Fungsi iCloud Pada iPhone, iPod & iPad

Apabila Sobat Gaptex menggunakan Apple Device seperti iPhone, iPad, Mac, iPad, hingga Apple Watch, pastinya tidak bisa lepas dari yang namanya iCloud. Namun bagi Anda yang masih baru mempunyai Apple Device, mungkin sedikit kebingungan tentang apa itu iCloud, apa saja kegunaannya, dan bagaimana cara menggunakannya. Oleh karena itu, di sini, kami akan menjelaskan semua tentang iCloud, termasuk fungsi iCloud pada iPhone, iPod, dan iPad.

Pengertian iCloud
iCloud adalah layanan penyimpanan awan dan cloud computing dari Apple Inc. Layanan komputasi awan ini diluncurkan secara resmi pada tanggal 12 Oktober 2011. Terhitung pada Februari 2016, layanan iCloud sudah memiliki 782 juta pengguna di seluruh dunia.

Layanan iCloud memudahkan penggunanya untuk menyimpan data seperti dokumen, foto, dan musik di server jarak jauh. Setelah itu, data yang sudah tersimpan dapat diunduh kembali ke perangkat iOS, macOS atau Windows, dan juga bisa berbagi atau mengirim data ke pengguna lain. Dengan iCloud, Anda mampu mengelola data pada perangkat Apple jika perangkat hilang atau dicuri.

Komputasi awasan iCloud juga menyediakan sarana untuk mencadangkan perangkat iOS secara nirkabel, alih-alih mengandalkan backup manual ke komputer Mac atau Windows yang menggunakan iTunes. Pengguna layanan pun dapat berbagi foto, musik, dan permainan langsung dengan menghubungkan akun melalui nirkabel AirDrop.

iCloud dirilis untuk menggantikan layanan MobileMe milik Apple, bertugas sebagai pusat sinkronisasi data untuk email, kontak, kalender, bookmark, catatan, pengingat (to-do list), dokumen iWork, foto dan data lainnya.

Sejarah iCloud
iCloud diumumkan pada tanggal 6 Juni 2011 di Konferensi Pengembang Apple Worldwide 2011 (WWDC). Apple mengumumkan bahwa MobileMe akan dihentikan setelah tanggal 30 Juni 2012, dengan siapa saja yang memiliki akun layanan MobileMe sebelum peresmian iCloud, akan diperpanjang sampai saat itu, tanpa dipungut biaya.

Situs resmi, www.icloud.com, diluncurkan pada awal Agustus untuk Apple Developers. Pada tanggal 12 Oktober 2011, iCloud mulai tersedia melalui update iTunes. iCloud memiliki 20 juta pengguna dalam waktu kurang dari seminggu setelah peluncuran. Domain iCloud.com dan merek dagang terdaftar dibeli dari perusahaan Swedia bernama Xcerion, yang mengubah nama layanan mereka menjadi CloudMe. Namun, Apple sekarang menguasai domain utama seperti iCloud.de, iCloud.fr dan iCloud.es.

Mulai tahun 2011, iCloud didasarkan pada Amazon Web Services dan Microsoft Azure, di atas kertas putih, Apple IOS Security diterbitkan pada tahun 2014, yang mana Apple mengakui bahwa file iOS terenkripsi disimpan di Amazon S3 dan Microsoft Azure. Pada tahun 2016, Apple menandatangani kesepakatan dengan Google untuk menggunakan Google Cloud Platform untuk beberapa layanan iCloud.

Pada bulan Oktober 2016, Bloomberg mengabarkan bahwa Apple sedang mengerjakan proyek Pie yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan pengalaman layanan online yang dioperasikan langsung oleh Apple. Juga dilaporkan bahwa Apple akan memindahkan semua karyawan layanannya ke Kampus Apple (Infinite Loop, Cupertino, California), karena banyak karyawan lainnya akan pindah ke Apple Park. Salah satu pusat data Apple iCloud terletak di Maiden, North Carolina, AS.

Kapan Bisa Pakai iCloud?
Ketika Anda ingin membeli sebuah aplikasi di iPhone, maka aplikasi tersebut akan langsung diunduh oleh Mac dan iPad. Hal ini juga akan berlaku untuk foto, dokumen, dan musik. Anda tak perlu lagi melakukan back up secara manual, karena iCloud akan melakukan back up secara berkala.

