Cara Registrasi Ulang SIM Card Seluruh Provider

Demi mencegah penyalahgunaan nomor ponsel, terutama bagi para pelanggan, saat ini pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat pengguna telepon genggam untuk melakukan registrasi dan daftar ulang dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor kartu keluarga. Untuk Sobat Gaptex yang ingin melakukan registrasi namun tidak tahu bagaimana caranya, maka Anda dapat menyimak cara registrasi ulang SIM Card seluruh provider pada post ini.

Di kesempatan sebelumnya, kami telah memberitahukan cara transfer pulsa Telkomsel yang masih belum berubah sampai sekarang. Namun cara registrasi ulang antar provider berbeda lagi dan mungkin agak rumit dari cara transfer pulsa belaka. Terlebih lagi, saat ini pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk melakukan registrasi ulang nomor sim para pengguna handphone sejak 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari 2018 mendatang.

Walaupun kebijakan ini telah diluncurkan pada tahun 2005 silam, tapi sekarang dirasa waktu yang tepat karena sistem database kependudukan telah lebih canggih dengan keberadaan e-KTP. Rudiantara selaku Menkominfo menegaskan bahwa pentingnya operator penyedia jasa telekomunikasi melakukan validasi database pengguna nomor ponsel.

Bukan tanpa alasan, Kementerian Komunikasi menerapkan peraturan demikian karena untuk mengurangi dan mencegah kejahatan cyber, termasuk penipuan dan penyebaran hoax. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan pengguna seluler menjadi lebih baik dari sebelumnya. Registrasi ini juga dilakukan dalam upaya pemerintah dalam mencegah penyalahgunaan nomor pelanggan, khususnya pelanggan prabayar sebagai perlindungan konsumen dan untuk kepentingan national single identity.

Sementara itu, dari segi pedagang kartu maupun pembeli merasa sudah nyaman membeli kartu yang sudah aktif. Tapi ada warna yang khawatir, kalau nomor identitasnya disalahgunakan jika kebijakan registrasi ulang diterapkan.

Cara Registrasi Ulang SIM Card Seluruh Provider
Setelah nomor diregistrasi ulang, penyelenggara jasa telekomunikasi akan mengaktifkan nomor pelanggannya paling lambat 1×24 jam. Selain itu, penyelenggara jasa telekomunikasi juga wajib menyelesaikan registrasi ulang untuk pelanggan prabayar yang datanya belum divalidasi paling lambat tanggal 28 Februari 2018.

Kemudian, mereka diharuskan untuk menyampaikan laporan kemajuan proses registrasi ulang untuk pelanggan prabayar setiap tiga bulan kepada Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia selama jangka waktu registrasi ulang. Pihak Kominfo turut mengatakan jika perpanjangan batas waktu penyesuaian pelaksanaan registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tersebut sudah mempertimbangkan kesiapan dan keandalan sistem untuk melakukan validasi data pelanggannya, serta memberi perlindungan terhadap kepentingan jasa telekomunikasi.

Lantas, bagaimana cara registrasi ulang SIM Card dengan benar? Di bawah ini, kami akan menjelaskan cara registrasi ulang nomor kartu perdana Sobat dari seluruh provider di Indonesia.

1. Cara Registrasi Kartu Telkomsel (Loop, AS, Simpati)
Datang Langsung ke GraPari atau Konter
Anda bisa mendatangi langsung kantor GraPari atau konter terdekat seraya membawa fotocopy atau lembaran asli dari KTP dan KK (Kartu Keluarga), dan bicara pada customer service untuk melakukan registrasi ulang kartu prabayar. Mereka akan memproses kartu dan Anda bisa menunggu pengaktifannya dalam 1×24 jam.

Melalui SMS
Untuk pelanggan kartu perdana Telkomsel baru, Anda bisa mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format NIK#NomorKK# atau #NIK#NamaIbuKandung#. Isilah data dengan benar dan harus sesuai dengan data yang tertera di KTP atau KK.

Sedangkan untuk pelanggan lama, maka Sobat Gaptex bisa melakukan registrasi ulang dengan format sebagai berikut: ULANG#NIK#NomorKK#. Perlu diingatkan lagi, informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di e-KTP dan KK.

2. Cara Registrasi Kartu XL dan Axis
Sebelum melakukan registrasi, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan yaitu nomor pelanggan XL atau AXIS yang telah Anda miliki, Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada KTP atau e-KTP dan menyiapkan Kartu Keluarga dengan Nomor Kartu Keluarga yang asli.

