Berita

Jelly, Smartphone 4G LTE Terkecil di Dunia

Belakangan ini, para vendor smartphone semakin berlomba-lomba untuk memproduksi flagship dengan layar lebar dan bezel super tipis seperti Xiaomi Mi Mix. Seiring berkembangnya teknologi smartphone, maka tren ukuran ponsel pun ikut semakin membesar. Bahkan banyak perangkat phablet yang mempunyai layar jumbo yang banyak diminati konsumennya.

Jelly, Smartphone 4G LTE Terkecil di Dunia

Namun kini hadir smartphone 4G LTE terkecil di dunia yang dinamakan Jelly. Tentunya banyak orang yang tertarik untuk memiliki ponsel dengan layar mini karena sudah bosan berkelut dengan ponsel layar lebar. Smartphone Jelly memang menjadi proyek yang mengejutkan karena ponsel ini hanya mengusung layar seluas 2,4 inch dan telah menjalankan sistem operasi Android 7.0 Nougat. Proyek ponsel pintar 4G terkecil di dunia ini pun sudah mulai di platform Kickstarter.

Manufaktur martphone Jelly adalah Unihertz, sebuah perusahaan yang berbasis di Shanghai. Mereka mengklaim bahwa Jelly dapat menjadi solusi untuk mereka yang tidak suka dengan smartphone berukuran lebar. Perusahaan itu juga menghadirkan dua seri sekaligus yaitu Jelly dan Jelly Pro. Keduanya mengusung layar TFT 2,4 inch beresolusi 240 x 432 pixel dan telah dibekali prosesor Quad-Core dengan clockspeed 1,1 GHx. Selain itu, Jelly dan Jelly Pro juga sudah disokong oleh baterai 950 mAh.

Artikel menarik:  Samsung Galaxy A8 & A8 Plus Masuk Indonesia

Kedua ponsel mungil tersebut mendukung dual SIM nano yang mana sudah mendukung jaringan 4G LTE. Sementara untuk sektor fotografinya, produk ini mengandalkan kamera belakang beresolusi 8 MP dan kamera depan 3 MP. Perbedaan antara Jelly dan Jelly Pro hanyalah terletak pada kapasitas memori yang ditawarkannya. Untuk seri Jelly standar dibekali dengan RAM 1 GB dan ROM 8 GB, sedangkan untuk model Pro mempunyai RAM 2 GB dan ROM 16 GB.

Bocara soal harga, Sobat Gaptex sudah menduga bahwa ponsel mungil pasti dibanderol dengan harga yang murah pula. Ya, smartphone Jelly hanya dibanderol seharga $69 atau sekitar Rp 900 ribuan dan Jelly Pro dibanderol seharga $85 atau Rp 1 jutaan. Harga tersebut hanya berlaku ketika PO dan naik saat stok barang telah tersedia.