Drone DJI Buka Toko Resmi di Indonesia

Kabar gembira untuk pecinta Drone, kini brand DJI mulai melirik pasar drone Indonesia dengan mencoba untuk membuka toko resmi pertamanya di Tanah Air. Sebelumnya, DJI telah membuka toko drone tersebut di Singapura dan Malaysia. Toko Drone DJI berlokasi di Tangerang Selatan, tepatnya di Mal Alan Sutera. Dengan menempati area sebesar 200 m2, toko ini menyandang gelar sebagai authorized ritel store terbesar di Asia Tenggara.

Drone DJI Buka Toko Resmi di Indonesia

Dikutip dari Kevin On, seorang Associate Director of Communication DJI Asia Pacific, pada acara peresmian toko di Mal Alam Sutera, Tangerang Selatan, Kamis 23 Februari 2017, dengan membuka market besar DJI di Indonesia, membawa potensi teknologi Drone di banyak sektor Indonesia. Karena penduduk Tanah Air yang begitu besar, DJI berharap drone miliknya membawa harapan baru yang positif. Kevin juga menambahkan, DJI begitu semangat dalam melakukan ekspansi di Indonesia dan menyiapkan tempat dimana orang bisa belajar untuk menemukan platform aerial DJI.

Kabarnya DJI akan mulai mengoperasikan tokonya pada tanggal 25 Februari besok. Desain tokonya dibuat hampir sama dengan toko flagship mereka di Hongkong, Seoul dan Shanghai. Bukan hanya pengunjung dapat melihat langsung produk-produk drone DJI, namun mereka dapat mencoba langsung untuk menerbangkannya. Bersamaan dengan pembukaan toko perdananya di Indonesia, DJI akan membawa tiga produk anyarnya yaitu Osmo Mobile Silver, Phantom 4 Pro dan Mavic Pro.

Untuk Osmo Mobile Silver, drone tersebut telah diperkenalkan DJI secara resmi pada ajang perhelatan CES awal Januari lalu. Dengan menawarkan tampilan baru yang dibalut warna hitam, Osmo Mobile Silver terlihat lebih menarik dari produk lainnya. Meski begitu, Kevin On juga mengatakan versi warna putihnya juga terlihat lebih bergaya. Salah satu fitur yang dibawa oleh drone ini adalah Beautify. Fitur tersebut memberikan tampilan wajah lebih mulus tanpa perlu banyak pengeditan gambar.

Artikel menarik:  OnePlus 5T Rilis, Upgrade Display dan Kamera

Sedangkan Phantom 4 Pro, terpasang kamera dengan sensor CMOS 1 inch beresolusi 20 MP dengan dinamik range 11,6 stop. Rentang tersebut mampu membuat sensor membedakan gelap dan terang yang lebih baik dan memungkinkan penggunanya untuk merekam video 4K. Drone ini di klaim dapat mengudara selama 30 menit.

Beralih lagi ke Mavic Pro. Drone satu ini merupakan drone paling fleksibel dengan desain yang sangat kompak. Bisa dilipat-lipat sehingga pengguna dapat membawanya tanpa tas khusus. Mavic Pro mampu terbang hingga ketinggian 7,5 km dan kecepatan maksimal hingga 65 km/jam. Sementara itu, daya tahan baterainya berada di angka 27 menit. Bila bicara soal harga, DJI membanderol Mavic Pro senilai Rp 14,9 juta, Phantom 4 Pro seharga Rp 24 Juta dan drone Osmo Mobile Silver dihargai cukup murah yakni Rp 4,3 juta saja.