Nantinya, aplikasi pihak ketiga juga bisa menggunakan iCloud yang tentu saja akan menguntungkan pengguna iOS dan Mac OS X. Bayangkan jika semua aplikasi iOS dapat langsung dibackup, maka tidak akan ada lagi high score game hilang maupun dokumen yang tertinggal. Satu-satunya yang membatasi hanyalah bandwidth tipis.

iCloud juga akan memungkinkan semua informasi dan aktivitas Anda di perangkat Apple selalu terhubung dan tersinkronisasi satu sama lain. Jadi jangan heran apabila data password yang tersimpan di Phone, juga bisa diakses di Mac, termasuk juga data kontak, email, note, foto, dan sebagainya.

Fungsi iCloud
Sistem berbasis awan memungkinkan penggunanya untuk menyimpan musik, foto, aplikasi, dokumen, bookmark, pengingat, backup, catatan, iBooks, dan kontak, serta menyediakan platform untuk server email Apple dan kalender. Sebagai inti dari Apple device, memang banyak sekali hal penting dan mendasar yang dapat Anda lakukan dengan iCloud. Berikut ini beberapa fungsi dan manfaat iCloud yang dapat Anda nikmati:

1. iCloud Photo Library
iCloud Photo Library akan mengupload foto dan video secara otomatis yang Anda ambil ke cloud, sehingga Anda bisa mengakses foto tersebut dari semua perangkat yang dimiliki, baik itu iPhone, iPad, iPod Touch, Mac, Apple TV, melalui website resminya dan Windows PC.

Dengan menyimpan foto-foto di iCloud, Anda juga dapat menghemat sisa storage di iPhone atau perangkat Apple lainnya. Kemudian, Anda juga bisa dengan mudah berbagi video, foto maupun album dengan keluarga, teman, dan orang lain. Salah satu, kelebihan iCloud Photo Library, foto yang diunduh ke iCloud tidak dikompresi dan benar-benar versi original seperti saat Anda jepret.

2. Back up dan Restore
iCloud memungkinkan Anda untuk membuat cadangan pengaturan dan data perangkat iOS yang menjalankan iOS 5 atau yang lebih baru. Data yang didukung mencakup foto dan video di Roll Kamera, setelan perangkat, data aplikasi, pesan (iMessage, SMS, dan MMS), nada dering, dan Visual Voicemails.

Backup terjadi setiap hari saat perangkat terkunci dan terhubung ke Wi-Fi dan sumber listrik. Jika terjadi kerusakan pada perangkat Apple manapun, selama proses restorasi, iCloud menawarkan untuk mengembalikan semua data beserta data App hanya jika perangkat disinkronkan ke iCloud dan dicadangkan.

3. iCloud Drive
bisa dikatakan fungsi iCloud Drive menjadi kegunaan paling utama dari layanan komputasi awan ini. Dengan iCloud Drive, Anda dapat menyimpan berbagai file penting di iCloud dan mengaksesnya langsung dari berbagai perangkat Apple lainnya yang Anda miliki. Semua data tersinkronisasi, file di Mac, dapat Anda akses di iPhone atau iPad, begitu juga sebaliknya.

Cara kerja iCloud hampir sama dengan Google Drive atau OneDrive, hanya saja Cloud Drive besutan Apple dan teroptimasi untuk perangkat buatan Apple sendiri. Satu hal lagi yang menjadi keunggulan dari iCloud Drive adalah adanya pilihan upgrade storage dengan tingkatan rendah, contohnya upgrade storage ke 50 GB hanya dengan biaya 15.000 rupiah saja per bulannya.

4. Email
Akun iCloud menyertakan akun email, seperti MobileMe, .Mac, dan iTools sebelumnya. Tidak seperti MobileMe dan iterasi sebelumnya, alamat email adalah bagian opsional akun iCloud, karena pengguna dapat memilih untuk tidak menggunakannya namun masih dapat menggunakan email tersebut sebagai iCloud Apple ID mereka. Akun email dapat diakses menggunakan klien email yang kompatibel dengan IMAP standar, serta klien email aplikasi web online di iCloud.com. Selain itu, di perangkat iOS, email iCloud bersifat push-enabled.

