Cara Mengatasi Motherboard Laptop Mati Total

Motherboard merupakan salah satu komponen komputer terpenting karena jika tidak ada motherboard, maka tidak mungkin ada suatu sistem komputer yang dapat berjalan. Berkat adanya komponen ini, maka CPU dan berkomunikasi dengan RAM, mengakses data pada media penyimpanan data, dan sebagainya. Namun bagaimana jika motherboard rusak? Pastinya komputer atau laptop yang Anda gunakan bisa tidak menyala sama sekali. Lantas bagaimana cara mengatasi motherboard laptop mati total tersebut?

Mengingat betapanya fungsi motherboard komputer, maka harga untuk memperbaiki maupun membeli motherboard yang baru, Anda perlu menguras kocek lebih dalam karena harga biasanya mahal, mungkin sekitar seperempat atau bahkan setengahnya dari harga laptop yang Anda miliki secara keseluruhan.

Bukan hanya pada komputer rumahan, motherboard juga terdapat pada laptop yang saat ini sangat populer digunakan oleh banyak orang karena mudah dibawa kemanapun. Bukan cuma para pekerja kantoran saja, mahasiswa atau bahkan pelajar SD – SMP –SMA pun sudah bisa mengoperasikan laptop dengan baik.

Maka dari itu, bagi para pengguna komputer, setidaknya perlu paham ciri-ciri kerusakan motherboard beserta penyebabnya sehingga bisa diketahui apa saja masalah-masalah yang mungkin muncul pada komponen tersebut. Jika Anda ingin tahu kira-kira apa penyebab motherboard bisa rusak dan mati total, maka Anda bisa membaca lebih jelasnya di bawah ini:
– Motherboard mendapat pasokan tenaga listrik yang tidak stabil
– Komponen elektronik, seperti chip, resistor, dan sebagainya,yang terdapat dalam motherboard sudah rusak
– Hubungan arus pendek pada motherboard
– Motherboard mengalami overheat atau panas berlebihan karena pemakaian yang tanpa henti

Lalu selanjutnya, apa yang harus Anda lakukan saat adanya indikasi masalah pada motherboard yang Anda miliki? Apakah Anda perlu menggantinya dengan motherboard yang baru atau adakah hal-hal lainnya yang dapat dilakukan selain mengganti motherboard, guna memperbaiki kondisinya yang mati total tersebut?

Bergantung pada problem apa yang mengakibatkan motherboard tidak menyala sama sekali, maka di bawah ini, terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi kondisi motherboard laptop mati total. Namun perlu diperhatikan jika motherboard mengalami kondisi yag begitu parah, maka jalan satu-satunya ialah dengan mengganti motherboard laptop jika Anda menginginkan untuk menggunakan laptop kembali.

1. Mengganti Socket VGA
Salah satu gejala yang mungkin muncul ialah tidak ada tampilan apapun di dalam layar, namun motherboard akan mengeluarkan suara bip yang menandakan bahwa kondisi laptop yang terhubung di dalamnya baik dan dapat dilakukan boot up ke dalam sistem. Jika hal ini terjadi, maka masalah yang mungkin terjadi yaitu socket VGA sudah rusak dan perlu untuk diganti.

Anda bisa memastikannya dengan cara memasang kartu grafis yang berbeda untuk mengetahui apa socket tersebut masih bisa berfungsi atau tidak. Jika sudah bahwa socket VGA tidak mampu berfungsi dengan baik, maka yang Anda perlu lakukan ialah mengganti Anda lakukan ialah dengan mengganti socket VGA tersebut.

Namun, karena mengganti socket VGA akan membutuhkan keterampilan teknisi yang lumayan berat, maka sebaiknya Anda perlu berhati-hati dan jika Anda tidak pernah melakukan sebelumnya atau ragu-ragu melakukannya, maka Anda bisa meminta bantuan pada jasa teknisi untuk memperbaiki kerusakan tersebut.

2. Mengganti Memori atau RAM
Seringkali gejala kerusakan pada motherboard yang mati total atau blank screen disebabkan ileh memori yang terpasang pada slot memori motherboard sudah rusak, tidak cocok, atau bisa jadi tidak masuk slot dengan tidak sempurna. Hal ini akan memicu proses tidak mampu membaca dimana letak memori yang bisa diakses, alhasil proses boot up tidak mampu berjalan dengan optimal. Laptop pun tidak mampu menyala, layar tidak ada akses, dan sebagainya.