Artikel menarik:  Cara Menghapus Pesan Terkirim di WhatsApp Tanpa Batas 7 Menit

Cara Registrasi Pelanggan Baru
– Anda akan menerima pesan “Kartu Anda akan aktif setelah melakukan registrasi”
– Kemudian, masukkan Nama Lengkap yang sesuai pada Kartu Pengenal
– Masukkan nomor identitas yang sesuai pada Kartu Pengenal
– Terakhir, masukkan tanggal lahir yang sesuai pada Kartu Pengenal
Selain cara di atas, Anda bisa mengetik DAFTAR#NIK#NOMOR NIK dan kirim ke 4444 dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Cara Registrasi Pelanggan Lama
Untuk pelanggan lama, Anda bisa melakukan registrasi melalui SMS ke 4444 dengan format:
ULANG#NIK(16 DIGIT)#NOMOR KK atau ULANG#NIK#NAMA IBU KANDUNG
Contohnya: ULANG#123456790123456#7828392010123678 atau ULANG#123456790123456#ATIKA

3. Cara Registrasi Kartu 3/Tri
Sama seperti provider lainnya, bagi Anda yang memakai kartu Tri, Anda bisa mendatangi outlet atau kantor 3 care terdekat dan bicara pada customer service-nya untuk melakukan registrasi ulang SIM Card dengan menunjukkan KTP dan Kartu Keluarga yang asli.

Selain itu, Anda bisa mengirim SMS ke nomor 4444 dengan format NIK#Nomor KK# untuk pelanggan baru dan untuk pelanggan lama, silahkan tulis dengan format ULANG#NIK#Nomor KK#. Informasi ini harus sesuai dengan NIK yang terdapat pada KTP dan KK yang asli.

4. Cara Registrasi Kartu Indosat (Mentari, IM3)

Datang ke Gerai Indosat
Anda bisa mendatangi gerai Indosat Ooredeo atau konter terdekat sambil membawa KTP asli dan Kartu Keluarga dan bicara pada customer service di sana untuk melakukan registrasi ulang kartu prabayar.

Melalui SMS
Cukup ketik ULANG#Nomor e-KTP#Kartu Keluarga# kirim ke nomor 4444 atau ULANG#Nomor e-KTP#nama ibu kandung lalu kirim ke 4444.

Catatan:
– Anda wajib registrasi ulang kartu prabayar, terhitung sejak 31 Oktober 2017 hingga 28 Februari 2018 atau dalam 4 bulan.
– Jika belum melakukan registrasi ulang hingga 28 Februari 2018, maka diberi waktu tambahan hingga 15 hari. Kalau tidak, maka nomor tersebut akan benar-benar diblokir untuk panggilan keluar dan pengiriman SMS keluar.
– Lalu 15 hari berikutnya jika masih belum mendaftar ulang, nomor akan diblokir seluruh layanan, termasuk data internet.
– Data yang masuk menggunakan nomor e-KTP dan KK tidak akan sembarangan orang bisa mengacaknya. Informasi ini harus sesuai dengan NIK yang tertera di KTP elektronik dan Kartu Keluarga supaya proses validasi ke database Ditjen Dukcapil bisa berhasil.
– Apabila data yang dimasukkan calon pelanggan baru dan pelanggan lama tidak bisa tervalidasi walaupun sudah memasukkan data yang sesuai dengan yang tertera pada KK dan KTP, maka pelanggan wajib mengisi Surat Pernyataan.

Syarat dan Ketentuan Lainnya:
– Registrasi dengan menggunakan NIK dan KK hanya untuk pelanggan prabayar saja
– Satu NIK atau nomor induk KTP hanya dapat digunakan untuk maksimal tiga nomor ponsel saja. Apabila ingin mendaftarkan lebih dari tiga nomor yaitu untuk kartu ke-4 dan seterusnya bisa dilakukan di outlet jasa telekomunikasi operator terkait.
– Jika Anda belum mempunyai e-KTP. Anda bisa menggunakan data KTP lama.
– Bagi WNA (Warga Negara Asing) registrasi kartu SIM Card prabayar dilakukan di outlet layanan telekomunikasi berdasarkan data paspor/KITAP/KITAS.

Demikianlah informasi tentang cara melakukan registrasi ulang kartu perdana semua provider di Indonesia. Kami sarankan lagi harap diteliti saat melakukan registrasi, pastikan data sudah benar sesuai KTP dan KK agar pendaftaran ulang tidak gagal.