Cara Mempercepat Booting Windows Via Registry

Banyaknya program yang terinstal pada Windows bisa membuat komputer Anda terasa semakin lambat saat start up. Hal ini biasa terjadi karena program-program yang Anda instal tersebut menambahkan beberapa perintah untuk menjalankan program tertentu pada Registry. Jadi tidak aneh jika komputer Anda perlu waktu yang lebih lama sebelum siap untuk digunakan.

Cara Mempercepat Booting Windows Via Registry

Bila kesabaran Anda menunggu start up Windows sudah benar-benar habis, ada baiknya Anda menghapus beberapa entri pada key Run di Registry. Entri yang dapat dihapus bisa berupa perintah-perintah yang tidak penting. Langkah-langkah adalah sebagai berikut.

1. Klik Start, lalu ketik regedit pada kotak dialog pencarian.
2. Masuklah ke key HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run di Registry Editor.
3. Hapus beberapa perintah yang Anda anggap tidak perlu dijalankan saat start up, dengan mengklik kanan mouse pada bagian Name kemudian pilih Delete.
4. Kemudian masuklah ke key HKEY_CURRENT_USER\Software\ Microsoft\Windows\Current Version\Run.
5. Lakukan hal yang sama dengan langkah 3. Fungsi dari sebuah perintah atau nama program yang akan dijalankan dengan perintah tersebut biasanya dapat Anda ketahui dari bagian Name perintah tersebut. Apabila anda tidak ingin mengeksekusi semua program saat start up, Anda boleh mengosngkan subkey Run.
6. Setelah itu tutup window Registry Editor dan Restart komputer Anda.

Artikel berhubungan:  Cara Menghapus Iklan cfs.u-ads.info Telkom Speedy

Perlu diperhatikan, sebaiknya Anda mem-backup registry sebelum melakukan penghapusan terhadap data-data di registry. Dengan begini Anda dapat kembali ke setting sebelumnya jika terjadi kesalahan dalam pengubahan registry. Anda sebaiknya juga berhati-hati dalam menghapus perintah pada key Run. Jangan menghapus perintah-perintah vital untuk start up Windows seperti AntiVirus, Windows Defender, atau perintah-perintah lain yang tidak Anda ketahui fungsinya.