Seputar Tekno

Dampak Buruk Main Facebook Keseringan

Pada bulan Juli 2017 lalu, Facebook mempunyai lebih dari 115 juta akun pengguna di Indonesia yang berarti cukup banyak masyarakat Tanah Air yang bermain media sosial berwarna khas biru ini. Tak bisa dipungkiri bahwa bermain Facebook memang sangat menyenangkan karena di sana, kita bisa berkomunikasi antar teman dunia maya, berbisnis online, maupun bermain game. Namun, tahukah Anda jika bermain Facebook keseringan juga bisa menimbulkan efek negatif? Lantas apa sajakah itu? Jika Sobat penasaran, mari simak artikel kali ini yang membahas tentang dampak buruk main Facebook keseringan.

Apapun itu, jika dilakukan secara berlebihan, maka akan berdampak buruk. Misalnya, anak-anak boleh saja bermain gadget untuk keperluan bermain dan belajar, namun jika mereka memainkan gadget terlalu sering, si kecil pun akan sangat bergantungan pada gadget, sehingga nantinya mereka tidak ingin dipisahkan dengan perangkat teknologi tersebut. (Baca juga: 5 Bahaya Gadget bagi anak-anak)

Begitu pula dengan bermain Facebook, memang media sosial ini sangat berguna untuk kita, terutama Sobat yang setiap harinya berkecimpung di dunia Facebook. Namun alangkah baiknya jika Anda juga menyempatkan waktu bersama keluarga dan orang terdekat di waktu senggang sehingga tidak selalu meluangkan waktu untuk dunia maya.

Dampak Buruk Main Facebook Keseringan
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, orang Indonesia dikenal ramah saat menggunakan Facebook. Data Facebook Indonesia mengungkapkan bahkan jumlah pertemanan orang Indonesia di sosial media tersebut cukup tinggi, dimana mereka memiliki teman sebanyak dua kali lipat dibandingkan pertemanan pengguna di dunia.

Menurut Sri Widowati, selaku Country Director Facebook Indonesia, mengatakan saat ia bergabung dengan Facebook pada Maret 2016 lalu, jumlah pengguna Facebook di Indonesia hanya sekitar 82 juta user per bulannya. Namun di bulan Juli 2017, penggunanya naik drastis hampir 40 persen dalam satu tahun dan hampir 97 persen pengguna Facebook yang terhubung dengan smartphone.

Maka dari itu, pengguna Facebook Indonesia masuk dalam jajaran tiga negara teratas dengan jumlah teman tertinggi. Jumlah pertemanan orang Indonesia memiliki lebih dari dua kali rata-rata pertemanan yang dibuat oleh pengguna global. Selain itu, masyarakat Tanah Air juga mengunggah status atau foto tiga kali lebih banyak dari rata-rata global.

Kemudian, sifat pengguna Facebook Indonesia ialah gemar mengunggah komentar dengan porsi 3 kali lipat lebih banyak dibandingkan rata-rata komentar pengguna global. Lebih menariknya lagi, berdasarkan data Facebook, ternyata di Indonesia terdapat satu dari dua orang tergabung dalam sebuah grup bersama. Oleh karena itu, Facebook mempunyai tanggung jawab untuk menjaga komunitas penggunanya dengn aman dan nyaman.

Namun tahukah Anda, jika keseringan main Facebook juga akan memberikan dampak negatif. Apabila ingin tahu apa saja dampak negatif tersebut, mari simak penjelasannya di bawah ini:

1. Mempengaruhi Pertemanan di Dunia Nyata
Seseorang yang keseringan menghabiskan waktunya di media sosial Facebook cenderung lebih sering berinteraksi hanya dengan sesama pengguna Facebook. Namun demikian, pada titik tertentu mereka akan berhenti berinteraksi dengan banyak orang di dunia nyata dan lebih memilih terus terhubung dengan pengguna sesama Facebook.

Kecanduan inilah yang membuat pengguna lebih sering berbalas komentar dibandingkan mengobrol dengan orang yang ada disekitarnya atau sekedar mengangkat telepon. Tentunya hal ini dapat merusak hubungan, dan bahkan memicu perselisihan. Selain itu, saat terlalu lama bermain Facebook, Anda akan berubah menjadi orang yang apatis dan merasa kesal karena aktivitas Facebook terhenti saat ada yang mengganggu. Oleh karena itu, sebaiknya Anda mengatur waktu sebaik mungkin antara berinteraksi dengan dunia maya dan dunia nyata.