Oleh karena itu, Anda bisa mencoba untuk mengganti memori yang terpasang. Jika Anda mempunyai memori cadangan, Anda jadi bisa memastikan apakah benar motherboard yang mati total tersebut disebabkan oleh karena memori yang rusak atau masalah lainnya.

Artikel menarik:  Cara Mudah Instal Adobe Premiere

3. Mengganti Prosesor
Komponen utama di dalam komputer atau laptop ialah prosesor. Kerusakan pada bagian ini bisa mengakibatkan motherboard yang awalnya baik-baik saja menjadi tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Maka dari itu, saat penyebab dari motherboard ialah karena prosesor yang sudah mengalami kerusakan, maka Anda perlu mengganti motherboard tersebut. Kabar buruknya ialah pada laptop yang prosesornya disolder langsung dalam motherboard, maka pergantian komponen ini akan sangat sulit, bahkan bisa dikatakan tidak mungkin.

Jika Anda mempunyai laptop dengan tipe motherboard yang prosesornya langsung tersemat di dalamnya, maka akan lebih baik kalau Anda membeli motherboard yang baru demi menghindari resiko kegagalan pembukaan atau pemasangan prosesor pada motherboard lama pun relatif lebih kecil. Bukan hanya itu, tidak ada salahnya jika Anda mengecek macam-macam chipset pada motherboard dan memeriksakan kegunaan fungsi chipset untuk memastikan keadaan chipset pada motherboard.

4. Mengganti Soket Catu Daya
Salah satu penyebab kenapa motherboard bisa mati total ialah karena memang tidak ada arus listrik yang mengaliri motherboard itu. Hal ini bisa saja terjadi karena soket penghubung antara motherboard ke power supply unit sudah rusak atau mungkin sudah berdebu sehingga koneksi listrik tidak dapat berhubungan dengan maksimal.

Untuk mengatasai masalah satu ini, Anda bisa melakukan beberapa hal. Pertama yaitu melakukan penggantian soket listrik pada motherboard yang Anda miliki. Kedua yaitu mengganti kabel power supply atau unit power supply yang Anda miliki itu sendiri. Supaya Anda tidak melakukan pemborosan biaya, maka tentu saja yang perlu Anda lakukan sebelumnya yaitu memastikan bagian mana yang benar-benar mengalami kerusakan.

Mungkin saja yang rusak ialah IC motherboard yang ada dalam motherboard. Maka dari itu, jika Anda tidak mengetahui keterampilan yang diperlukan untuk memperbaiki motherboard, sebaiknya Anda mempercayakannya pada teknisi yang ahli dan terpercaya. Namun jika Anda melakukannya sendiri, pastinya Anda harus melakukannya sendiri supaya bisa menghemat biaya.

5. Mengganti IC
Salah satu penyebab yang paling sering terjadi kenapa sebuah motherboard mati total ialah karena IC yang dimilikinya sudah mengalami kerusakan karena penggunaan yang berlebihan, bahkan sering terlalu panas (overheat) sehingga menyebabkan IC tidak bisa berfungsi dengan baik dan pada akhirnya akan mengalami kerusakan.

Saat sudah dipastikan bahwa penyebab motherboard mati total ialah karena IC yang sudah rusak, maka yang perlu Anda lakukan ialah mengganti IC motherboard tersebut. Maka dari itu, tidak ada salahnya Anda mengetahui lebih jelas penyebab laptop cepat panas untuk bisa menghindari kerusakan pada komponen IC ini.

Penggantian komponen IC memang membutuhkan keterampilan teknis tersendiri seperti penyolderan, pelepasan IC, dan lain sebagainya. Jika Anda tidak bisa melakukannya sendiri, maka Anda bisa menyewa jasa teknisi ialah salah satu pilihan utama yang paling bijak. Dengan begitu, IC yang ada di motherboard bisa terganti dengan sempurna. Namun, jika Anda sudah mempunyai keterampilan tersebut, Anda pasti bisa melakukanya sendirian tanpa perlu menunggu teknisi untuk mengerjakan penggantian IC tersebut.

Demikianlah beberapa cara mengatasi motherboard laptop mati total yang bisa Anda terapkan secara manual. Salah satu kunci dari memperbaiki motherboard yang rusak ialah ketelitian dan kesabaran. Oleh sebab itu, Anda harus sabar dan teliti saat berusaha untuk memperbaiki motherboard laptop kesayangan.