Cara Mengalihkan URL (Redirect) di WordPress

Jadi, Anda sedang mencari cara untuk melakukan redirect (pengalihan) terhadap sebuah URL di situs web berbasis WordPress? Atau, Anda hanya tidak begitu yakin mengenai apa itu redirect dan mengapa itu begitu penting? Jangan khawatir, kita akan mengupas mengenai apa yang dimaksud dengan redirect, mengapa dan kapan Anda memerlukannya, serta bagaimana cara mengalihkan URL (redirect) di WordPress.

Cara Mengalihkan URL (Redirect) di WordPress

Silahkan siapkan dulu secangkir cappuccino hangat. Siap? Mari kita lanjutkan.

Apa yang dimaksud dengan redirect di WordPress?
Redirect adalah suatu cara bagi website Anda untuk mengirimkan sebuah pesan dengan cepat kepada browser pengunjung untuk memberitahu bahwa halaman yang hendak mereka kunjungi telah dipindahkan, sehingga browser mereka dapat secara otomatis mengarahkan mereka ke halaman lain yang Anda tentukan.

Ada beberapa jenis redirect, seperti 301 redirect, 302 redirect, 307 redirect, dan lain-lain. Namun, agar artikel ini tetap simpel, sederhana, dan mudah dimengerti, kita hanya akan membahas tentang 301 redirect, sebab ia bisa dianggap sebagai yang paling penting.

Kapan dan mengapa kita memerlukan 301 redirect di WordPress?
Alasan utama untuk menggunakan 301 redirect adalah ketika situs atau halaman Anda dipindahkan ke URL baru, dan Anda ingin pengunjung Anda untuk membuka URL baru tersebut ketika mereka mengakses URL lama.

Jika dibuat poin-poin,
– Anda perlu membuat redirect ketika Anda berencana untuk menghapus sebuah post atau halaman demi membuat konten baru.
– Anda perlu membuat redirect ketika Anda berencana untuk mengganti permalink di post atau halaman Anda.

Kenapa? Sebab, jika Anda tidak membuat redirect, pengunjung akan dihadapkan pada error 404 Not Found ketika mengakses alamat web lama Anda. Hal ini tidak hanya memperburuk user experience, tetapi juga dapat mempengaruhi aspek SEO situs web Anda, serta menurunkan ranking di mesin pencari (search engine). Dengan 301 redirect, search engine dan browser pengunjung akan diberitahukan bahwa halaman yang hendak mereka buka telah dipindahkan secara permanen ke lokasi baru. Sehingga, semua traffic dan backlink di halaman lama akan dipindahkan ke halaman yang baru.

Cara mengalihkan URL (redirect) di WordPress dengan plugin
Pendekatan yang paling mudah untuk membuat dan mengatur 301 redirect adalah dengan menggunakan salah satu dari sekian banyak plugin WordPress yang memiliki fungsi redirect. Cara ini memungkinkan Anda untuk membuat redirect tanpa perlu menulis kode-kode yang ‘enjelimet’.

1. Redirection

Cara Mengalihkan URL (Redirect) di WordPress 1

Cara paling sederhana untuk membuat dan mengatur redirect di WordPress adalah dengan menggunakan plugin Redirection. Instal dan aktifkan plugin tersebut. Kemudian, buka Tools, lalu pilih Redirection untuk menyiapkan redirect Anda. Plugin ini tidak hanya dapat membantu Anda membuat redirect, tetapi juga dapat membantu menemukan error 404 di situs WordPress Anda, sehingga memungkinkan Anda untuk mengalihkan URL-URL cacat itu ke tujuan yang tepat.

Artikel berhubungan:  Cara Membuat Plugin Site Specific di WordPress

2. Page Links to

Cara Mengalihkan URL (Redirect) di WordPress 2

Terkadang Anda ingin menyimpan sebuah post atau halaman, tetapi harus mengalihkannya ke post atau halaman lain. Untuk itu, Anda bisa menggunakan plugin Page Links to. Plugin nan simpel ini bekerja dengan menambahkan sebuah meta box di layar post editor. Anda bisa memasukkan alamat pengalihan di kotak tersebut. Sehingga, post atau halaman lama Anda tetap ada, tetapi pengunjung akan dialihkan ke post atau halaman lain ketika mengaksesnya.

3. Simple 301 Redirects

Cara Mengalihkan URL (Redirect) di WordPress 3

Cukup instal dan aktifkan plugin Simple 301 Redirects, kemudian buka Settings, lalu pilih 301 Redirects untuk menambahkan URL baru.

Cara mengalihkan URL (redirect) di WordPress dengan menggunakan .htaccess.
Meski memasang 301 redirect di WordPress dengan menggunakan plugin terbilang amat mudah untuk dilakukan, cara tersebut memiliki sedikit kekurangan dalam hal performa. Tergantung dari penyedia layanan hosting WordPress yang Anda gunakan, redirect Anda mungkin akan memakan waktu yang lambat hingga pengunjung mendapatkan tampilan lengkap destinasi yang baru. Jika Anda ingin membuat redirect Anda lebih cepat, maka Anda bisa mencoba melakukan sedikit koding di file .htaccess.

Dengan menggunakan file konfigurasi web server yang bernama .htaccess, pengguna WordPress dapat mengatur 301 redirect yang sedikit lebih cepat. Namun, ingat, Anda harus sangat berhati-hati dalam menggunakan cara ini. Sebab, sedikit saja kesalahan di dalam koding .htaccess, maka situs WordPress Anda akan rusak dan tak dapat diakses, dengan menampilkan pesan kesalahan Internal Server Error kepada pengunjung. Jadi, Anda wajib membuat backup file .htaccess terlebih dahulu setiap sebelum melakukan perubahan di sana.

Untuk meng-edit file .htaccess, Anda butuh sebuah FTP Client untuk dapat terhubung ke situs Anda. File .htaccess berada di direktori root. Jika Anda tidak dapat menemukannya, maka Anda perlu mengatur FTP Client yang Anda gunakan untuk menampilkan file yang hidden. Anda bisa meng-edit file tersebut dengan menggunakan aplikasi text editor apa saja. Berikut ini adalah kode untuk melakukan redirect yang sederhana, di mana kita mencoba untuk mengirimkan pengunjung yang membuka post lama ke post baru.
1 RewriteEngine On
2 Redirect 301 /a-very-old-post/ http://AlamatWebsiteAnda.com/a-very-new-post/

Anda tinggal memasukkan kode di atas di bagian akhir file .htaccess. Jangan lupa untuk menyesuaikan alamat situs web Anda di dalam kode tersebut.

Semoga bermanfaat!