CDMA Lebih Murah Dibandingkan GSM?

 CDMA Lebih Murah Dibandingkan GSM?

Tidak juga. Murah dan mahalnya sebuah teknologi selluler selalu berkaitan dengan banyak fator, seperti dukungan operator, handset, wilayah tinggal dan fungsi penggunaannya. Di negara barat seperti Amerika Serikat, CDMA merupakan network yang banyak dipakai oleh pengguna, sama banyaknya dengan GSM yang belakangan juga mulai digandrungi. Sementara di Asia (termasuk Indonesia), GSM adalah network yang paling populer, bahkan penggunanya sangat dominan dibandingkan dengan GSM.

Secara umum, memang ponsel CDMA memiliki harga yang lebih murah dibandingkan dengan GSM. Sebagai contoh iPhone CDMA pasti akan jauh lebih murah dibandingkan dengan GSM. Juga Blackberry. Sebabnya antara lain adalah karena kebanyakan iPhone atau Blackberry CDMA merupakan barang handcarry dari USA, sebagian yang lain dibundling oleh operator CDMA dalam negri. Satu lagi, faktor yang membuatnya menjadi ‘harus’ lebih murah adalah karena hampir seluruh iPhone dan BB CDMA menggunakan sistem inject nomor (suntik) yang belum biasa dilakukan oleh masyarakat.

gsmcdma2 CDMA Lebih Murah Dibandingkan GSM?

Sebaliknya, ponsel CDMA yang memiliki slot simcard (RUIM) persis seperti GSM memiliki harga jual yang mirip-mirip dengan tipe GSM. Terlalu jauh perbedaannya juga tidak. Merek yang mendominasi ponsel CDMA adalah nokia dan samsung.

Perang Tarif
Ketika pertama kali diluncurkan, tarif CDMA bisa dikatakan sangat murah jika dibandingkan dengan GSM. Sebut saja telkom flexi yang tarifnya mirip atau bahkan jauh lebih murah dari telpon rumah. Waktu itu, teknologi GSM masih cukup mahal, mulai dari perdana hingga pulsa telponnya.

Tetapi saat ini, teknologi GSM sudah bertambah murah. Setara atau bahkan lebih murah dibandingkan dengan CDMA pada paket yang tepat. Kompetisi yang cukup berat membuat perang tarif dan layanan menjadi faktor yang sangat sensitif untuk memenangkan pangsa pasar.

Ponsel CDMA vs GSM
iPhone atau Blackberry yang sangat digemari masyarakat memang memberikan fakta yang tidak dapat dielakkan : bahwa untuk tipe CDMA jauh lebih murah dibandingkan dengan GSM. Dengan spesifikasi yang sama, harganya bahkan bisa terpaut hingga jutaan rupiah. Padahal, tidak ada perbedaan yang terlalu mencolok, misalnya saja untuk iphone 4 gsm dan iphone 4 cdma. Selain network, otomatis seluruh fitur dan cara pakai akan serupa.

Perbedaannya hanya pada kemudahan mengganti nomor saja. Pada jenis CDMA, penggantian nomor untuk operator yang sama atau berbeda memerlukan proses inject ulang. Proses ini harus dilakukan di gerai operator. Sementara itu, pada tipe GSM, mengganti nomor segampang membalikkan telapak tangan. Tinggal beli baru dan buang yang lama.

CDMA datang “terlambat”
Sebagian kalangan menyebut bahwa CDMA tidak sesukses GSM karena datang pada saat yang amat terlambat. Masyarakat sudah terlanjur akrab dengan GSM dan enggan merubah pola pakai ponsel. Kemudahan GSM telah membuat pengguna tak mau merepotkan diri dengan teknologi CDMA yang lebih ribet. Untuk pengguna mobile, seperti orang yang kerap bepergian atau travelling ke luar negri, teknologi GSM adalah yang paling pas dibandingkan dengan CDMA.

Geliat CDMA tanah air
Di tanah air, kehadiran operator CDMA sempat gempar ketika telkom flexi pertama kali dihadirkan. Bayangkan, Anda dapat membawa telpon rumah yang bebentuk ponsel kemana-mana. Tetapi, seiring waktu berjalan, telpon jenis ini mulai ditinggalkan oleh penggunanya, terutama dari segmen anak muda yang lebih mementingkan faktor lain daripada tarif. Lagipula persoalan tarif tak lagi relevan ketika seluruh operator GSM berlomba-lomba memberikan harga yang amat sangat murah. Termasuk juga berbagai bonus gratis yang amat disenangi.

Telkom flexi atau esia yang memiliki nomor ‘lokal’ juga dijauhi oleh pengguna yang kerap bepergian. Belakangan, network CDMA yang dianggap ‘mirip’ dengan GSM barangkali hanyalah Smartfren. Nomornya yang diawali dengan 08xx mirip dengan GSM. Demikian pula dengan teknologi datanya yang murah dan canggih, bisa menjadi daya gedor untuk bersaing.

Sayangnya, teknologi CDMA di tanah air hanya berkembang dan maju di tangan Smartfren semata. Sebab, flexi, esia, starone, hampir seluruhnya memiliki jumlah pemakai yang terus menurun setiap tahun. Bahkan kabarnya, starone sudah dipertimbangkan untuk ditutup oleh Indosat karena terus-menerus merugi.

So, apakah CDMA lebih murah dari GSM? Bisa jadi iya. Yang jelas, sebagai pemakai kita semua menantikan gebrakan-gebrakan baru dari teknologi CDMA sebagai alternatif network seluler yang membantu keseharian kita.

dot CDMA Lebih Murah Dibandingkan GSM?
banneratas CDMA Lebih Murah Dibandingkan GSM?

Info Teknologi Terbaru:

kenapa hp cdma lebih murah, Tarif cdma termurah, Kenapa iphone 4 cdma murah, harga iphone 4 cdma dan gsm, harga iphone 4 cdma, harga iphone 4S cdma, iphone cdma harga, tarif cdma paling murah 2013, lebih bagus iphone 4 gsm atau cdma, perbedaan iphone biasa dengan iphone cdma