Fungsi iCloud Pada iPhone, iPod & iPad

Pada dasarnya, iCloud mirip dengan teknologi cloud computing (komputasi awan) yang beberapa tahun mulai marak digunakan. Huruf ‘i’ sendiri menandakan produk Apple yang memang kerap memakainya. Meski memiliki prinsip yang sama, iCloud hanya dapat digunakan untuk produk Apple saja (data itunes dan perangkat Apple). iCloud dipublikasikan oleh Apple pada acara bertajuk Apple Worldwide Developers Conference (WWDC) tahun 2011 silam langsung oleh mendiang Steve Jobs yang waktu itu masih menjabar sebagai CEO Apple.

iCloud diklaim memiliki pusat data senilai US$ 1 miliar di North Carolina yang amat handal. iCloud sendiri merupakan pengganti layanan iTools, Mac & MobileMe yang sebelumnya digunakan pada perangkat Apple.

Fungsi iCloud

Fungsi iCloud
Paling utama, fungsi dari iCloud adalah untuk menyimpan data secara cloud (awan) sehingga user dapat mensinkronisasi data seperti foto, musik, dan dokumen ke dalam iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang bersamaan. Dengan basis cloud, Anda dapat mengakses semuruh data dimana saja dan kapan saja tanpa perlu membackup data secara manual.

Secara sederhana, fungsi iCloud adalah untuk menyimpan, sinkronisasi, backup dan restore data.

Siapa Saja Yang Dapat Menggunakan iCloud?
Semua pengguna produk Apple sejak iOS 5 dapat menggunakan layanan iCloud secara cuma-cuma alias gratis. Anda hanya perlu mendaftarakan diri dan atau memiliki Apple ID yang valid. Kapasitas cuma-cuma yang diberikan Apple adalah sebesar 5GB diluar data musik, aplikasi, buku dan berkas foto. Artinya 5 GB yang disediakan hanya diperuntukkan bagi data email, dokumen dan data backup saja. Sementara data lainnya (music, app, buku & foto) memiliki kapasitas tak terhingga.

So, sudahkah Anda memiliki iCloud hari ini?

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part