Cara Mengatasi Pesan “Not Responding” di Windows 7

Meski Anda sebal, kesal, bete dan super pening, pesan “not responding” yang kerap muncul di PC atau laptop kesayangan ketika sedang dipakai, persoalan tersebut tak seharusnya selalu harus disikapi dengan instal ulang. Sebagai solusi pamungkas, instal ulang sistem operasi sebaiknya Anda simpan dulu, sebab bisa jadi instal ulang pun tak menjamin komputer Anda bebas dari pesan not responding di kemudian hari.

Cara Mengatasi Pesan Not Responding di Windows 7

Perlu diketahui, munculnya jendela “not responding” tidaklah melulu persoalan software semata. Sebagian kecil, masalah tersebut kerap timbul karena urusan hardware yang ‘ngambek’.

Berikut cara mengatasi pesan “not responding” pada Windows 7 :
1. Periksa spek PC / laptop Anda. Kompatibilitas minimal sebuah komputer yang menggunakan Windows 7 harus dipenuhi sedikit lebih diatasnya. Misalnya saja, pada Windows 7 Home Premium yang mensyaratkan ram 1 GB. Maka, sebaiknya komputer dengan ram yang hanya 1 GB (persyaratan minimum) tidak cukup baik untuk digunakan dengan Windows 7 Home Premium. Pada beberapa kasus, melakukan upgrade ram menjadi 2GB keatas membuat masalah “not responding” segera sembuh.
2. Cek hardware Anda. Seluruh hardware seperti hardisk, vga, fan, motherboard dapat menimbulkan komputer menjadi tidak memberikan respon yang baik kepada sebuah program. Bahkan, debu bisa saja menyebabkan terhambatnya lalu lintas data yang berakibat pada tidak meresponnya sistem. Jika Pc atau laptop Anda terlalu kotor, ada baiknya Anda melakukan aksi bersih-bersih dan coba menggunakannya kembali.
3. Jika cara 1 dan 2 masih tidak ‘mengobati’ masalah pesan error tersebut, bisa jadi sesuatu yang cukup serius sedang terjadi pada hardisk Anda. Penyebab paling sering dari kondisi tersebut adalah adanya bad sector pada hardisk yang berakibat sistem tidak dapat membaca file dengan sempurna. Untuk mengetahui kondisi kesehatan hardisk, Anda dapat melakukan disk defragment atau cek menyeluruh menggunakan software hardisk yang banyak tersedia.
4. Cek software atau program yang sering tidak merespon. Jika perlu, lakukan instal ulang pada program-program yang menjadi “biang kerok” pesan “not responding”.

Artikel berhubungan:  9 Masalah Umum Komputer & Cara Mengatasinya

Jika cara 1,2,3 dan 4 masih belum memberikan hasil yang memuaskan, maka Anda dapat mempertimbangkan untuk melakukan instal ulang atau membawanya ke toko servis komputer terdekat. Jangan lupa, biasakan selalu melakukan backup data penting sebelum instal ulang atau mereparasinya ke tempat servis langganan Anda.