Cara Membuka Toko Online : 3 Alternatif

Saat ini, bagi bisnis apa pun (terutama yang berhubungan dengan jual beli barang dan jasa), memiliki toko online boleh jadi menjadi sebuah kewajiban untuk meluaskan pangsa pasar dan meningkatkan omset (simak : Alasan Beralih ke Toko Online). Sayangnya, tak semua kalangan memahami prinsip dan cara membuka toko online dengan baik. Padahal, tanpa pengertian yang baik Anda akan stuck untuk menentukan langkah ke depan.

Cara Membuka Toko Online

Secara prinsip, ada 3 alternatif yang bisa Anda tempuh untuk segera membuka toko online :

Alternatif 1
Anda bisa memanfaatkan layanan toko online (online marketplace) untuk membuat dan membuka toko online dengan cepat, mudah dan praktis.

Kelebihannya : gratis, cepat, mudah, langsung mendapatkan potensi pembeli.
Kekurangannya : tidak fleksibel, sifatnya menumpang

Selengkapnya, silahkan simak artikel kami yang berjudul 5 Daftar Toko Online Gratis.

Alternatif 2
Jika Anda cukup serius dan berencana untuk membangun sebuah toko online jangka panjang dengan produk-produk yang berkesinambungan, maka Anda perlu mempertimbangkan untuk membuat toko online milik Anda sendiri.

Artikel berhubungan:  Perbedaan Proxy dan Firewall

Kelebihannya : Anda bisa menata, mengolah dan mengatur sendiri toko online Anda dengan bebas. Potensi menjadi brand besar di masa mendatang.
Kekurangannya : tidak gratis, lebih repot di awal, membutuhkan pemahaman script dan cara membuat website (level minimum).

Untuk menghemat biaya dan memudahkan penggunaan, Anda bisa memilih script LapakInstan. Simak review selengkapnya disini.

Alternatif 3
Khusus bagi Anda yang ‘buta’ script, sangat ‘gaptex’ dan sama sekali tidak mau repot, maka Anda bisa membuka toko online dengan mudah melalui jasa layanan pihak ketiga. Saat ini, penyedia layanan toko online semacam ini yang terbesar di Indonesia bernama Jejualan.com.

Semoga bermanfaat!