Berita

Bos Amazon: “Kirim Donald Trump ke Luar Angkasa.”

Donald Trump, milyoner AS yang hendak mencalonkan diri sebagai calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, memang identik dengan pernyataan kontroversial. Beberapa waktu lalu, ia menyatakan bahwa internet harus ditutup karena menjadi media penyebaran teror. Bahkan, ia juga mengatakan akan meminta bantuan Bill Gates untuk melakukan itu. Senin, 7 Desember 2015 kemarin, ia bercuit via akun Twitter-nya menuduh Jeff Bezos, CEO Amazon, memanfaatkan The Washington Post untuk mengemplang nilai pajak.

bezos vs trumpTrump menyebut bahwa The Washington Post yang terus merugi, sengaja dibeli oleh Jeff Bezos untuk menurunkan nilai pajak yang harus ia bayarkan. Namun, beberapa pihak termasuk ahli ekonomi dan wartawan finansial menganggap pernyataan Trump ini tidak masuk akal. Kicauan Trump hanya dianggap sebagai serangan balik atas pemberitaan negatif koran tersebut tentang dirinya.

Mendengar pernyataan tersebut, Jeff Bezos pun sampai rela meluangkan waktu untuk membalas kicauan Trump. Bezos yang telah memiliki akun Twitter sejak tahun 2008 dan termasuk ‘pendiam’ di media sosial. Ia baru mengeluarkan tiga posting sebelum membalas kicauan Trump. Keesokan harinya, akun @JeffBezos berkata, “Finally trashed by @realDonaldTrump. Will still reserve him a seat on the Blue Origin rocket. #sendDonaldtospace” (Akhirnya (aku) dihancurkan oleh @realDonaldTrump. (Aku) akan menyisakan satu kursi untuknya di roket Blue Origin #kirimDonaldkeluarangkasa)

Artikel menarik:  Ulefone Power 3 Max Hadir dengan Baterai 13000mAh!

Tidak disebutkan apakah kursi untuk Donald Trump tersebut berlaku untuk satu kali jalan saja atau berlaku bolak-balik. Adapun Blue Origin merupakan perusahaan milik Bezos yang melayani perjalanan ke luar angkasa. Bulan lalu, Blue Origin berhasil menerbangkan roket New Shepard ke luar angkasa hingga ketinggian 100,5 km sebelum mendaratkannya kembali dengan baik di lokasi peluncuran di West Texas.

Donald Trump belum menjawab tawaran Jeff Bezos tersebut.