2. Informasi Pribadi Mudah Diketahui Pencari Tenaga Kerja

Tidak jarang pengguna Facebook terbiasa untuk mengunggah berbagai hal di Facebook, termasuk informasi pribadi. Namun, tahukah Anda jika informasi ini dapat digunakan oleh pencari tenaga kerja atau recruitment bahkan atasan kantor dapat menilai kepantasan Anda sebagai karyawan. Hati-hati jika ada foto yang tidak pantas dilihat.
Hal tersebut bisa saja membuat penilaian terhadap Anda menjadi negatif. Oleh karena, Anda bisa memastikan untuk selalu menerapkan pengaturan privasi yang ketat pada akun Facebook Anda.

Artikel menarik:  Mengulik Software Edit Photo Meitu

Sementara itu, sebelum Anda bermain Facebook, petugas administrasi akan meminta Anda untuk mengisi data pribadi. Meskipun Anda bisa mengisi data palsu dan foto palsu, namun sisi negatifnya ialah Anda akan kesulitan menemukan orang-orang yang Anda kenal, begitu juga sebaliknya. Jadi mau tak mau, Anda perlu mengisi data diri yang sesuai dan selengkap mungkin.

Namun sayangnya, permasalahan data lengkap yang Anda berikan pada Facebook akan dengan mudah diretas oleh orang yang tak bertanggung jawab sehingga bukan menjadi tidak mungkin kalau suatu saat Anda akan menemui suatu masalah.

3. Potensi Perselingkuhan
Pengguna Facebook pasti tahu betapa mudahnya untuk terhubung dengan orang yang dikenal melalui akun Facebook, termasuk dengan mantan kekasih atau orang yang baru dikenal. Hati-hati, kontak dengan mantan kekasih memang berpotensi membuat hubungan romantis yang dulu pernah ada bersemi kembali. Atau bisa juga berkenalan dengan orang baru yang awalnya hanya berkenalan lewat pesan, kemudian ketemuan, dan saling suka padahal pengguna Facebook tersebut sudah memiliki pasangan atau parahnya berstatus Suami atau Istri.

Apabila Anda tidak ingin hal itu terjadi, pastikan Anda membatasi berbagai hal yang berkaitan dengan mantan kekasih ataupun seseorang yang berpotensi mengajak hubungan yang lebih serius. Terlebih lagi jika Anda dan orang tersebut sudah memiliki pasangan masing-masing.

4. Ketagihan Main Game Online di Facebook

Sudah bukan rahasia umum lagi jika Facebook tidak hanya digunakan untuk menjalin komunikasi bersama teman-teman, namun juga untuk bermain banyak game online. Berbagai permainan ini mampu membuat pengguna Facebook semakin kecanduan, bahkan rela duduk berjam-jam di depan komputer atau laptop untuk bermain game tersebut. Oleh karena itu, bagi Anda yang gemar main game online di Facebook agar jangan sampai ketagihan.

5. Stres Berat dan Depresi
Ketika Anda terlalu banyak menghabiskan waktu di Facebook, Anda akan lebih sering melihat unggahan milik orang lain. Namun, alih-alih menyenangkan, tidak jarang unggahan orang lain itu justru membuat Anda memiliki sifat cemburu sampai membandingkan kehidupan pribadi sendiri dengan orang lain. Pastinya hal ini berpotensi menyebabkan depresi dan stres berat.

Bukan hanya kecemburuan sosial, Anda juga merasa stres jika saat Anda mengunggah status, foto, dan berbagi artikel, mungkin Anda akan berharap banyak orang yang merespon dengan memberikan komentar pada unggahan tersebut. Namun nyatanya, seringkali hanya segelintir orang saja yang merespon unggahan Anda.

Hal itu dikarenakan sangat sedikit orang yang peduli dengan apa yang Anda lakukan, sedang makan dimana Anda atau dengan siapa Anda sekarang. Itu menjadi suatu hal yang sia-sia belaka. Daripada Anda stres karena menerima respon yang sedikit, lebih baik percakapan dengan orang terdekat menjadi lebih penting daripada bermain Facebook.

6. Menghabiskan Kuota Internet Hanya untuk Stalking
Rata-rata orang dewasa mempunyai 338 teman atau bahkan lebih di Facebook dan mungkin 10 persen dari jumlah tersebut, mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Tetapi, karena rasa penasaran yang tinggi, niat untuk mengetahui kegiatan teman tersebut, maka Anda pun mulai menggali lebih dalam informasi tentang mereka dengan kuota yang Anda beli dengan harga yang tidak murah. Selain pemborosan kuota, lebih baik Anda hanya berkomunikasi dengan teman-teman Anda yang sudah Anda kenal dan berada cukup dekat dengan Anda.