Berita

Jerman Ciptakan Robot Cerdas Spesialis Penjinak Bom

Sebagai bentuk partisipasi dalam menangani kasus bom, kali ini Jerman tak main-main untuk meningkatkan kualitas robot penjinak bom. Peneliti asal Fraunhoter Institute di Jerman tengah serius membuat sensor khusus robot yang mampu memindai tiga dimensi dari interior paket yang mencurigakan. Para peneliti tersebut menyatakan bahwa sistem yang telah mereka kembangkan terdiri dari sebuah suite sensor multimodal. Sensor itu sendiri terdiri dari pemindai gelombang milimeter, kamera digital dengan resolusi tinggi, serta sistem pemantau lingkungan tiga dimensi.

Jerman Ciptakan Robot Cerdas Spesialis Penjinak Bom

Komponen tersebut terdapat di dalam sebuah dudukan yang dipasang pada platform robot penjinak bom, dan nantinya divisi penanganan bom akan mengendalikan robot mereka dari jarak aman. Sensor tiga dimensi akan berputar dan membuat survei dari tempat yang dicurigai terdapat bom. Saat itulah kamera digital bekerja dengan menyajikan gambar beresolusi tinggi.

Sementara itu, sensor gelombang milimeter melakukan pemindaian sumber bahaya dan menciptakan citra apa yang terdapat di dalamnya. Kemudian komputer yang tertanam di dalam robot akan mengumpulkan data lalu mengirimkannya kepada para peneliti. Setelah robot memindai paket yang mencurigakan itu, para peneliti dapat memeriksa apa isi paket tersebut dan memutuskan untuk menghancurkannya atau tidak.

Dalam kasus penanganan bom, memiliki informasi penting seperti itu akan sangat berguna. Sebab para peneliti dapat menyerahkannya ke pihak yang berwenang (penegak hukum) agar mereka dapat melacak siapa dalang dibalik kasus pengeboman yang berhasil digagalkan oleh robot penjinak bom tersebut.

Artikel menarik:  Titan V, GPU PC Terkencang dari Nvidia Seharga Rp 40 Juta

Kecerdasan yang dimiliki para peneliti asal Jerman ini bertujuan untuk mempermudah dan meminimalisir tingkat resiko yang diakibatkan oleh kasus penanganan bom. Karena saat ini, jika penjinak bom ingin melihat isi paket yang mencurigakan, mereka harus membuat robot ciptaannya membawa paket tersebut untuk ditempatkan di stasiun Sinar X mobile. Cara tersebut terbilang beresiko karena harus mencabut sejumlah bagian dari bom yang akan dijinakkan.

Cara baru pemindaian bom seperti yang dirancang oleh peneliti Jerman memungkinkan para penjinak bom mendapatkan informasi secara cepat dan mudah serta meminimkan resiko yang ditimbulkan.

Sensor rancangan Jerman ini akan mengawali demonstrasinya di tahun ini, dengan suite sensor yang utuh yang disediakan untuk robot cerdas penjinak bom yang direncanakan untuk tahun 2019 mendatang.