Pengguna yang mengubah akun MobileMe yang ada ke akun iCloud menyimpan alamat email “@me.com” mereka yang ada, dan pengguna yang akunnya telah mencantumkan MobileMe dan memiliki alamat email me.com dan mac.com keduanya. Seperti transisi .Mac ke MobileMe, pengguna bisa menyimpan alamat lama mereka dan juga mendapatkan alamat iCloud.com yang cocok, sehingga pesan yang dikirim ke akun yang valid dengan beberapa alamat semuanya berakhir di kotak masuk yang sama.

5. Find My Friends

Fitur Find My Friends atau Temukan Teman Saya adalah fitur baru yang diperkenalkan ke iCloud mulai dari iOS 5. Fitur ini sangat mirip dengan fitur Find My iPhone, kecuali pengguna dapat berbagi lokasi mereka dengan teman atau keluarga lain yang juga menggunakan fitur ini.

Bersamaan dengan peluncuran iOS 5, Apple juga merilis sebuah aplikasi untuk Find My Friends. iOS 6 menambahkan lansiran berbasis lokasi untuk memberi tahu pengguna saat perangkat tiba di lokasi tertentu. Di iOS 9, Find My Friends mulai dibangun secara permanen di perangkat Apple dan tidak bisa dilepas. Pada bulan Oktober 2015, Find My Friends ditambahkan ke iCloud.com untuk melihat lokasi “teman sesama Apple” lainnya.

6. Find My iPhone
Fitur Find My Phone atau Temukan iPhone saya, yang sebelumnya merupakan bagian dari MobileMe, memungkinkan pengguna untuk melacak lokasi perangkat iOS atau Mac mereka. Pengguna dapat melihat perkiraan lokasi perangkat di peta (bersama dengan lingkaran yang menunjukkan radius yang menggambarkan margin of error), menampilkan pesan atau memutar suara pada perangkat (meskipun disetel ke pengaturan diam), ubah kata sandi pada perangkat, dan hapus isinya dari jarak jauh.

Fitur ini pertama kali diumumkan pada tanggal 10 Juni 2009 dan disertakan dalam pembaruan perangkat lunak iOS 3.0 sebagai fitur untuk pengguna MobileMe yang membayar rutin. Find My Phone dibuat gratis dengan pembaruan perangkat lunak iOS 4.2.1 pada 22 November 2010, namun hanya untuk perangkat yang diperkenalkan pada tahun 2010 saja.

Aplikasi iOS ini juga diperbarui oleh Apple pada tanggal 18 Juni 2010, yang memungkinkan pengguna menemukan perangkat mereka dari perangkat iOS lain yang menjalankan perangkat lunak iOS 4 atau yang lebih baru. Di iOS 5, Find My iPhone dimasukkan sebagai salah satu fitur untuk iCloud.

Selain itu, pada iOS 6 memperkenalkan Lost Mode, fitur baru yang memungkinkan pengguna menandai perangkat sebagai “hilang”, sehingga memudahkan untuk melindungi data atau menemukan perangkat tersebut. Fitur ini juga memungkinkan seseorang yang menemukan iPhone yang hilang untuk memanggil pemiliknya secara langsung tanpa membukanya.

Kemudian, fitur Activation Lock diperkenalkan pada tahun 2013 bersamaan dengan perilisan iOS 7. Fitur ini terintegrasi dengan fitur iCloud dan Find My iPhone. Fitur baru ini akan mengunci aktivasi iPhone, iPad, iPod touch atau Apple Watch yang telah dipulihkan, baik dalam mode DFU atau mode Recovery, tanpa terlebih dulu menonaktifkan fitur Find My iPhone.

Setelah pemulihan selesai, perangkat akan meminta ID Apple dan kata sandi yang telah dikaitkan sebelumnya, agar dapat melanjutkan aktivasi, yang pada akhirnya mencegah agar perangkat yang dicuri tidak dapat digunakan. Pada iOS 9, fitur Find My Phone adalah aplikasi bawaan, sehingga tidak dapat dihapus.