Cara Uninstal Plugin WordPress Dengan Benar

Seiring dengan pertumbuhan website dan kemampuan, Anda akan menyadari bahwa beberapa plugin tertentu tidak begitu bermanfaat atau tidak benar-benar memenuhi kebutuhan secara seratus persen. Nah, amat penting untuk mematikan dan menghapus plugin-plugin tersebut. Dalam artikel berikut, kita akan membahas mengenai bagaimana cara untuk meng-uninstal plugin WordPress dengan benar.

Cara Uninstal Plugin WordPress Dengan Benar

Mengapa Anda perlu meng-uninstal plugin WordPress?
Plugin WordPress itu ibarat aplikasi yang dijalankan di website Anda. Hal ini membuat plugin WordPress memiliki kontrol yang amat besar terhadap website. Meski para pengembang plugin telah berusaha sebaik mereka untuk menjaga karya-karya mereka tetap aman, sejarah menunjukkan bahwa kesalahan terus terjadi dari waktu ke waktu. Berarti, setiap plugin yang tidak dipakai di website Anda berpotensi menjadi celah keamanan.

Membiarkan file-file yang tidak berguna berdiam di website atau blog juga meningkatkan ukuran backup WordPress. Sehingga, akan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk melakukan proses backup serta untuk men-download dan memulihkan sebuah file backup.

Perbedaan antara mematikan dan meng-uninstal sebuah plugin WordPress
Men-deaktivasi sebuah plugin tanpa menghapusnya secara permanen merupakan suatu metode yang praktis untuk debugging dan perbaikan bug, karena memungkinkan setiap pengaturan dan konfigurasi tetap tersimpan dan siap pakai apabila Anda mengaktifkan kembali plugin tersebut.

Sebuah plugin WordPress yang dimatikan tetap bisa menjadikan website Anda rentan terhadap serangan, karena masih dapat dimanfaatkan untuk menjalankan kode berbahaya. Sebab, kebanyakan pengguna tidak benar-benar melakukan langkah pengamanan terbaik dalam mengamankan website mereka. Tanpa menambahkan firewall dan mematikan eksekusi PHP di website Anda, pelaku kejahatan cyber tetap dapat memanfaatkan celah pada plugin yang non-aktif sekali pun.

Oleh sebab itu, sebaiknya hanya matikan plugin bila Anda cuma ingin menonaktifkan plugin tersebut untuk sementara waktu. Namun, bila Anda tidak berencana untuk mengaktfikan plugin tersebut lagi, jauh lebih baik apabila plugin tersebut di-uninstal. Dengan meng-uninstal plugin yang tak terpakai, Anda juga menjaga database website tetap bersih.

Cara meng-uninstal plugin WordPress
WordPress membuat proses uninstal plugin menjadi sangat mudah dari admin area. Cukup login ke dashboard WordPress Anda dan buka halaman Plugins.

Cara Uninstal Plugin WordPress Dengan Benar 1

Anda akan melihat daftar plugin yang telah terinstalasi. Plugin yang aktif akan ditandai dengan warna latar biru dan memiliki link untuk deaktivasi. Sementara, plugin yang non-aktif memiliki link untuk activate, edit, dan delete. Klik delete pada plugin yang hendak Anda uninstal. WordPress akan menanyakan ulang sebagai bentuk konfirmasi apakah Anda benar-benar hendak menghapus plugin tersebut. Anda tinggal meng-klik tombol “Yes, delete these files”. WordPress akan menghapus dengan aman plugin tersebut dari web server Anda.

Begitulah, Anda sudah berhasil meng-uninstal plugin tersebut dari website Anda. Namun, kemungkinan besar masih ada sedikit jejak atau sisa file sampah yang ditinggalkan oleh plugin tersebut di beberapa bagian. Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut untuk menghilangkan semua jejak yang ditinggalkan plugin yang telah di-uninstal. Namun, langkah-langkah berikut hanya disarankan untuk dilakukan apabila Anda telah cukup berpengalaman dan mengenal WordPress.

Baca Juga :  Perbedaan Client-Side dan Server-Side Web Programming

Menghapus file tambahan yang dimasukkan oleh sebuah plugin WordPress
Dalam kebanyakan kasus, meng-uninstal sebuah plugin WordPress dengan menekan tombol delete seperti cara di atas dapat menghilangkan seluruh bagian plugin tersebut seratus persen. Akan tetapi, ada beberapa plugin yang menyimpan file mereka di luar folder plugin dengan menggunakan suatu FTP Client. Hubungkan komputer Anda dengan menggunakan FTP, kemudian bukalah folder /wp-content/.

Cara Uninstal Plugin WordPress Dengan Benar 2

Banyak plugin backup, plugin gallery, serta slider yang membuat dan menyimpan data secara langsung di folder /wp-content/. Bila Anda tidak memiliki file backup lengkap website WordPress Anda, maka Anda perlu menyimpan file-file di sini di komputer Anda sebagai backup. Setelahnya, Anda baru boleh menghapus file-file tambahan dari plugin yang telah dinonaktifkan.

Menghapus shortcode yang tak terpakai di WordPress
Banyak plugin WordPress yang digunakan untuk menyediakan dukungan bagi shortcode. Begitu Anda mematikan atau meng-uninstal plugin ini, shortcode-shortcode yang disokongnya akan menjadi teks biasa yang muncul di tampilan website Anda.

Menghapus shortcode satu per satu jelas amat merepotkan. Namun, Anda bisa mematikan shortcode-shortcode tersebut dengan menambahkan kode berikut di file functions.php tema Anda, atau di plugin site-specific WordPress Anda.
1 Add_shortcode(‘pluginshortcode’,’ __return_false’ );

Jangan lupa untuk mengganti tulisan “pluginshortcode” dalam kode di atas dengan tag shortcode yang digunakan oleh plugin yang telah Anda hapus tersebut. Jangan lupa juga, Anda perlu menghapus kode di atas bila Anda memasang kembali plugin tersebut di website Anda.

Beberapa plugin WordPress dapat membuat tabel mereka sendiri di database WordPress. Jika tabel-tabel ini mengandung data yang banyak, tabel-tabel ini akan secara signifikan memperbesar ukuran file backup WordPress website Anda.

Anda bisa menghapus tabel-tabel tersebut dengan menggunakan phpMyAdmin. Namun, Anda harus sangat berhati-hati dalam melakukan pengubahan di database WordPress. Seperti biasa, amat sangat direkomendasikan untuk melakukan backup sebelum melakukan pengubahan.

Login ke akun cPanel Anda dan scroll ke bawah ke bagian database. Di sana Anda bisa menemukan ikon phpMyAdmin. Anda perlu meng-klik di database Anda dan memilih tabel-tabel yang hendak Anda hapus. Di bawah daftar tabel, Anda bisa melihat menu drop down dengan label “with selected”. Klik menu drop down itu dan pilih label “Drop”.

Cara Uninstal Plugin WordPress Dengan Benar 3

Anda kemudian akan menerima pesan peringatan bahwa Anda akan menghapus beberapa tabel. Klik “Yes” untuk mengkonfirmasi tindakan. phpMyAdmin akan menghapus tabel-tabel yang telah Anda pilih dan menghapus semua data di dalam tabel-tabel tersebut.

Semoga bermanfaat!

Share Button

Langganan Newsletter Gaptex

Dapatkan informasi terbaru seputar teknologi, gadget dan cara mendapatkan uang melalui internet langsung ke email Anda...

This information will never be shared for third part