganti power supply komputer Anda. Namun perlu diingat, Anda harus mengganti catu daya di komputer Anda sesuai dengan jenis motherboard dan juga jenis sistem komputer Anda, jangan sampai salah, karena bisa merusak komponen lainnya.